
Bola.net - Timnas Indonesia U-20 memulai kiprahnya di Piala Asia U-20 2025 dengan hasil minor. Berjumpa Iran pada matchday pertama Grup C, Garuda Muda kalah 0-3 pada duel di Stadion Shenzhen Youth Football Training, Kamis (13/2).
Indonesia berada dalam tekanan Iran sejak menit-menit awal laga. Bahkan, pada menit ke-5, gawang Ikram Algiffari sudah dibobol oleh Hesam Nafari. Setelah itu, Indonesia memberi perlawanan sengit.
Setelah mampu bertahan cukup lama, gawang Indonesia kembali bobol pada menit ke-63 dari aksi Esmaeil Gholizadeh. Pada menit ke-70, giliran Mobin Dehghan yang membobol gawang Indonesia.
Jika dicermati, tiga gol Iran dicetak lewat skema yang sama. Gol-gol Iran berawal dari umpan crossing, baik dari situasi bola mati maupun open play. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Iran Unggul Segalanya dari Indonesia

Dari sisi skor, Indonesia kalah dengan skor cukup telak dari Iran. Indonesia kebobolan tiga kali dan tidak membalas. Gambaran yang sama juga terlihat dari aspek statistik, Iran unggul segalanya!
Iran punya penguasaan bola lebih banyak yakni 56,3 persen. Sedangkan, kubu Garuda Muda punya penguasaan bola 43,7 persen.
Pada aspek akurasi umpan, Iran juga jauh lebih baik. Dari 478 umpan yang dilepas Iran, 85,1 persen sukses. Sedangkan, di kubu Indonesia, tingkat akurasi umpan adalah 76 persen dari 379 percobaan.
Pada aspek menyerang, Iran juga jauh lebih dominan. Iran mampu mencatat 17 shots sepanjang laga, dengan empat yang tepat sasaran. Indonesia juga punya empat shots yang tepat sasaran (dari 17 percobaan), akan tetapi tanpa gol.
Statistik Indonesia U-20 vs Iran

Berikut adalah catatan statistik laga Indonesia U-20 vs Iran U-20 yang diambil dari laman resmi AFC:
Penguasaan bola: 43,7 % - 56,7 %
Shots: 17 - 11
Shots on target: 4 - 4
Umpan: 478 - 379
Akurasi umpan: 85,1 % - 76 %
Tekel: 22 - 14
Sapuan: 16 - 24
Intersep: 8 - 17
Pelanggaran: 7 - 13
Kartu kuning: 0 - 0
Kartu merah: 0 - 0
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Riedewald Gabung Timnas Indonesia: Boost atau Beban untuk Garuda?
Tim Nasional 14 Februari 2025, 18:50
-
Twente Tundukkan Bodo Glimt, Jalan Lolos ke 16 Besar Liga Europa cukup Terbuka
Liga Eropa UEFA 14 Februari 2025, 15:46
-
Jairo Riedewald Merapat ke Timnas Indonesia: Analisis Potensi Positif dan Negatifnya
Tim Nasional 14 Februari 2025, 15:30
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR