
Bola.net - Timnas Indonesia akan kembali beraksi di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022. Pada hari Selasa (10/9/2019), mereka akan menjamu Thailand di markas kebanggaannya, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Namun menjelang pertandingan, mereka harus menghadapi banyak problematika yang lebih berat ketimbang saat menghadapi Malaysia beberapa hari lalu. Mantan pelatih Timnas U-19, Eduard Tjong, bisa melihat itu.
"Banyak faktor bisa jadi beban timnas. Terutama memulihkan psikologis pemain usai kalah dari Malaysia. Apalagi lawan yang dihadapi, Thailand secara tradisi punya sejarah lebih sulit dikalahkan Indonesia. Pemain harus melupakan kekalahan lalu," tutur Eduard Tjong.
Kondisi fisik juga menjadi kendala bagi anak asuh Simon McMenemy. "Saat dikalahkan Malaysia, kondisi fisik pemain rata-rata menurun di babak kedua. Ini berbahaya jika Thailand mengajak main cepat yang menguras stamina. Berikutnya, semua tergantung kecerdikan pelatih dan pemain cara memainkan tempo di lapangan," kata Eduard Tjong.
Namun mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 ini yakin Simon McMenemy telah mengevaluasi kesalahan saat ditundukkan Malaysia lalu.
"Dari pengamatan saya banyak evaluasi yang harus dilakukan. Misalnya melakukan jebakan offside yang sering gagal. Komunikasi antarpemain harus lebih intens, juga fokus kiper Andritany sebagai orang terakhir dan kapten tim. Saya kira itu semua pasti sudah diperbaiki Simon McMenemy," ujar Edu.
Hal krusial yang juga wajib dimiliki adalah militansi dan semangat juang. "Spirit ini yang membedakan Indonesia dan Malaysia di laga perdana lalu. Ketika kita unggul, seolah pemain merasa menang. Sementara Malaysia saat ketinggalan 2-1, semangat juang mereka bertambah kuat. Kita main di kandang sendiri, semangat harus dua tiga kali di atas Thailand," ucapnya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Juru Kunci
Timnas Indonesia mengawali kiprah di Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dengan buruk. Pasukan Simon McMenemy kalah di kandang sendiri dari rival abadi Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pekan lalu.
Pada laga tersebut timnas Indonesia mengawali pertandingan cukup baik. Dua kali Indonesia mengungguli Malaysia melalui gol dari striker naturalisasi Beto Goncalves.
Sayangnya Malaysia bisa membalikkan kedudukan di babak kedua. Buruknya penampilan kiper Andritany Ardhiyasa membuat Malaysia bisa mencetak dua gol sehingga menang tipis 3-2.
Kekalahan ini membuat Indonesia terpuruk di dasar klasemen Grup G. Pasalnya pada laga lain Thailand dan Vietnam bermain imbang tanpa gol.
Simon harus segera menemukan formula yang tepat untuk membangkitkan Timnas Indonesia saat menjamu Thailand. Jika sampai kalah lagi di kandang sendiri, posisi eks arsitek Filipina itu bakal terancam.
Sumber: Bola.com/Penulis Gatot Susetyo/Editor Ario Yosia
Published: 10 September 2019
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyebab Kekalahan Timnas Indonesia dari Thailand Versi Simon McMenemy
Tim Nasional 10 September 2019, 23:43
-
Timnas Indonesia Dihajar Thailand, Andritany dan McMenemy Disoraki Suporter
Tim Nasional 10 September 2019, 22:55
-
Pendukung Thailand Buat SUGBK Bergemuruh
Open Play 10 September 2019, 21:32
-
Hasil Pertandingan Indonesia vs Thailand: Skor 0-3
Tim Nasional 10 September 2019, 21:27
-
Indonesia vs Thailand, Babak Pertama Nihil Gol
Tim Nasional 10 September 2019, 20:19
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR