Bola.net - - Indra Sjafri menanggapi tudingan bahwa anak asuhnya hanya bagus dalam penguasaan bola, tapi kurang dalam penyelesaian akhir. Pelatih Timnas U-19 ini menilai bahwa yang dilakukannya saat ini di Skuat Garuda Jaya masih belum tuntas.
Menurut Indra, ia sengaja mendasarkan pembentukan tim dengan pola permainan possession. Pasalnya, mengubah mindset dan cara bermain adalah hal yang terpenting. "Setelah dia pandai main bola, nanti baru kita ajarkan bagaimana ia mencetak gol," ujar Indra.
Menurut pelatih berusia 54 tahun tersebut, perubahan gaya bermain merupakan hal mutlak. Pasalnya, gaya bermain mengandalkan umpan-umpan panjang yang selama ini seakan jadi ciri khas Indonesia terbukti tak efektif.
"Sekarang, kita paksakan berpuluh-puluh tahun sejak zaman Belanda kita main long pass, pernah kita juara? Nggak pernah. Nah, kita dengan cara ini sudah pernah juara," tuturnya.
Permainan yang selama ini menjadi khas racikan Indra Sjafri mendapat sejumlah kritik. Umumnya, kritik ini menyebut bahwa kendati unggul secara penguasaan bola, tim lemah dalam memanfaatkannya, terutama dalam melakukan finishing.
Sementara itu, Indra menyebut bahwa membangun sebuah tim tak bisa dilakukan dalam waktu sebentar. Terlebih lagi, mereka harus mengubah pola pikir dan kebiasaan.
"Proses membangun tim tak bisa sebentar. Dalam tiga tahun, mereka bisa main seperti ini sudah bagus. Memang perlu hal yang lebih baik. Kita akan lakukan ini sembari berjalan," ucap Indra.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Apresiasi Kedatangan Espanyol ke Indonesia
Bola Indonesia 21 Juni 2017, 21:30
-
Espanyol Bangga Bisa Berlaga di Indonesia
Bola Indonesia 21 Juni 2017, 20:44
-
Timnas U-19 Kurang di Finishing, Ini Kata Indra Sjafri
Tim Nasional 21 Juni 2017, 18:43
-
Timnas U-19 Saat Ini Dinilai Lebih Apik Ketimbang Evan Dimas cs
Tim Nasional 21 Juni 2017, 16:07
-
Timnas U-19 Bakal Jajal Klub La Liga
Tim Nasional 21 Juni 2017, 12:47
LATEST UPDATE
-
AC Milan: Perubahan Formasi yang Justru Membuka Celah Besar di Lini Belakang
Liga Italia 12 April 2026, 07:00
-
Bayern Munchen Pecahkan Rekor Gol Bundesliga Usai Hancurkan St. Pauli 5-0
Bundesliga 12 April 2026, 06:49
-
Evaluasi Jujur Allegri usai AC Milan Takluk dari Udinese
Liga Italia 12 April 2026, 06:29
-
LavAni Jadi Tim Pertama Lolos ke Grand Final Proliga 2026
Voli 12 April 2026, 06:25
-
Dengan Real Madrid, Selalu Ada Peluang untuk Comeback
Liga Champions 12 April 2026, 05:50
-
Real Madrid Bikin Trauma, Bayern Diminta Tetap Waspada
Liga Champions 12 April 2026, 05:23
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Semen Padang 12 April 2025
Bola Indonesia 12 April 2026, 05:10
-
Efisiensi Kylian Mbappe Turun, Real Madrid Mulai Terganggu
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:56
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Dewa United 12 April 2026
Bola Indonesia 12 April 2026, 04:47
-
Real Madrid Lebih Solid Tanpa Mbappe?
Liga Spanyol 12 April 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR