
Bola.net - Indra Sjafri punya jabatan anyar. Pelatih berusia 56 tahun itu diangkat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) PSSI. Sederet tugas menumpuk pun telah menunggunya.
Indra Sjafri sempat dikabarkan berselisih dengan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Namun, Indra Sjafri telah membantahnya.
Posisi Dirtek PSSI merupakan pekerjaan baru bagi Indra Sjafri. Pria kelahiran Pesisir Selatan, Sumatra Barat, itu menggantikan Danurwindo yang digeser sebagai penasihat.
Diskusi dengan Danurwindo

Indra Sjafri mengaku akan mempelajari tugas sebagai Dirtek PSSI. Berkolaborasi dengan Danurwindo, mantan pelatih Bali United ini bakal membuat dan mempertahankan deretan program, termasuk memonitor Timnas Indonesia.
"Bismillah, minggu ini segera saya pelajari pekerjaan sebagai Dirtek PSSI dan berdiskusi dengan senior saya, Mas Danurwindo," ujar Indra Sjafri.
"Setelah itu, saya baru membuat perencanaan ke depan. Fokus saya nanti ada di Timnas Indonesia, edukasi pelatih, high performance unit, sepak bola usia dini, sepak bola di sekola, pengembangan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI, dan pemandu bakat," kata Indra Sjafri.
Tinggalkan Jabatan Asisten Pelatih Timnas

Merujuk dari pernyataan Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, nama Indra Sjafri tak lagi menghiasi staf kepelatihan Shin Tae-yong. Namun, pelatih asal Korea Selatan tersebut masih ditemani Nova Irianto, Alex Aldha Yudi, dan pelatih kiper Sahari Gultom.
Iriawan juga menghargai kinerja Danurwindo selama menjadi Direktur Teknik. Ia menilai mantan pelatih Persija Jakarta itu berkomitmen dan konsisten memajukan sepak bola Indonesia.
"Termasuk, dengan membidani Filosofi Sepak Bola Indonesia (Filanesia)," terang sang Ketum PSSI.
Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Aning Jati
Published: 18 Februari 2020
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Berselisih dengan Shin Tae-yong? Indra Sjafri: Itu Tidak Benar
- Pemain Muda Persebaya Terkejut dengan Panggilan Timnas Indonesia
- Nadeo Argawinata Menikmati Metode Kepelatihan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
- Timnas Indonesia Tidak Boleh Makan Gorengan
- Shin Tae-yong Terapkan Jam Malam di Timnas Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Perangi Pengaturan Skor, Sesmenpora Temui Satgas Anti Mafia Bola
Bola Indonesia 19 Februari 2020, 10:42
-
Tugas Menumpuk Indra Sjafri Setelah Menjabat Direktur Teknik PSSI
Tim Nasional 19 Februari 2020, 10:08
-
Berselisih dengan Shin Tae-yong? Indra Sjafri: Itu Tidak Benar
Tim Nasional 19 Februari 2020, 09:32
-
Resmi, PSSI Tunjuk Indra Sjafri Jadi Direktur Teknik
Bola Indonesia 18 Februari 2020, 23:05
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR