
Bola.net - Timnas Indonesia akan kembali melakukan uji coba, kali ini yang akan menjadi lawan adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), di lapangan UNY Yogyakarta, Rabu (09/5).
Asisten pelatih Timnas, Fabio Oliviera mengatakan, uji coba melawan UNY merupakan yang terakhir. Sebab, dipastikan tidak akan ada uji coba selanjutnya.
"Tim akan berangkat pada Jumat (11/5) menuju Palestina guna mengikuti turnamen, 13-23 Mei, mendatang. Waktunya sudah mepet. Rencananya, ada satu kali uji coba lagi lawan PSS Sleman. Tapi harus dibatalkan," ujar Fabio, kepada Bola.net.
Mengenai formasi yang akan digunakan nanti, Fabio mengaku semua keputusan berada di tangan pelatih kepala, Nil Maizar.
"Sampai saat ini, sudah ada gambaran formasi tim yang diberikan pelatih Nil Maizar. Namun, beliau masih ingin melihat kemampuan pemain hingga mendekati waktu pelaksanaan turnamen. Sebab, kami juga perlu melakukan evaluasi apakah selama pemusatan latihan kualitas pemain sudah maksimal atau belum," jelas Fabio.
Fabio tidak menargetkan apapun saat uji coba nanti. Dirinya hanya berharap, dalam turnamen di Palestina, Timnas Indonesia dapat memberikan hasil membanggakan. Pria asal Brasil tersebut juga menerangkan, jika tim PPSM Magelang lebih sulit ditaklukkan dibandingkan tim UNY.
"Meskipun saat uji coba dengan PPSM Magelang kita bisa meraih delapan gol, yang penting prosesnya. Dari pada menang 10-0, tapi mainnya tidak bagus kita juga tidak puas. Yang penting anak-anak besok main bagus," ujarnya.
Fabio mengaku untuk saat ini pemain yang akan dibawa ke Palestina baru 20 pemain dari 23 pemain yang direncanakan. (esa/end)
Asisten pelatih Timnas, Fabio Oliviera mengatakan, uji coba melawan UNY merupakan yang terakhir. Sebab, dipastikan tidak akan ada uji coba selanjutnya.
"Tim akan berangkat pada Jumat (11/5) menuju Palestina guna mengikuti turnamen, 13-23 Mei, mendatang. Waktunya sudah mepet. Rencananya, ada satu kali uji coba lagi lawan PSS Sleman. Tapi harus dibatalkan," ujar Fabio, kepada Bola.net.
Mengenai formasi yang akan digunakan nanti, Fabio mengaku semua keputusan berada di tangan pelatih kepala, Nil Maizar.
"Sampai saat ini, sudah ada gambaran formasi tim yang diberikan pelatih Nil Maizar. Namun, beliau masih ingin melihat kemampuan pemain hingga mendekati waktu pelaksanaan turnamen. Sebab, kami juga perlu melakukan evaluasi apakah selama pemusatan latihan kualitas pemain sudah maksimal atau belum," jelas Fabio.
Fabio tidak menargetkan apapun saat uji coba nanti. Dirinya hanya berharap, dalam turnamen di Palestina, Timnas Indonesia dapat memberikan hasil membanggakan. Pria asal Brasil tersebut juga menerangkan, jika tim PPSM Magelang lebih sulit ditaklukkan dibandingkan tim UNY.
"Meskipun saat uji coba dengan PPSM Magelang kita bisa meraih delapan gol, yang penting prosesnya. Dari pada menang 10-0, tapi mainnya tidak bagus kita juga tidak puas. Yang penting anak-anak besok main bagus," ujarnya.
Fabio mengaku untuk saat ini pemain yang akan dibawa ke Palestina baru 20 pemain dari 23 pemain yang direncanakan. (esa/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
UNY, Ujicoba Terakhir Timnas Sebelum ke Palestina
Tim Nasional 7 Mei 2012, 18:45
-
Tolak Bela Timnas, PSSI Terapkan Sanksi Moril Bagi Pemain
Tim Nasional 5 Mei 2012, 09:30
-
Timnas U-14 Tampil di Dua Ajang
Tim Nasional 2 Mei 2012, 05:15
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25




















KOMENTAR