Bola.net - Tercatat empat kali pertandingan uji coba antara Timnas U-19 dengan Persebaya U-21 harus dihentikan oleh wasit Prasetyo Hadi. Penyebabnya sama, yakni nyala serta asap flare yang menyelimuti lapangan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Pada babak pertama saja, wasit Prasetyo Hadi harus menghentikan laga selama dua kali. Penyebabnya sama, suporter Bonek yang duduk di tribun selatan, menyalakan flare merah. Namun insiden itu hanya berlangsung kurang dari semenit.
Insiden kembali terjadi di babak kedua. Dua kali laga harus terhenti. Puncaknya di menit ke-63 setelah gol Novri Setiawan menit ke-63, Bonek dari tribun selatan, timur dan utara serempak menyalakan flare. Akibatnya, separuh lapangan tertutup asap.
Imbasnya, pertandingan akhirnya terhenti selama lima menit. Pemain kedua tim memilih menepi untuk menghindari asap dari flare. Panitia pelaksana (Panpel) pertandingan sebenarnya sudah mencoba untuk mengingatkan. Sebab, flare dan kembang api di larang di sepakbola. Toh peringatan itu tak digubris oleh Bonek.
Kepada wartawan di sesi jumpa pers, Sabtu (24/2) malam, Indra Sjafri tak menampik kejadian itu mempengaruhi konsentrasi pasukannya. Indra juga mengaku sempat mendapat keluhan dari kapten Timnas U-19, Evan Dimas Darmono. "Coach, ini konsentrasi bisa hilang kalau dihentikan terus," kata Indra menirukan ucapan Evan.
Apa yang disampaikan Indra diamini oleh pemain yang bersangkutan. "Jelas itu mengurangi konsentrasi. Tiba-tiba pas kita pegang bola, pertandingan harus dihentikan," aku Arek Suroboyo asli ini. (faw/dzi)
Pada babak pertama saja, wasit Prasetyo Hadi harus menghentikan laga selama dua kali. Penyebabnya sama, suporter Bonek yang duduk di tribun selatan, menyalakan flare merah. Namun insiden itu hanya berlangsung kurang dari semenit.
Insiden kembali terjadi di babak kedua. Dua kali laga harus terhenti. Puncaknya di menit ke-63 setelah gol Novri Setiawan menit ke-63, Bonek dari tribun selatan, timur dan utara serempak menyalakan flare. Akibatnya, separuh lapangan tertutup asap.
Imbasnya, pertandingan akhirnya terhenti selama lima menit. Pemain kedua tim memilih menepi untuk menghindari asap dari flare. Panitia pelaksana (Panpel) pertandingan sebenarnya sudah mencoba untuk mengingatkan. Sebab, flare dan kembang api di larang di sepakbola. Toh peringatan itu tak digubris oleh Bonek.
Kepada wartawan di sesi jumpa pers, Sabtu (24/2) malam, Indra Sjafri tak menampik kejadian itu mempengaruhi konsentrasi pasukannya. Indra juga mengaku sempat mendapat keluhan dari kapten Timnas U-19, Evan Dimas Darmono. "Coach, ini konsentrasi bisa hilang kalau dihentikan terus," kata Indra menirukan ucapan Evan.
Apa yang disampaikan Indra diamini oleh pemain yang bersangkutan. "Jelas itu mengurangi konsentrasi. Tiba-tiba pas kita pegang bola, pertandingan harus dihentikan," aku Arek Suroboyo asli ini. (faw/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas U-19 Keluhkan Flare Bonek
Tim Nasional 24 Februari 2014, 23:49
-
Review: Hattrick Evan Dimas Bungkam Persebaya U-21
Tim Nasional 24 Februari 2014, 22:42
-
Inilah Susunan Pemain Timnas U-19 vs Persebaya U-21
Tim Nasional 24 Februari 2014, 19:48
-
Demi Timnas U-19, Risma Batal Ke Jakarta
Tim Nasional 24 Februari 2014, 16:40
-
Ini Saran Pelatih Persebaya U-21 Untuk Timnas U-19
Tim Nasional 24 Februari 2014, 12:39
LATEST UPDATE
-
West Ham Degradasi, MU Kebut Transfer Pemain The Hammers Ini
Liga Inggris 25 Mei 2026, 06:35
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:50
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:36
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR