
Laos memilih mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal demi membuka pertahanan grendel ala Filipina. Namun perlahan tapi pasti, Filipina malah bermain terbuka. Kedua tim saling adu peluang hingga memasuki pertengahan babak pertama.
Permainan terbuka Filipina mulai menunjukkan hasil di menit-menit akhir jelang jeda dan membuat skor 0-0 urung menghiasi babak pertama. Dua menit sebelum memasuki ruang ganti, penetrasi John Bulala Kanayama dari sisi kanan membuat Chittakone Sthanong terpaksa menjatuhkannya. Wasit Win Cho dari Myanmar tanpa ragu langsung menunjuk titik putih tanda penalti. Valentino Calvo yang mengeksekusi penalti dengan tenang memperdaya kiper Vixay Manith dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk The Azkals.
Laos yang diasuh Chandalaphone Liepvisay mampu bangkit di awal babak kedua. Baru tiga menit babak ini berjalan mereka mendapatkan gol balasan ketika bola muntah hasil tendangan Souksavanh Somsanith membentur Jay Bucayan. Bola kemudian berbalik arah dan masuk gawang Filipina dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol penyeimbang tersebut melecut semangat Laos. Serangan impresif mereka akhirnya berbuah hasil di menit ke-73. Sepakan keras Armisay Kettavong dari depan kotak penalti tak mampu dibendung kiper Ronilo Bayan. Laos berbalik memimpin 2-1.
Tim asuhan Marlon Manos Maro mencoba membalas. Memasuki menit ke-82, Valentino Calvo mendapatkan ruang bebas di dalam kotak penalti Laos. Namun tendangannya yang membentur bek Laos masih menghajar mistar.
The Azkals akhirnya urung kalah. Tepat di menit akhir, melalui serangan balik, kapten Daniel Gadia mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti. Sontekan lemahnya tak mampu diantisipasi kiper Xivay dan skor 2-2 pun menutup jalannya laga ini.
Hasil ini memang tak mempengaruhi nasib kedua tim untuk lolos ke babak berikutnya. Hasil ini hanya menambah catatan buruk kedua tim di babak kualifikasi ini dengan tak meraih satu kemenangan pun dari tiga laga mereka. (fjr/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Filipina Belajar Dari Korsel dan Indonesia
Tim Nasional 12 Oktober 2013, 18:47
-
Review AFC U-19: Filipina dan Laos Akhiri Kualifikasi Tanpa Kemenangan
Tim Nasional 12 Oktober 2013, 18:25
-
Bermain Negatif Jalan Terakhir Filipina
Tim Nasional 10 Oktober 2013, 23:18
-
Indra Sjafri Keluhkan Permainan Negatif Filipina
Tim Nasional 10 Oktober 2013, 23:12
-
Review AFC U-19: Garuda Jaya Jegal The Azkals
Tim Nasional 10 Oktober 2013, 22:37
LATEST UPDATE
-
Hasil Al-Nassr vs Al-Qadisiyah: Ronaldo Cetak Gol, tapi Tim Tuan Rumah Tetap Kalah
Asia 9 Januari 2026, 03:29
-
Tempat Menonton Arsenal vs Liverpool: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 9 Januari 2026, 00:30
-
Kekuatan Pemain Lokal Bicara: Bhayangkara Presisi Awali Proliga 2026 dengan Kemenangan
Voli 8 Januari 2026, 23:17
-
Bandung BJB Tandamata Mengawali Proliga 2026 dengan Tekad Juara yang Kembali Menyala
Voli 8 Januari 2026, 22:08
-
Pelita Jaya Launching Tim untuk IBL 2026, Bidik Juara demi Wujudkan Bintang Lima
Basket 8 Januari 2026, 22:02
-
Proliga 2026: Popsivo Polwan Tetap Lakukan Evaluasi Meski Sukses Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 21:43
-
Hasil Proliga 2026: Juara Bertahan Bhayangkara Presisi Kalahkan Medan Falcons
Voli 8 Januari 2026, 20:47
-
Antoine Semenyo Mendarat di Manchester, Segera Resmi Jadi Pemain Anyar Man City
Liga Inggris 8 Januari 2026, 20:32
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR