
Bola.net - Timnas China memasuki fase krusial persiapan menghadapi dua laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pelatih Branko Ivankovic memilih pendekatan konservatif dengan mempertahankan formasi andalannya meski menuai kritik.
Wang Shangyuan dipastikan akan kembali berperan sebagai single pivot di lini tengah. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak yang menginginkan perubahan ke formasi double pivot untuk memperkuat pertahanan.
Di sisi lain, Wei Shihao menjadi sorotan setelah intens berlatih eksekusi set piece. Pelatih tampaknya ingin memaksimalkan peluang dari bola mati sebagai senjata alternatif.
Formasi Single Pivot yang Tak Berubah
Ivankovic tetap bersikukuh menggunakan formasi single pivot dengan Wang Shangyuan sebagai pengendali lini tengah. Padahal sebelumnya formasi ini sering dikritik karena rentan terhadap serangan lawan.
Kehadiran Yang Mingyang sebenarnya bisa menjadi solusi untuk beralih ke double pivot. Namun pelatih justru memposisikannya sebagai gelandang sayap yang memiliki tugas ganda.
Menurut laporan dari 163.com, pelatih Ivankovic memilih tak banyak mengubah lini tengah karena membutuhkan stabilitas. Dan sosok yang ia percaya dan dinilai memahami filosofinya adalah Wang Shangyuan.
Fokus pada Set Piece sebagai Senjata vs Indonesia
Wei Shihao menghabiskan waktu ekstra untuk berlatih eksekusi bola mati. Pemain berusia 28 tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi tendangan bebas.
Pelatih juga mengintensifkan latihan penyelesaian akhir untuk pemain-pemain tinggi seperti Zhang Yuning dan Prince Ming. Strategi ini diharapkan bisa memaksimalkan peluang dari sepak pojok atau umpan silang.
"Set piece bisa menjadi pembeda dalam pertandingan ketat," ujar Ivankovic.
Stabilitas di Atas Eksperimen
Ivankovic memilih mempertahankan kiper utama Wang Dalei meski performanya fluktuatif. Pengalaman kiper veteran ini dianggap lebih penting daripada statistik terkini.
Keputusan pelatih menunjukkan preferensi pada stabilitas tim daripada perubahan radikal. Hanya sedikit modifikasi yang dilakukan, seperti penyesuaian posisi beberapa pemain.
Dengan waktu persiapan yang terbatas, pendekatan ini dinilai paling realistis untuk menghadapi laga penentuan. Timnas China berharap konsistensi taktik akan membuahkan hasil positif.
Apakah kesetiaannya pada formasi ini akan menuai hasil? Jawabannya segera terungkap dalam pertandingan melawan Indonesia. Simak terus perkembangannya hanya di Bola.net.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
- Strategi Baru Timnas China: Kombinasi 'Yang-Wei' Jadi Senjata Rahasia Hadapi Indonesia
- Ritual Unik Timnas China dalam Sesi Latihan Jelang Lawan Timnas Indonesia, Apa Itu?
- Kabar Terbaru Timnas China Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kenapa Kok Sampai Datangkan Psikolog?
- Timnas Indonesia Targetkan Juara, Ini Hasil Drawing Piala AFF U-23 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksperimen Formasi Ivankovic Membuat Pemain Timnas China tak Nyaman?
Tim Nasional 30 Mei 2025, 16:25
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR