Bola.net - - Timnas Indonesia U-23 akan menjalani laga ujicoba menghadapi Thailand pada akhir bulan ini dan awal bulan depan menghadapi Timnas Thailand U-23. Laga ujicoba tersebut akan menjadi ajang pertarungan bagi penjaga gawang yang mendapat panggilan dari Luis Milla.
Luis Milla, memanggil dua kiper anyar untuk dua pertandingan melawan Thailand U-23 pada 31 Mei dan 1 Juni 2018. Kehadiran dua wajah baru itu membuat peta persaingan kiper Garuda Muda semakin ketat.
Luis Milla mendepak Andritany Ardhiyasa (Persija Jakarta) dan Satria Tama (Madura United). Adapun nama Awan Setho (Bhayangkara FC) tetap dipertahankan.
Pendepakan Andritany dilakukan karena sang kiper mengalami cedera retak tulang wajah ketika membela Timnas Indonesia U-23 di PSSI Anniversary Cup 2018 yang membuatnya bakal absen selama tiga bulan. Adapun untuk Satria Tama, tak jelas alasan pendepakannya.
Untuk memenuhi kuota tersebut, Milla memanggil Muhammad Ridho (Borneo FC) dan Teja Paku Alam (Sriwijaya FC). Kedua nama tersebut pun sejatinya memang layak dipanggil karena mampu memberikan penampilan apiknya bersama masing-masing klub di pentas Liga 1 2018.
Jadi, untuk dua pertandingan persahabatan melawan Thailand U-23, Luis Milla memiliki stok kiper Awan Setho, Muhammad Ridho, dan Teja Paku Alam. Statistik mencatat, ketiganya merupakan sosok kiper inti di masing-masing klub.
Statistik
Adapun untuk kualitas, sosok ketiganya cukup merata. Muhammad Ridho sejauh ini sudah bermain delapan kali bersama Borneo FC dan kebobolan 12 gol serta mencatatkan dua kali clean sheet.Sementara itu, Awan Setho musim ini sudah sembilan kali menjaga jala Bhayangkara FC. Kiper berusia 21 tahun itu sudah 11 kali kebobolan dan meraih dua kali clean sheet.
Untuk Teja Paku Alam, catatan kiper Sriwijaya FC itu pun tak perlu diragukan. Teja Paku Alam musim ini sudah 11 kali bermain, kebobolan 11 gol, dan tiga kali menjaga kesucian gawangnya.
Mengacu pada catatan tersebut, sosok Teja Paku Alam layak didaulat sebagai kiper inti Timnas Indonesia U-23 karena lebih banyak memiliki pengalaman bermain. Namun, siapapun sosok terpilih nantinya bisa dijadikan Luis Milla sebagai ajang seleksi menuju pacuan kiper inti Garuda Muda di Asian Games 2018.
Asian Games sendiri akan berlangsung mulai bulan Agustus mendatang. Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia diharapkan mampu menembus hingga babak semifinal.
Sumber: Bola.com
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Atlet Asian Games 2018: Matthew Davies - Sepakbola
Olahraga Lain-Lain 28 Mei 2018, 23:57
-
Profil Atlet Asian Games 2018: Kyosuke Tagawa - Sepakbola
Tim Nasional 28 Mei 2018, 17:42
-
Persaingan Penjaga Gawang di Timnas Indonesia U-23
Tim Nasional 28 Mei 2018, 14:39
-
Mampukah Beto Goncalves Membawa Perubahan di Timnas Indonesia U-23?
Tim Nasional 28 Mei 2018, 13:02
-
Wajah Baru Timnas Indonesia U-23 untuk Asian Games 2018 Rasa Senior
Tim Nasional 28 Mei 2018, 12:50
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR