
Bola.net - Witan Sulaeman menjadi salah satu pemain yang performanya paling disorot saat Timnas Indonesia dipaksa menyerah 1-2 oleh tuan rumah China, Selasa (15/10/2024). Performa Witan dinilai berada di bawah standar.
Timnas Indonesia sempat tertinggal dua gol lebih dulu setelah Behram Abduweli dan Zhang Yuning membobol gawang Maarten Paes di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Indonesia semakin mendominasi permainan dan mulai menciptakan peluang berbahaya, Akhirnya, Garuda berhasil memperkecil kedudukan lewat sepakan Haye. Sayang, gol ini tak cukup untuk menghindarkan Indonesia dari kekalahan.
Hasil ini membuat Timnas Indonesia tetap berada di peringkat kelima klasemen Grup C dengan koleksi tiga poin, sama dengan perolehan poin China di posisi buncit.
Rapor Performa Witan Sulaeman Versus Bahrain

Pada Oktober 2024 ini, Witan selalu mendapat kepercayaan dari Shin Tae-yong untuk bermain dalam dua laga Timnas Indonesia, masing-masing melawan Bahrain dan China.
Dalam lawatan ke Bahrain, Witan sempat duduk di bangku cadangan sebelum dimasukkan di menit ke-90 menggantikan Rafael Struick. Witan bermain sepanjang masa injury time yang berlangsung hingga menit ke-99.
Sayang, Witan gagal menjawab kepercayaan STY. Pemain Persija Jakarta itu beberapa kali membuat kesalahan saat membuang bola yang berakibat serangan berbahaya Bahrain.
Selain itu, dalam laga tersebut Witan juga membuang peluang emas ketika Timnas Indonesia mendapat kesempatan melakukan serangan balik cepat di menit-menit krusial.
Ada dua opsi yang seharusnya bisa dilakukan Witan pada saat itu, Opsi pertama adalah menyelesaikan serangan balik tersebut menjadi gol atau membawa bola ke sudut lapangan untuk mengulur waktu.
Timnas Indonesia akhirnya harus kebobolan di menit ke-99 sekaligus gagal meraih kemenangan yang sebenarnya sudah di depan mata.
Rapor Performa Witan Sulaeman Versus China

Menariknya, performa lawan Bahrain tersebut justru membuat Witan dipercaya turun sebagai starter saat Timnas Indonesia melawat ke kandang China.
Witan beroperasi di sisi kanan serangan Timnas Indonesia. Ia banyak berkolaborasi dengan Asnawi Mangkualam sebagai sayap kanan dan Mees Hilgers yang sering ikut naik membantu serangan.
Sayangnya, kerjasama Witan dan Asnawi seringkali tak efektif. Keduanya bahkan kerap kebingungan mencari posisi dan memberi umpan ketika sudah berada di area lawan.
Situs statistik Fotmob memberi rating 6,1 untuk performa Witan melawan China. Sebagai sayap, Witan tercatat sama sekali tak mampu melakukan dribble sukses, dan hanya sekali mengirim bola ke sepertiga area lawan.
Hasil dan Jadwal Timnas Indonesia

Berikut hasil dan jadwal Timnas Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia:
- 6 September 2024 - Arab Saudi 1-1 Indonesia
- 10 September 2024 - Indonesia 0-0 Australia
- 10 Oktober 2024 - Bahrain 2-2 Indonesia
- 15 Oktober 2024 - China 2-1 Indonesia
- 15 November 2024 - Indonesia vs Jepang
- 19 November 2024 - Indonesia vs Arab Saudi
- 20 Maret 2025 - Australia vs Indonesia
- 25 Maret 2025 - Indonesia vs Bahrain
- 5 Juni 2025 - Indonesia vs China
- 10 Juni 2025 - Jepang vs Indonesia.
Klasemen Grup C
Klasemen Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia (c) AFC
Jangan Lewatkan!
- Februari 2025 Nanti, Timnas Indonesia Bakal Punya Jersey Baru
- Timnas Indonesia, Bahrain, dan China Saling Sikut Menuju Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
- Beragam Kritik Netizen Usai Timnas Indonesia Kalah dari China: Shin Tae-yong dan Asnawi Paling Dicecar
- Mempertanyakan Taktik Shin Tae-yong di Laga Versus China: Timnas Indonesia Akhirnya Kalah Juga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yang Harus Dibenahi Timnas Indonesia Pasca Dijegal China: Konsentrasi
Tim Nasional 16 Oktober 2024, 23:59
-
Pesan Penyemangat Presiden Jokowi Untuk Timnas Indonesia yang Baru Dikalahkan China
Tim Nasional 16 Oktober 2024, 22:59
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions di SCTV Malam Ini, 18 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:57
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR