Bola.net - Kuncoro angkat bicara soal kekalahan Timnas Indonesia pada laga lanjutan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia, kontra Uni Emirat Arab. Eks penggawa Timnas Indonesia tersebut menilai, tak ada yang salah dengan taktik tim pelatih Skuad Garuda -julukan Timnas Indonesia- pada laga tersebut.
Menurut Kuncoro, pertandingan ini, Indonesia tampil lebih bagus. Mereka pun telah bermain dengan taktik dan strategi yang benar.
"Strategi yang dipilih tim pelatih sudah benar," kata Kuncoro, pada Bola.net.
"Menurut saya, keputusan tim pelatih Timnas Indonesia mengandalkan serangan balik adalah hal yang tepat," sambung Asisten Pelatih Arema FC tersebut.
Sebelumnya, Timnas Indonesia kembali menelan kekalahan kala menghadapi Timnas UEA. Dalam laga yang dihelat di Stadion Al-Maktoum, Dubai, Kamis (10/10), Wawan Hendrawan dan kawan-kawan kalah lima gol tanpa balas.
Dengan kekalahan ini, kian terbenam di dasar klasemen. Dari tiga pertandingan yang telah dilakoni, tim besutan Simon McMenemy tersebut tak sekali pun meraih kemenangan.
Apa hal yang menurut Kuncoro menjadi penyebab kekalahan Timnas Indonesia? Simak di bawah ini.
Organisasi Permainan Kurang Rapi
Menurut Kuncoro, Timnas Indonesia mengandalkan serangan balik pada laga kontra UEA. Namun, pada laga ini, lini depan mereka kurang mendapat sokongan dari lini kedua.
"Ketika mereka mendapat kesempatan menyerang, jarak antarpemain jauh. Para pemain lain masih terpaku bertahan di area sendiri. Akibatnya, dalam serangan balik, kerap hanya Beto Goncalves yang kerja sendiri," tutur Kuncoro.
"Ini membuat serangan balik Timnas Indonesia tak efektif," sambungnya.
Mental Jatuh

Selain kurang rapinya organisasi permainan, ada hal lain -menurut Kuncoro- yang tampak dalam penampilan penggawa Timnas Indonesia pada laga kontra UEA. Hal tersebut, sambung pelatih 46 tahun ini, adalah jeleknya mental Skuad Garuda.
"Mental pemain Indonesia tak terlalu bagus. Hal ini, bisa jadi, akibat dua kekalahan pada dua pertandingan sebelumnya," kata Kuncoro.
"Selain itu, pada pertandingan ini, Indonesia kan main di kandang lawan," tandasnya.
(Bola.net/Dendy Gandakusumah)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lawan Persib, Persebaya Kemungkinan Diperkuat Duo Bek Timnas Indonesia
Bola Indonesia 14 Oktober 2019, 23:28
-
Segala Permasalahan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Vietnam
Tim Nasional 14 Oktober 2019, 21:45
-
Respons Lilipaly Saat Timnas Indonesia Jamu Vietnam di Markas Bali United
Tim Nasional 14 Oktober 2019, 19:58
-
Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam Pekan Ini
Tim Nasional 14 Oktober 2019, 15:52
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Akhir Penantian Panjang Otavio Dutra
Tim Nasional 14 Oktober 2019, 14:30
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58




















KOMENTAR