
Bola.net - Piala Asia U-20 mendatang bakal jadi kesempatan terbaik untuk Timnas Indonesia U-20 memamerkan kekuatan di sepak bola Asia. Kompetisi bergengsi tersebut bakal berlangsung menarik.
Piala Asia U-20 2023 akan digelar di Uzbekistan pada 1 sampai 18 Maret 2023. Sejak turnamen bergengsi level junior di Asia tersebut digelar pada 1959, Korea Selatan tercatat paling sering menjadi juara.
Korea Selatan bahkan menjadi tim pertama yang menjuarai Piala Asia U-20, yaitu pada 1959 saat masih bernama Kejuaraan Asia Junior dan digelar di Malaya yang kini bernama Malaysia.
Sejak saat itu, Korea Selatan tercatat sudah menjadi juara sebanyak 12 kali, dengan rincian 11 kali saat masih bernama Kejuaraan Asia Junior dan satu kali saat sudah bernama Piala AFC U-19. Dalam catatan tersebut, Korea Selatan memang menjadi tim terbaik di tiga periode berbeda, yaitu pada era 1960-an, awal 1980-an, dan 1990-an.
Dominasi Korea Selatan itu tidak terbantahkan karena Myanmar, yang tercatat menjadi tim kedua paling sering menjadi juara, hanya 7 kali menjadi juara. Myanmar menjadi langganan juara pada edisi-edisi awal kejuaraan, di mana tim Asia Tenggara ini terakhir kali menjadi juara pada 1970.
Sementara di urutan ketiga daftar juara Piala Asia U-20 ada Israel yang tercatat enam kali juara pada rentang 1964 hingga 1972, di mana mereka sempat menjadi juara empat tahun berturu-turut dari 1964 hingga 1967.
Rival Indonesia di Piala Asia U-20 2023 juga Langganan Juara
Timnas Indonesia U-20 berada satu grup dengan Uzbekistan, Irak, dan Suriah di Piala Asia U-20 2023. Irak menjadi lawan yang paling diwaspadai karena sejarah panjang mereka di kejuaraan tersebut.
Irak tercatat sudah lima kali menjadi juara di Piala Asia U-20, mulai dari Kejuaraan Asia Junior 1975, 1977, 1978, 1988, dan 2000. Tim Garuda Nusantara jelas harus waspada dengan tim langganan juara yang satu ini.
Termasuk Indonesia, Hanya 3 Tim Asia Tenggara Pernah Juara
Timnas Indonesia pun pernah menjadi juara di kejuaraan ini. Momen tersebut terjadi pada 1961, di mana saat itu Bob Hippy dkk. berhasil mencapai final dan menghadapi Myanmar di laga puncak.
Namun, Timnas Indonesia saat itu akhirnya menjadi juara bersama Myanmar pada saat itu setelah bermain imbang tanpa gol hingga babak tambahan. Sementara Myanmar, yang saat itu juga meraih gelar pertamanya di kejuaraan ini, kemudian mampu berbicara banyak di level asia dengan menjadi juara pada 1963, 19964, 1966, 1968, 1969, dan 1970.
Selain dua tim tersebut, satu tim Asia Tenggara lain yang pernah menjuarai Piala Asia U-20 adalah Thailand, yaitu pada edisi 1962 dan 1969.
Para Juara Piala Asia U-20
Korea Selatan (12): (1959, 1960, 1963, 1978, 1980, 1982, 1990, 1996, 1998, 2002, 2004, 2012)
Myanmar (7): (1961, 1963, 1964, 1966, 1968, 1969, 1970)
Israel (6): (1964, 1965, 1966, 1967, 1971, 1972)
Irak (5): (1975, 1977, 1978, 1988, 2000)
Iran (4): (1973, 1974, 1975, 1976)
Korea Utara (3): (1976, 2006, 2010)
Arab Saudi (3): (1986, 1992, 2018)
Thailand (2): (1962, 1969)
Jepang (1): (2016)
China (1): (1985)
Indonesia (1): (1961)
Qatar (1): (2014)
Suriah (1): (1994)
Uni Emirat Arab (1): (2008)
India (1): (1974)
Disadur dari: Bola.com (Benediktus Gerendo Pradigdo), 2 November 2022
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Shin Tae-yong: Para Pemain Timnas Indonesia U-20 Terkena Flu, Ini Penyebabnya
- Usai Timnas Indonesia U-20 Bungkam Moldova, Shin Tae-yong Ceritakan Kendala Transportasi dan Visa
- KLB PSSI Dipercepat, Persiapan Timnas Indonesia ke Piala AFF 2022 Terganggu?
- Jelang KLB PSSI, Iwan Bule: Shin Tae-yong Sudah Seperti Adik Saya
- Iwan Bule Jamin Program Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Tidak Berantakan Usai Out dari PSSI
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Iwan Bule: Timnas Indonesia Akan Latihan Khusus di Bali untuk Piala AFF 2022
Tim Nasional 2 November 2022, 20:50
-
4 Fakta Menarik Piala Dunia U-20 2023: Akhir Penantian Timnas Indonesia!
Tim Nasional 2 November 2022, 14:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR