
Bola.net - Perjuangan Timnas Indonesia untuk meraih mimpi tampil di Piala Dunia 2026 akan memasuki babak penentuan. Skuad Garuda kini tinggal selangkah lagi dari sejarah besar tersebut.
Namun, jalan terjal langsung menghadang di babak keempat kualifikasi zona Asia yang akan digelar Oktober mendatang. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah membuat sebuah keputusan yang mengundang sorotan tajam.
Pasalnya, AFC menunjuk Arab Saudi dan Qatar sebagai tuan rumah babak krusial ini. Padahal, kedua negara tersebut juga merupakan tim peserta yang akan bersaing memperebutkan tiket ke Piala Dunia.
Keputusan ini tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai asas keadilan bagi tim lain, termasuk Indonesia. Lantas, bagaimana sang jenderal lapangan tengah, Thom Haye, menanggapi situasi yang berpotensi merugikan ini?
Keputusan Kontroversial AFC
Perlu diketahui, babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia akan diikuti oleh enam tim. Keenam negara tersebut adalah Indonesia, Arab Saudi, Qatar, Irak, Uni Emirat Arab, dan Oman.
AFC memutuskan bahwa babak ini akan digelar dengan format terpusat di Arab Saudi dan Qatar. Keputusan inilah yang kemudian memicu kontroversi dan menjadi perbincangan hangat.
Sebelumnya, empat negara peserta di luar tuan rumah, termasuk Indonesia, telah menyuarakan aspirasi mereka. Keempat negara tersebut mendorong agar babak penentuan ini digelar di tempat yang netral.
Tujuannya jelas, yakni untuk menghindari adanya keuntungan sepihak bagi tim yang berstatus sebagai tuan rumah. Sayangnya, desakan tersebut tampaknya tidak didengarkan oleh AFC.
Respon Kalem Sang Jenderal Lapangan Tengah
Menghadapi situasi yang kurang ideal ini, gelandang andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, memilih untuk memberikan respons yang sangat tenang dan terukur. Ia enggan berspekulasi lebih jauh mengenai peluang timnya saat ini.
Pemain berusia 30 tahun itu merasa bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk membuat prediksi. Menurutnya, semua gambaran baru akan terlihat jelas setelah pengundian grup dilakukan.
Haye menegaskan bahwa ia baru bisa memberikan komentar yang lebih mendalam setelah mengetahui siapa lawan yang akan dihadapi. Drawing sendiri baru akan digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 17 Juli mendatang.
"Saya pikir saat ini jawabannya adalah: kita lihat nanti," ujar Haye dalam podcast The Haye Way.
"Karena tentunya kami harus menunggu hasil undian, dari situ kita baru tahu lawan yang akan kita hadapi dan bermain di mana. Jadi mungkin kami bisa berbicara lebih mendalam saat waktunya lebih dekat," sambungnya.
Ogah Incar Peringkat Dua
Meskipun memberikan respons yang kalem, jangan salah sangka dengan ambisi Thom Haye. Di balik ketenangannya, ia menyimpan sebuah target yang sangat tinggi untuk Timnas Indonesia.
Seperti yang diketahui, hanya juara grup yang akan mendapatkan tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026. Sementara itu, tim peringkat kedua harus melalui babak playoff yang lebih panjang dan rumit.
Dengan format tersebut, Haye secara tegas menyatakan bahwa Skuad Garuda harus membidik target tertinggi. Ia sama sekali tidak ingin timnya hanya mengincar posisi peringkat kedua.
Baginya, pola pikir untuk menjadi yang terbaik harus ditanamkan sejak awal.
"Saya tidak ingin memikirkan untuk merebut peringkat kedua. Kita harus mengincar peringkat pertama," tegas Haye.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Carlos Espi, 2 Gol dari 5 Tembakan
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 12:05
-
Arsenal dan Rekam Jejak Mereka Setelah Menjuarai Community Shield
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 11:16
-
Rodri Usung Target Juara Liga Champions di Barcelona, tapi Bisakah Ini Diwujudkan?
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 10:09
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Rodri Tiba di Barcelona, Langusng Tegaskan Ambisi Juara Liga Champions
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:36
-
Raphinha Diproyeksikan Jadi Kapten Utama Barcelona
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:32
-
3 Pemimpin Real Madrid yang Bisa Jadi Tumpuan Utama di Era Mourinho
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 08:18
-
Manchester United, Bruno Fernandes, dan Sebuah Tawaran dari Galatasaray
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:33
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR