
Bola.net - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Mochamad Iriawan menceritakan kedekatannya dengan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini mengatakan, sudah menganggap juru taktik asal Korea Selatan itu seperti adiknya sendiri.
Hal ini disampaikan Iwan Bule jelang dirinya lengser sebagai Ketum PSSI melalui Kongres Luar Biasa (KLB) pada Maret 2023. Sebelum itu pada Januari 2023, akan dilaksanakan Kongres Biasa dengan agenda pembentukan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).
Beberapa waktu lalu, Shin Tae-yong juga sempat membuat pernyataan dalam akun Instagramnya yang mengejutkan publik. Ia menyatakan bakal mundur dari jabatannya jika Iwan Bule dipaksa lengser sebagai bagian dari tanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan.
Iwan Bule kemudian merespons dukungan yang ditunjukkan Shin Tae-yong itu. Ia merasa tidak berhak untuk menjawab dan meminta Bola.net untuk bertanya langsung kepada pelatih berusia 52 tahun itu.
"Ya itu saya baca dari Instagramnya dia ya, karena saya dikasih tahu sama teman-teman, kalau kenapa dia begitu mungkin tanyakan ke Shin Tae-yong ya karena saya tidak bisa menjawab. Yang pasti, saya dengan Shin Tae-yong ini memang seperti ke adik sendiri," ujar Iwan Bule, saat berkunjung ke SCTV Tower, Jakarta Pusat, Selasa (1/11).
Shin Tae-yong Menghormati Kultur Indonesia
Iwan Bule melanjutkan, di awal-awal melatih Skuad Garuda, Shin Tae-yong sempat mengalami kesulitan. Satu di antaranya terkait perbedaan kultur antara Korea Selatan dan Indonesia.
Shin Tae-yong sempat meminta kepada para pemain Timnas Indonesia untuk mendahulukan latihan ketimbang beribadah. Iwan Bule kemudian turun tangan untuk menangani masalah itu agar tidak terjadi kesalahpahaman dan disharmonisasi dalam tim.
"Saya bilang enggak bisa (menomorduakan ibadah) karena di Indonesia ini orang muslim harus tepat waktu kalau shalat. Itu sempat terjadi silang pendapat, tapi akhirnya Shin Tae-yong menyetujui," ucap mantan Kapolda Metro Jaya ini.
"Lama-lama terjalin hubungan emosional yang baik dengan Shin Tae-yong. Saya katakan ke dia, kamu itu adik saya dan anak-anak (pemain Timnas Indonesia) itu anak saya yang berarti keponakan kamu. Kamu harus betul-betul nyaman di Indonesia untuk mendukung Timnas agar bagus," katanya menambahkan.
Iwan Bule Selalu Akomodir Keinginan Shin Tae-yong
Selain itu sebagai Ketum PSSI, Iwan Bule juga selalu memperhatikan semua kebutuhan Shin Tae-yong. Pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu juga disebutnya tidak pernah mendapat intervensi dari PSSI selama menukangi Skuad Garuda.
Kondisi itu lah yang diyakini Iwan Bule membuat Shin Tae-yong merasa nyaman bekerja sama dengan dirinya dan PSSI. Dari urusan teknis sampai non-teknis, Iwan Bule tidak pernah ikut campur.
"Saya mengakomodir apa yang diinginkan pelatih, saya tidak pernah intervensi pemain, naturalisasi, komposisi, kemudian strategi tidak pernah, saya serahkan semua ke Shin Tae-yong, sehingga yang bersangkutan mungkin merasa nyaman ya, sehingga dia betul-betul bisa melatih timnas dengan fokus. Semua kebutuhan yang bersangkutan saya penuhi karena tugas federasi kan melayani," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Juga:
- Andai Iwan Bule Mundur dari PSSI, Shin Tae-yong Tetap Jadi Pelatih Timnas Indonesia
- Jejak Indra Sjafri Pada 2 Edisi Piala Asia U-19: Kisah Heroik 2018, Lolos ke Perempat Final
- Link Streaming Timnas Indonesia U-20 vs Moldova U-20 di ANTV, Selasa 1 November 2022
- Pernah Juara, Begini Tapak Tilas Timnas Indonesia di Piala Asia U-20
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
KLB PSSI Dipercepat, Persiapan Timnas Indonesia ke Piala AFF 2022 Terganggu?
Tim Nasional 1 November 2022, 23:07
-
Iwan Bule Bantah Adanya Tekanan Besar dari Internal Terkait KLB PSSI
Bola Indonesia 1 November 2022, 22:35
-
8 Tahapan dan Timeline Menuju Kongres Luar Biasa PSSI 2023
Bola Indonesia 1 November 2022, 21:25
-
Mochamad Iriawan Beber Nasib Liga 1 Pasca-Umumkan Rencana KLB PSSI
Bola Indonesia 1 November 2022, 20:41
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR