Bola.net - - Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso menyebut pertandingan antara Rossoneri melawan merupakan pertarungan antara filosofi miliknya dengan pengalaman segudang yang dimiliki Arsene Wenger.
Gattuso memang tak terlalu lama menjadi pelatih. Ia mengawali karirnya sebagai juru taktik mulai tahun 2013 lalu.
Ia kemudian menangani lima tim sebelum akhirnya menjadi pelatih utama di skuat utama Rossoneri. Selama lima tahun melatih, ia belum pernah meraih trofi apapun.
Sementara itu, Wenger adalah kebalikan dari Gattuso. Manajer asal Prancis itu sudah memulai karir kepelatihannya dari tahun 1984. Sejumlah trofi pun juga sudah dikoleksinya.
Gattuso akan berduel dengan Wenger pada pekan ini saat Milan menjamu Arsenal di leg pertama babak 16 besar Liga Europa. Jelang digelarnya laga itu, pelatih berusia 40 tahun ini pun sadar bahwa ia akan menghadapi sosok yang sangat kenyang pengalaman dan ia begitu respek kepadanya.
Arsene Wenger
"Ini bukan tantangan baginya, karena dalam hal ini, laga itu bukan sebuah kontes. Ia telah memenangkan banyak hal dalam karirnya, ia telah menangani klub yang sama selama 21-22 tahun. Jalan saya masih sangat panjang," ucapnya seperti dilansir Soccerway.
"Ini akan menjadi pertandingan yang menarik, dengan filosofi baru seperti milik saya melawan dirinya dan pengalamannya. Ia suka memainkan gaya yang didasarkan pada penguasaan bola secara mutlak," tutur Gattuso.
"Saya telah melalui banyak pertandingan seperti ini sebagai pemain, semuanya berbeda sekarang. Dibanding Wenger saya hanya seorang rookie (pemula), saya baru memulai dan ia sudah melatih selama 30 tahun," serunya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Satu Hal Yang Dikhawatirkan Rino Jelang Duel Lawan Arsenal
Liga Champions 7 Maret 2018, 23:32
-
Walau Sedang Limbung, Milan Enggan Remehkan Arsenal
Liga Eropa UEFA 7 Maret 2018, 22:52
-
Milan vs Arsenal, Filosofi Rookie vs Pengalaman
Liga Eropa UEFA 7 Maret 2018, 22:27
-
Sheva: Rino Kembalikan Identitas Milan
Liga Italia 7 Maret 2018, 20:29
-
Welbeck Ingin Skuat Arsenal Bersatu Padu
Liga Inggris 7 Maret 2018, 20:01
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR