
Bola.net - Kesuksesan Como 1907 promosi ke Serie A memberi asa bagi fans sepak bola Indonesia. Lantaran dimiliki orang Indonesia, Hartono Bersaudara, ada harapan agar Como 1907 bisa merekrut pemain Timnas Indonesia.
Como 1907 meraih tiket promosi ke Serie A usai menjadi runner-up Serie B musim 2023/2024. Pada klasemen akhir, Como 1907 terpaut tiga poin saja dari Parma yang menjadi juara.
Beberapa pekan terakhir, muncul keinginan agar Como 1907 bisa merekrut pemain asal Indonesia. Dengan begitu, sang pemain punya pengalaman bermain di top level dan mencicipi persaingan di Serie A.
Namun, keinginan itu sulit untuk terwujud. Perwakilan pemilik Como 1907, Mirwan Suwarso, mengungkap beberapa kendala untuk bisa membawa Rizky Ridho dan kolega ke Serie A. Apa saja? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Terkendala Aturan Pemain Non-EU

Alasan pertama, kata Mirwan Suwarso, Como 1907 sulit merekrut pemain Indonesia kerena aturan pemain non-Uni Eropa yang berlaku di Italia. Setiap klub hanya dapat mengontrak dua pemain dengan paspor negara di luar Uni Eropa.
"Kuota itu diberikan untuk seluruh klub. Jadi, kalau saya mengambil pemain junior usia 17 tahun, dan saya yakin pemain Indonesia bisa bersaing pada level itu, tim senior akan dipotong satu kuota," kata Mirwan pada wawancara dengan KLY Sport.
"Sementara, kita masih harus mengutamakan tim senior kita ini bisa bertahan (di Serie A dulu)," tegasnya.
"Kalau misal kita sudah dua atau tiga tahun bisa bertahan di Serie A, tidak masalah kita mulai mengisi pemain-pemain untuk dikembangkan di junior," tegasnya.
Mentalitas Pemain Indonesia

Selain dari segi regulasi, Mirwan juga menyebut faktor mental sebagai alasan mengapa merekrut pemain Indonesia sangat sulit. Menurutnya, tidak semua pemain bisa tinggal di luar negeri.
"Satu hal lagi yang kita tahu banget, kalau Anda mengikuti Garuda Select, pemain Indonesia itu kalau sendiri susah, kecuali yang namanya Bagus Kahfi. Kalau Bagus dilepas di mana saja bisa hidup," katanya.
"Pemain Indonesia kalau seorang diri (di luar negeri) itu susah. Jadi harus ada yang temenin, entah berdua atau bertiga. Sehingga pasti kuota pemain asing kita akan hilang. Itu yang membuat kita menjadi kesulitan," tegasnya.
Tetap Lirik Talenta Indonesia

Di masa depan, kata Mirwan, Como 1907 tak menutup kemungkinan untuk merekrut pemain dari Indonesia. Bahkan, untuk pemain muda, mungkin ada program khusus menempatkan mereka untuk tinggal bersama keluarga lokal agar cepat beradaptasi dan betah.
"Menempatkan pemain Indonesia di Eropa itu perlu pemikiran yang panjang karena beda budaya, beda habbit, beda pendidikan dasar juga," katanya.
"Dari Garuda Select selama enam tahun, pemain yang punya kekuatan kalau dilepas di luar sendiri cuma Bagus dan mungkin Hokky Caraka. Sudah, dua itu saja dari begitu banyak. Yang lain kan pulang, Brylian Aldama pulang, David Maulana juga pulang. Memang tidak gampang," tegasnya.
Klasemen Serie A 2023/2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Profil 7 Calon Pemain Naturalisasi Pilihan Indra Sjafri yang Bela Timnas Indonesia U-20 di Toulon Cup 2024
- Perbandingan Harga Tiket Timnas Indonesia Lawan Irak dan Filipina dengan Lawan Vietnam: Naik Drastis!
- Keresahan Fans Tentang Kenaikan Harga Tiket Timnas Indonesia: Nasionalisme Kami Terasa Digadaikan
- Kondisi Terkini Lapangan Stadion Gelora Bung Karno Jelang Timnas Indonesia Lawan Irak dan Filipina
- Stadion Gelora Bung Karno Dipakai Konser NCT Dream Sebelum Laga Timnas Indonesia
- Ditinjau Yunus Nusi, Begini Penampakan Rumput SUGBK: Mudah-mudahan setelah Konser NCT Dream, Segera Dibenahi dan Dimaksimalkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Habis Juara Coppa Italia, Juventus Bakal PHK Massimiliano Allegri?
Liga Italia 16 Mei 2024, 20:23
-
Como 1907 Tertarik pada Rafael Struick, tapi Syaratnya Berat!
Tim Nasional 16 Mei 2024, 16:15
-
Head to Head dan Statistik: AS Roma vs Genoa
Liga Italia 16 Mei 2024, 15:03
-
Head to Head dan Statistik: Inter Milan vs Lazio
Liga Italia 16 Mei 2024, 15:02
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bournemouth vs Arsenal: Declan Rice
Liga Inggris 4 Januari 2026, 04:05
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR