
Bola.net - PSSI terus mematangkan rencana untuk menaturalisasi empat pemain sepak bola berdarah Indonesia untuk bisa membela Timnas Indonesia. Empat pemain itu antara lain: Kevin Diks, Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Mees Hilgers.
Keempatnya adalah permintaan dari pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Nama mereka sudah diajukan ke PSSI. Saat ini, PSSI tengah meminta dokumen yang menunjukkan bahwa mereka punya keturunan Indonesia.
Sandy Walsh dan Kevin Diks berposisi sebagai bek sayap kanan, posisi yang selama ini diperankan Asnawi Mangkualam. Adapun Jordi Amat dan Mees Hilgers adalah bek tengah, tempat Baggott bermain.
Kualitas Sandy Walsh dan kolega memang tidak diragukan lagi. Di sisi lain, kedatangan mereka akan memakan korban para pemain lokal. Bahkan, juga Elkan Baggott yang barus saja memilih menjadi warga negara Indonesia.
Lantas, bagaimana susunan pemain Timnas Indonesia dengan empat pemain keturunan dan mengakomodasi para bek lokal? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Kualitas Mumpuni

Empat peman keturunan Indonesia bukan nama sembarangan. Sandy Walsh, Kevin Diks, Jordi Amat, dan Mees Hilgers adalah tulang punggung di klubnya masing-masing.
Sandy Walsh, misalnya, pemain berusia 25 tahun itu selalu bermain sebagai starter untuk KV Mechelen di First Division A atau kasta teratas Liga Belgia musim ini.
Jordi Amat, yang bermain di kompetisi yang sama dengan Sandy Walsh, tapi di klub berbeda, beraksi 15 kali untuk AS Eupen sebagai pemain utama. Bek berusia 29 tahun itu hanya sekali absen.
Mees Hilgers melejit menjadi pilar lini belakang FC Twente di Eredivisie atau divisi paling elite di Liga Belanda. Palang pintu berusia 20 tahun itu dimainkan 13 kali dalam 14 pertandingan, dengan sebelas di antaranya menjadi starter.
Kemudian di Superliga atau kasta teratas Liga Denmark, Kevin Diks cuma dua kali tidak diturunkan FC Copenhagen dari 17 pertandingan kompetisi domestik. Pemain berusia 25 tahun itu tampil sebagai pemain utama dalam sebelas partai.
4 Bek Keturunan Main Inti

Bagaimana lini pertahanan Timnas Indonesia kelak jika naturalisasi empat pemain itu terwujud? Pertama dengan pakem 4-1-4-1, pola yang biasa dipakai Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
Empat pemain keturunan itu akan full mengisi jantung pertahanan Timnas Indonesia. Sandy Walsh sebagai bek sayap kanan, Mees Hilgers dan Jordi Amat menjadi duo bek tengah, Kevin Diks sebagai bek sayap kiri.
Posisi naluriah Kevin Diks sebenarnya adalah bek sayap kanan, namun perannya akan bentrok dengan Sandy Walsh yang juga terbiasa bermain di pos itu.
Oleh karena itu, satu di antara keduanya perlu dikorbankan untuk bermain di posisi lain. Catatan Transfermarkt, ketimbang Sandy Walsh, Kevin Diks lebih sering bermain sebagai bek sayap kiri.
Perkiraan starting XI Timnas Indonesia (c) Bola
Dalam tiga musim belakangan, mantan pemain Fiorentina itu pernah lima kali bermain di posisi itu.
Sandy Walsh bukannya tidak pernah dipasang sebagai bek sayap kiri. Namun, jika perbandingannya dengan Kevin Diks, bek berpaspor Belanda itu hanya tiga kali beraksi di pos tersebut dalam periode yang sama.
Kedatangan empat pemain keturunan itu kelak akan menggusur bek lokal bertalenta Timnas Indonesia seperti Asnawi Mangkualam, Elkan Baggott, hingga Pratama Arhan.
Kombinasi dengan Bek Lokal

Pakem 4-2-3-1 menjadi pilihan dalam formasi kedua Timnas Indonesia dengan empat pemain keturunan demi mengakomodasi talenta lokal di lini belakang.
Sandy Walsh dan Jordi Amat dapat didorong ke depan sebagai double pivot dan sebagai gantinya Asnawi Mangkualam dan Elkan Baggott dapat bermain menjadi bek sayap kanan dan tengah.
Sandy Walsh cukup akrab dengan posisi sebagai gelandang bertahan. Dia pernah tujuh kali memainkan peran itu pada 2018/2019 sesuai data Transfermarkt.
Jika diakumulasi, Sandy Walsh telah 26 kali bertanding menjadi gelandang bertahan sejak 2014/2015.
Perkiraan starting XI Timnas Indonesia (c) Bola
Jordi Amat juga tidak asing dengan tugas sebagai gelandang jangkar. Alumnus Timnas Spanyol U-21 ini sempat dimainkan lima kali menjadi tukang jagal pada 2019/2020.
Total, Jordi Amat membukukan 18 penampilan di posisi gelandang bertahan selama sepuluh tahun terakhir.
Bandingkan dengan Mees Hilgers yang belum pernah bermain sebagai gelandang tengah dan Kevin Diks yang baru lima kali beraksi di posisi itu sepanjang kariernya.
Formasi 4-2-3-1 demi memanfaatkan Asnawi dan Baggott ini terpaksa mengorbankan Rachmat Irianto dan Ricky Kambuaya dalam starting eleven impian Timnas Indonesia dengan empat pemain keturunan versi kedua.
Disadur dari Bola.com: Muhammad Adiyaksa/Benediktus Gerendo, 29 November 2021
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
- Momen Kelam Timnas Indonesia di Piala AFF 2012 Akibat Dualisme Hingga Banjir Cibiran
- Grafik Permainan Timnas Indonesia Diklaim Makin Meningkat Jelang Piala AFF 2020
- Jadwal Fase Grup Piala AFF 2020, 5-19 Desember 2021
- Pelatih Thailand Sesumbar Jelang Piala AFF: Kami Nomor Satu, Main Menyerang untuk Menang!
- Piala AFF: Indonesia Dapat Kabar Baik, Malaysia Coret Bomber Naturalisasi Darren Lok
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fakta-fakta Menarik Piala AFF 2004: Timnas Indonesia Bikin Hattrick Gagal di Final
Tim Nasional 30 November 2021, 18:48
-
Nostalgia Piala AFF 1998 yuk: Gol Bunuh Diri dan Sepak Bola Gajah yang Memalukan
Tim Nasional 30 November 2021, 16:06
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
-
AC Milan Sepakat Lepas Christopher Nkunku ke Klub Jerman Ini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 18:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR