
Bola.net - Manchester United mengalahkan FC Copenhagen setelah mendapat penalti dari wasit. Sebelum penalti, Setan Merah dibuat frustrasi oleh performa impresif kiper Karl-Johan Johnsson dengan 13 kali penyelamatannya.
Manchester United berjumpa Copenhagen pada babak perempat final Liga Europa, Selasa (11/8/2020) dini hari WIB. Sepanjang laga di Stadion RheinEnergie, United dibuat kesulitan mencetak gol karena pertahanan lawan yang rapat.
Pada menit ke-23, United mendapat penalti. Tetapi wasit menganulir hukuman itu setelah melihat tayangan ulang. Setelah itu, gol United dari Mason Greenwood pada akhir babak pertama juga dianulir.
Setelah imbang tanpa gol di waktu normal, United memastikan kemenangan dari penalti Bruno Fernandes di extra time. United menang dengan skor 1-0 dan lolos ke babak semifinal.
Performa Apik Karl-Johan Johnsson
Manchester United sejatinya tidak bermain buruk. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer mendapat banyak peluang mencetak gol sepanjang laga. Akan tetapi, mereka berjumpa tembok kokoh yang bernama Karl-Johan Johnsson.
Karl-Johan Johnsson seolah menjadi tembok beton di bawah gawang FC Copenhagen. Sebab, dia berulang kali melakukan penyelamatan. Squawka mencatat dia membuat 13 kali penyelamatan saat berjumpa United.
Ini adalah catatan penyelamatan paling banyak dalam satu laga di Liga Europa sejak 2016/2017 lalu.
Karl-Johan Johnsson tampil luar biasa. Pada menit 68 dan 69 misalnya, dia menyelamatkan gawang Copenhagen dari sepakan keras Bruno Fernandes dan Paul Pogba. Dia juga menggagalkan peluang Anthony Martial di akhir babak kedua.
Gawang Karl-Johan Johnsson baru bobol dari eksekusi penalti, itu pun dengan catatan dia mampu menebak arah tendangan Bruno Fernandes.
Karl-Johan Johnsson made 13 saves vs. Manchester United, not conceding from open play.
— Statman Dave (@StatmanDave) August 10, 2020
An unbelievable performance. 🧤 pic.twitter.com/4uh992qnqR
Siapa Karl-Johan Johnsson?
Sebelum laga melawan Manchester United, tidak banyak yang tahu siapa sosok Karl-Johan Johnsson. Dia memang tidak termasuk jajaran kiper papan atas Eropa. Bahkan, dia bukan pilihan utama di timnas Swedia. Sejauh ini, pada usia 30 tahun, dia baru punya tujuh caps di timnas.
Karl-Johan Johnsson juga belum pernah membela klub-klub dengan nama besar dalam karirnya.
Karl-Johan Johnsson membuka lembar karir sepak bolanya di akademi klub Halmastad pada 2005. Dia kemudian mendapat kesempatan promosi ke tim utama pada 2009, setelah mendapat debut satu tahun sebelumnya.
Empat musim membela Halmstad, Karl-Johan Johnsson kemudian pindah ke NEC. Dia pindah ke Belanda dan mencari peruntungan baru. Musim pertama berjalan buruk karena dia hanya menjadi cadangan. Di musim kedua, dia baru menjadi kiper inti.
Namun, karir Karl-Johan Johnsson di Belanda tidak berjalan lama. Pada 2014, dia pindah ke Randers FC, klub asal Denmark. Pada 2016, dia memilih pindah ke Prancis dengan membela Guingamp.
Guingam terdegradasi ke Ligue 2 pada musim 2018/2019 lalu. Setelah itu, dia memutuskan pindah ke FC Copenhagen. Pada musim pertamanya di Copenhagen, dia memainkan 29 laga dan membawa klubnya berada di posisi kedua klasemen akhir Superliga Denmark.
Pada musim 2019/2020, Karl-Johan Johnsson memainkan 43 laga di semua kompetisi dengan catatan 44 kali kebobolan dan 13 kali clansheet.
Sumber: Berbagai Sumber
Ingin tahu jadwal dan highlight pertandingan Liga Europa/Liga Champions lainnya? Klik di sini.
Baca Ini Juga:
- Julukan Baru Warganet untuk Manchester United Usai Kalahkan Copenhagen: Penalti FC
- Highlights Liga Europa: Manchester United 1-0 FC Copenhagen
- Solskjaer Jelaskan Alasan Mengapa Bruno Fernandes Mengubah Trik Penalti Khasnya
- Manchester United Kalahkan FC Copenhagen, Netizen: Bruno Penandes Lagi!
- Man of the Match Manchester United vs Copenhagen: Karl-Johan Johnsson
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Anthony Martial, Penyerang Rasa Mobil Ferrari
Liga Inggris 11 Agustus 2020, 21:00
-
Lain di Mulut dan Lain di Hati, Ternyata Dortmund Masih Ingin Jual Sancho ke MU
Bundesliga 11 Agustus 2020, 20:40
-
Manchester United Intip Peluang Dapatkan Kalidou Koulibaly
Liga Inggris 11 Agustus 2020, 20:20
-
Soal Jadon Sancho, MU Diminta Berkaca dari Kegagalan Transfer Erling Haaland
Bundesliga 11 Agustus 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brentford vs Sunderland 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:37
-
Manchester United Diprediksi Gagal Menang di Kandang Burnley
Liga Inggris 7 Januari 2026, 14:33
-
Real Madrid Tunggu Tawaran di Kisaran Rp195 Miliar untuk Beknya
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:27
-
Robert Lewandowski Masih Menunda Keputusan Masa Depannya di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:18
-
Barcelona vs Athletic Club: 3 Topik Penting jelang Semifinal Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 14:11
-
Calon Nomor Punggung Joao Cancelo di Barcelona
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 12:42
-
Dua Pemain Binaan Persija Tampil Gemilang, Siap Tantang Persib
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 12:27
-
Prediksi Everton vs Wolves 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 12:13
-
Pelatih Top Liga Prancis Ini Masuk Bursa Manajer Baru Manchester United
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:53
-
Prediksi Crystal Palace vs Aston Villa 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:43
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR