Pengakuan Patrick Kluivert Soal Panggilan Dadakan Mauro Zijlstra ke Timnas Indonesia, Gara-gara Apa?

Bola.net - Striker muda Mauro Zijlstra secara tak terduga mendapat panggilan ke Timnas Indonesia senior. Pelatih Patrick Kluivert memutuskan untuk memboyong pemain berusia 20 tahun itu ke dalam skuadnya.
Keputusan ini cukup mengejutkan karena Zijlstra awalnya diproyeksikan untuk timnas U-23. Namun, sebuah kendala teknis membuatnya batal memperkuat tim asuhan Gerald Vanenburg.
Melihat situasi tersebut, Patrick Kluivert tidak mau menyia-nyiakan talenta sang pemain. Ia melihat ada sebuah kesempatan emas untuk memberikan pengalaman berharga bagi Zijlstra di level senior.
Kini, sang striker memiliki panggung pembuktian di ajang FIFA Matchday. Ajang ini sekaligus menjadi persiapan penting Skuad Garuda jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Batal Perkuat Timnas U-23 karena Masalah Waktu

Rencana awal untuk Mauro Zijlstra adalah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-23. Ia dipersiapkan untuk tampil di ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Sidoarjo.
Akan tetapi, sebuah kendala administrasi yang tak terduga menghalangi rencana tersebut. Keterbatasan waktu pendaftaran membuat nama Zijlstra tidak bisa dimasukkan ke dalam skuad.
Pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, membenarkan situasi ini. Ia menjelaskan bahwa sang pemain seharusnya berada di bawah arahan pelatih tim U-23.
"Seharusnya dia bermain di tim U-23 bersama pelatih Gerald Vanenburg. Namun, karena kondisinya seperti ini, saya memutuskan memanggilnya ke tim senior," kata Patrick Kluivert dikutip dari Antara, Rabu (3/9/2025).
Manuver Cerdik Patrick Kluivert
Melihat Mauro Zijlstra tidak memiliki agenda bersama tim U-23, Patrick Kluivert bergerak cepat. Ia tidak mau talenta sang striker muda terbuang sia-sia begitu saja.
Pelatih asal Belanda itu lantas mengambil inisiatif untuk menariknya ke tim utama. Keputusan ini dinilai sebagai sebuah langkah cerdik untuk menambah jam terbang sang pemain.
"Saya memanfaatkan situasi ini dan memanggil dia (Mauro Zijlstra) ke tim utama," tambah Patrick Kluivert.
"Itu bagus," sambungnya menegaskan bahwa situasi ini justru positif bagi perkembangan pemain.
Siap Jadi Pesaing di FIFA Matchday
Patrick Kluivert meyakini Zijlstra memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dari timnas. Ia bahkan disebut bisa menjadi pesaing bagi striker yang sudah ada.
Ketika ditanya mengenai peluang Zijlstra menggantikan peran Romeny, Kluivert memberikan jawaban terbuka. Ia menilai bahwa kemungkinan itu selalu ada bagi setiap pemain.
"Apakah Zijlstra bisa menggantikan Romeny? Bisa saja," imbuh Kluivert.
"Namun saya juga memiliki pemain lain yang bisa bermain di posisi itu," lanjutnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Aston Villa
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:17
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Freiburg
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:09
-
Di-PHP Barcelona, Jose Mourinho Ajak Marcus Rashford ke Real Madrid
Liga Spanyol 19 Mei 2026, 18:00
-
Jadwal Premier League di SCTV Malam Ini, 20 Mei 2026
Liga Inggris 19 Mei 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13

























KOMENTAR