Milan saat ini memang terancam tak bisa main di pentas Eropa musim depan. Sebab mereka sebelumnya terbukti melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) UEFA.
Bukti itu didapat setelah Badan Pengendali Keuangan Klub UEFA (CFCB) dikerahkan untuk menyelidiki kondisi keuangan Milan. CFCB kemudian menemukan bukti bahwa rossoneri telah melanggar aturan FFP, terutama di aspek keharusan untuk mencatatkan break even point (BEP).
Dengan demikian, Milan terpaksa harus absen pada kompetisi Eropa musim depan. Meskipun pada musim lalu mereka berhasil meraih tiket masuk ke Liga Europa. (foti/dim)
Perlawanan Milan

Hukuman ini tak diterima begitu saja oleh Milan. Mereka pun berusaha untuk bisa mengelak dari sanksi tersebut.
Marco Fassone pun sempat menegaskan keputusan UEFA itu tidak adil. Milan pun membawa kasus itu ke Pengadilan Arbitrase untuk olahraga.
"Keputusan ini dapat dimintakan banding ke Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga, sesuai dengan Pasal 34 (2) dari peraturan prosedural yang mengatur Badan Kontrol Keuangan UEFA Club, serta Pasal 62 dan 63 dari Statuta UEFA."
Terus bersiap untuk Eropa

Keputusan banding itu baru akan muncul sekitar pertengahan bulan Juli ini. Dan sementara menunggu hasilnya, Gattuso menegaskan anak-anak asuhnya semuanya terus mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk bermain di kompetisi Liga Europa 2018-19.
“Kami mempersiapkan diri dengan Eropa dalam pikiran kami," tegasnya seperti dilansir Football Italia.
"Hingga 19 Juli, ketika CAS membuat keputusan, kami harus berpikir tentang bermain Liga Europa," sambung Gattuso.
Berita Video

AC Milan dihadapi tiga opsi sanksi yang akan diterimanya dari UEFA terkait Financial Fair Play.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Punya Tiga Pilihan, Kalinic Belum Tentukan Pilihan
Liga Italia 10 Juli 2018, 20:49
-
Tak Putus Asa, Gattuso Tetap Persiapkan Milan Main di Eropa
Liga Eropa UEFA 10 Juli 2018, 19:23
-
Donnarumma atau Reina? Ini Sabda Gattuso
Liga Italia 10 Juli 2018, 18:52
-
Liga Italia 10 Juli 2018, 12:46

-
Soal Striker, Milan Akan Cari Pengganti yang Lebih Baik
Liga Italia 10 Juli 2018, 11:54
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR