
Bola.net - Malaysia menelan kekalahan pahit dari Timnas Indonesia dalam duel matchday terakhir Grup B Piala AFF 2020. Minggu (19/12/2021), Malaysia harus mengaku kalah dengan skor telak 1-4.
Kekalahan itu membuat Malaysia finis di peringkat ketiga klasemen akhir. Skuad berjulukan Harimau Malaya hanya mengoleksi enam poin dari empat laga. Rinciannya adalah dua kali menang dan dua kali kalah.
Tersingkir lebih dulu dari Piala AFF 2020 apalagi karena kalah dari Timnas Indonesia dipastikan membuat publik geram. Tan Cheng Hoe diminta untuk bertanggung jawab atas penampilan buruk Safawi Rasid dkk.
Menurut laporan Vocket FC, nasib pelatih Tan Cheng Hoe kini dalam bahaya. Meskipun masih punya kontrak sampai November 2022, namun Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) bakal melakukan evaluasi kinerja pelatih 53 tahun tersebut.
Tan Cheng Hoe diperkenalkan sebagai pelatih Malaysia pada 2017. Sejauh ini, Malaysia asuhan Tan Cheng Hoe meraih 20 kemenangan, empat kali imbang, dan 16 kali kalah pada semua ajang.
Minim Persiapan
Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, memaklumi hasil buruk yang diraih timnya di Piala AFF 2020. Menurut Tan Cheng Hoe, timnya tak punya persiapan matang seperti Timnas Indonesia dan Vietnam.
"Vietnam dan Timnas Indonesia memiliki persiapan yang bagus. Mereka memiliki pemusatan latihan yang bagus sehingga bisa mempersiapkan timnya," kata Tan Cheng Hoe.
"Sayangnya, kami tidak punya persiapan yang bagus. Sehingga kami harus mencari cara agar bisa bersaing di turnamen ini," ucap Tan Cheng Hoe.
Dua Penyebab
Tan Cheng Hoe juga menilai, ada dua penyebab dasar Malaysia harus mengakui kekalahan telak dari Timnas Indonesia. Penyebab-penyebab itu membuat Malaysia akhirnya harus tersingkir lebih dulu dari Piala AFF 2020.
"Para pemain kami bermain baik pada 15 menit pertama dan mencetak gol lebih dulu. Akan tetapi, saya rasa para pemain gagal menangani intensitas dan pressing dari Indonesia," kata Tan Cheng Hoe.
Selain itu, Tan Cheng Hoe juga menilai absennya Aidil Zafuan dan Shahrul Saad sangat berpengaruh di lini belakang Malaysia. Tan Cheng Hoe berharap Malaysia segera bangkit dan melupakan kekalahan memalukan dari Timnas Indonesia.
"Jelas absennya Aidil Zafuan dan Shahrul Saad memengaruhi stabilitas di sisi pertahanan. Secara keseluruhan kami sangat kecewa dengan kekalahan ini dan harus segera bangkit," ucap Tan Cheng Hoe.
Disadur dari: Bola.com (Zulfirdaus Harahap/Hendry Wibowo) 20 Desember 2021
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala AFF 2020: Pantang Terbuai! Ini Pujian Singapura untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 21 Desember 2021, 23:41
-
Performa Witan Sulaeman, Makin Matang untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2020
Tim Nasional 21 Desember 2021, 21:55
-
Piala AFF 2020: Akhirnya, Egy Maulana Vikri Sampai juga di Singapura
Tim Nasional 21 Desember 2021, 20:27
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR