
Bola.net - Penikmat sepak bola Indonesia mungkin sudah tidak sabar menunggu aksi Timnas Indonesia menantang sang juara dunia, Argentina. Menariknya, negara tentangga Malaysia justru disebut pernah menolak Brasil untuk laga uji coba.
Klaim ini disampaikan oleh presiden Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Hamidin Mohd Amin. Menurutnya, FAM pernah menolak tawaran uji coba dari Timnas Brasil dan Timnas Argentina untuk melawan Timnas Malaysia.
Datuk Hamidin mengatakan bahwa petinggi dari Asosiasi Sepak Bola Brasil (CBF) sudah menyatakan minatnya kepada FAM untuk mempertemukan Brasil dengan Timnas Malaysia.
Menurut Datuk Hamidin, pelatih Timnas Malaysia, Kim Pan-gon, menolak kemungkinan untuk berhadapan dengan Brasil.
Media Negeri Jiran, The Star, mengabarkan bahwa Kim Pan-gon lebih ingin Timnas Malaysia menghadapi lawan yang sepadan demi peluang lebih besar meraih poin demi memperbaiki ranking FIFA.
Cerita Presiden FAM
"Brasil ingin bermain melawan kami. Tapi, saya bilang jangan sekarang. Coach Kim Pan-gon tidak menginginkannya," ujar Datuk Hamidin dinukil dari The Star.
"Saya mengatakan kepadan Kim Pan-gon bahwa Brasil ingin bermain. Tetapi kali ini dia mengatakan tidak. Kita tunggu saja waktu yang tepat," ucap Datuk Hamidin.
Datuk Hamidin ditanya apakah Timnas Malaysia berminat untuk mengikuti jejak Timnas Indonesia yang akan beruji coba dengan Timnas Argentina dalam FIFA Matchday Juni 2023.
Tawaran dari Argentina
Sebelum melawan Timnas Indonesia, Argentina disebut Datuk Hamidin juga tertarik untuk berlatih tanding dengan Malaysia, namun tidak mendapatkan restu dari Kim Pan-gon.
"Wakil Presiden Argentina mengundang kami untuk bermain pada tahun lalu. Saya mempunyai koneksi yang bagus tapi Kim Pan-gon ingin kami tetap berpegang dengan kenyataan," jelas Datuk Hamidin.
Dalam FIFA Matchday Juni 2023, Malaysia akan lebih dulu melawan Kepulauan Solomon yang bercokol di peringkat ke-134 FIFA di Stadion Sultan Mizan Zainal Abidin, Terengganu, pada 14 Juni 2023.
Agenda Malaysia
Enam hari kemudian, Malaysia seharusnya bakal bentrok dengan negara posisi ke-157 dunia, Timnas Yaman, namun dibatalkan.
Yaman lebih memilih untuk memprioritaskan timnas U-23 yang akan bermain di WAFF U-23 Championship atau Kejuaraan Federasi Sepak Bola Asia Barat di Irak pada Juni 2023.
Saat ini, Malaysia menempati urutan ke-138 ranking FIFA dengan 1082,13 poin atau menjadi yang terbaik keempat di Asia Tenggara (ASEAN) setelah Timnas Vietnam, Timnas Thailand, dan Timnas Filipina.
Sumber: The Star
Disadur dari: Bola.com (Muhammad Adi Yaksa/Aryo Atmaja) 2 Juni 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Undang Argentina, Eh Malaysia Justru Tolak Brasil
Tim Nasional 3 Juni 2023, 06:00
-
Jadwal Timnas Indonesia, Juni 2023: Siap-Siap Tantang Juara Dunia
Tim Nasional 3 Juni 2023, 05:00
LATEST UPDATE
-
Everton vs Man Utd: Ini Keistimewaan Senne Lammens yang Dipuji Carrick
Liga Inggris 24 Februari 2026, 10:09
-
Ducati Tak Cemaskan 3 Kecelakaan Marc Marquez di Tes Thailand, Tak Pengaruhi Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 09:49
-
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:17
-
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:08
-
Memuji Keputusan Michael Carrick di Laga Everton vs Man Utd
Liga Inggris 24 Februari 2026, 09:00
-
Link Live Streaming Pertandingan Bulu Tangkis German Open 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:59
-
Jadwal Lengkap German Open 2026, 24 Februari-1 Maret 2026
Bulu Tangkis 24 Februari 2026, 08:56
-
Liga Inggris 24 Februari 2026, 08:55

-
2 Laga, 4 Keputusan Kontroversial: AC Milan vs Wasit Liga Italia
Liga Italia 24 Februari 2026, 08:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR