Bola.net - Timnas Indonesia gagal memanfaatkan status tuan rumah untuk mendulang poin setelah kalah 0-2 dari Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (19/11) malam. Kekalahan ini sekaligus menutup harapan Skuat Garuda untuk lolos ke putaran final Piala Asia 2015.
Pada laga tersebut, pelatih Indonesia, Jacksen F Tiago melakukan beberapa perubahan dalam komposisi pemain. Beberapa pemain yang masuk starting eleven pada laga sebelumnya melawan China diistirahatkan pada laga tersebut.
Irak yang juga mengincar kemenangan pada laga tersebut mampu tampil dominan di babak pertama. Serangan demi serangan mampu dibangun oleh Ala'a Abdulzehra dkk untuk menggempur pertahanan Indonesia yang dikomandoi duet M Roby dan Fachruddin.
Benteng kokoh Indonesia yang beberapa kali mampu menghalau setiap serangan Irak akhirnya runtuh pada menit ke-27. Berawal dari sebuah kesalahan Ruben Sanadi saat mengantisipasi umpan silang Irak dari sisi kanan, Hammadi Ahmed Abdullah mampu memaksimalkannya menjadi gol lewat sundulan yang tak mampu diselamatkan I Made Wirawan.
Hanya butuh lima menit bagi Irak untuk menggandakan keunggulan. Kali ini giliran M Roby yang membuat kesalahan fatal di lini belakang. Sebuah pelanggarannya diganjar wasit dengan hukuman penalti. Kerrar Jasim yang maju sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dua gol Irak mampu memimpin hingga babak pertama usai.
Di babak kedua Irak tak juga menurunkan tempo permainan. Pada menit ke-47, Irak hampir kembali membobol gawang Indonesia. Beruntung serbuan Kerrar dari sisi kiri pertahanan Indonesia masih mampu diantisipasi M Roby.
Indonesia mulai menemukan ritme permainan setelah pertandingan memasuki menit ke-55. Beberapa kali peluang dari Boaz Solossa, Titus Bonai dan Supardi memaksa lini pertahanan Irak bekerja keras.
Selepas satu jam laga berjalan, Indonesia mulai tampil agresif dengan mengandalkan trio Samsul Arif, Boaz Solossa dan Titus Bonai di lini depan. Sedangkan Irak mulai konsentrasi di pertahanan dan melakukan serangan balik cepat dengan mengandalkan kecepatan Ahmed Abdullah dan Mohanad Karrar.
Mulai menemukan ritme permainan, Indonesia kembali melakukan perubahan untuk mengejar ketertinggalan. Gelandang bertahan, Ahmad Jufriyanto ditarik keluar dan digantikan pemain yang lebih bernaluri menyerang, Ahmad Bustomi.
Masuknya Bustomi membuat Indonesia mendominasi lini tengah. Pada menit ke-87, Indonesia mampu menciptakan sebuah peluang emas. Sayang Boaz Solossa gagal memaksimalkan umpan Taufiq tersebut untuk menjadi gol setelah kiper Irak, Hameed Farhan mampu menggagalkannya dengan baik.
Meski mampu mengambil alih kendali permainan, Skuat Merah Putih gagal mencetak gol dan harus mengakui ketangguhan Irak dengan skor 2-0 hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Indonesia semakin terpuruk di dasar klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Asia 2015 setelah hanya mampu meraih 1 poin dan menutup peluang Indonesia untuk lolos ke Australia 2015. Sementara Irak tetap berada di peringkat ketiga dengan raihan enam poin.
Susunan pemain Indonesia vs Irak.
Indonesia: I Made Wirawan, Benny Wahyudi (Supardi), Fachrudin, M. Roby, Ruben Sanadi, Raphael Maitimo, Ahmad Jufriyanto (Ahmad Bustomi), Taufiq, Boaz Solossa, Samsul Arif, Zulham Zamrun (Titus Bonai).
Irak: M.Hameed Farhan; M.Jabbar Arebat, Ali Adnan,Saif Salman (Saad Abdulameer), Salam Shakir, Ali Erhaima, Humam Tareq Faraj, Ala'a Abdulzehra, Hammadi Ahmed, Kerrar Jasim (Khalid Shalih), Mohanad Karrar. (bola/dzi)
Pada laga tersebut, pelatih Indonesia, Jacksen F Tiago melakukan beberapa perubahan dalam komposisi pemain. Beberapa pemain yang masuk starting eleven pada laga sebelumnya melawan China diistirahatkan pada laga tersebut.
Irak yang juga mengincar kemenangan pada laga tersebut mampu tampil dominan di babak pertama. Serangan demi serangan mampu dibangun oleh Ala'a Abdulzehra dkk untuk menggempur pertahanan Indonesia yang dikomandoi duet M Roby dan Fachruddin.
Benteng kokoh Indonesia yang beberapa kali mampu menghalau setiap serangan Irak akhirnya runtuh pada menit ke-27. Berawal dari sebuah kesalahan Ruben Sanadi saat mengantisipasi umpan silang Irak dari sisi kanan, Hammadi Ahmed Abdullah mampu memaksimalkannya menjadi gol lewat sundulan yang tak mampu diselamatkan I Made Wirawan.
Hanya butuh lima menit bagi Irak untuk menggandakan keunggulan. Kali ini giliran M Roby yang membuat kesalahan fatal di lini belakang. Sebuah pelanggarannya diganjar wasit dengan hukuman penalti. Kerrar Jasim yang maju sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Dua gol Irak mampu memimpin hingga babak pertama usai.
Di babak kedua Irak tak juga menurunkan tempo permainan. Pada menit ke-47, Irak hampir kembali membobol gawang Indonesia. Beruntung serbuan Kerrar dari sisi kiri pertahanan Indonesia masih mampu diantisipasi M Roby.
Indonesia mulai menemukan ritme permainan setelah pertandingan memasuki menit ke-55. Beberapa kali peluang dari Boaz Solossa, Titus Bonai dan Supardi memaksa lini pertahanan Irak bekerja keras.
Selepas satu jam laga berjalan, Indonesia mulai tampil agresif dengan mengandalkan trio Samsul Arif, Boaz Solossa dan Titus Bonai di lini depan. Sedangkan Irak mulai konsentrasi di pertahanan dan melakukan serangan balik cepat dengan mengandalkan kecepatan Ahmed Abdullah dan Mohanad Karrar.
Mulai menemukan ritme permainan, Indonesia kembali melakukan perubahan untuk mengejar ketertinggalan. Gelandang bertahan, Ahmad Jufriyanto ditarik keluar dan digantikan pemain yang lebih bernaluri menyerang, Ahmad Bustomi.
Masuknya Bustomi membuat Indonesia mendominasi lini tengah. Pada menit ke-87, Indonesia mampu menciptakan sebuah peluang emas. Sayang Boaz Solossa gagal memaksimalkan umpan Taufiq tersebut untuk menjadi gol setelah kiper Irak, Hameed Farhan mampu menggagalkannya dengan baik.
Meski mampu mengambil alih kendali permainan, Skuat Merah Putih gagal mencetak gol dan harus mengakui ketangguhan Irak dengan skor 2-0 hingga pertandingan usai.
Dengan hasil tersebut, Indonesia semakin terpuruk di dasar klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Asia 2015 setelah hanya mampu meraih 1 poin dan menutup peluang Indonesia untuk lolos ke Australia 2015. Sementara Irak tetap berada di peringkat ketiga dengan raihan enam poin.
Susunan pemain Indonesia vs Irak.
Indonesia: I Made Wirawan, Benny Wahyudi (Supardi), Fachrudin, M. Roby, Ruben Sanadi, Raphael Maitimo, Ahmad Jufriyanto (Ahmad Bustomi), Taufiq, Boaz Solossa, Samsul Arif, Zulham Zamrun (Titus Bonai).
Irak: M.Hameed Farhan; M.Jabbar Arebat, Ali Adnan,Saif Salman (Saad Abdulameer), Salam Shakir, Ali Erhaima, Humam Tareq Faraj, Ala'a Abdulzehra, Hammadi Ahmed, Kerrar Jasim (Khalid Shalih), Mohanad Karrar. (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kalah, Jacksen Tiago Minta Maaf
Tim Nasional 19 November 2013, 23:38
-
Jacksen Tiago Sedih Gagal Beri Kado Perpisahan Terbaik
Tim Nasional 19 November 2013, 23:22
-
Kalahkan Indonesia, Irak Jaga Asa Lolos Putaran Final
Tim Nasional 19 November 2013, 23:00
-
Review: Dua Gol Irak Kandaskan Indonesia
Tim Nasional 19 November 2013, 20:58
-
Inilah Susunan Pemain Indonesia vs Irak
Tim Nasional 19 November 2013, 18:53
LATEST UPDATE
-
Arne Slot Tanggapi Kritik Mohamed Salah soal Gaya Bermain Liverpool
Liga Inggris 23 Mei 2026, 09:27
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 23 Mei 2026
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:55
-
Prediksi Crystal Palace vs Arsenal 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 08:07
-
Peringatan Bojan Hodak: Persib Bandung Belum Juara!
Bola Indonesia 23 Mei 2026, 08:00
-
Prediksi Brighton vs Man Utd 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:40
-
Prediksi Bologna vs Inter 23 Mei 2026
Liga Italia 23 Mei 2026, 07:30
-
Prediksi Final DFB Pokal: Bayern vs Vfb Stuttgart 24 Mei 2026
Bundesliga 23 Mei 2026, 07:19
-
Prediksi Sunderland vs Chelsea 24 Mei 2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 07:15
-
Prediksi Valencia vs Barcelona 24 Mei 2026
Liga Spanyol 23 Mei 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR