
Bola.net - Jose Mourinho akan mempertaruhkan rekor Eropa sebagai pelatih paling 'wangi' di babak final saat AS Roma akan bersua Sevilla. Mou ingin mempersembahkan trofi kedua kalinya bagi Giallorossi setelah gelar UEFA Conference League musim lalu.
Roma akan menghadapi Sevilla pada babak final Liga Europa 2022/23. Duel panas kedua tim bakal berlangsung di Puskas Arena, Kamis (01/06/2023) dini hari WIB.
Pelatih berusia 60 tahun ini tidak pernah kalah di final Eropa dalam kariernya, lima kemenangan dari lima pertandingan selama dua dekade membuat Mourinho menjadi pelatih pertama yang mencapai final dengan empat klub berbeda.
"Pelatih yang lebih baik, pribadi yang lebih baik, DNA yang sama. DNA itu adalah motivasi, adalah kebahagiaan. Keinginan untuk momen-momen besar, dan ini adalah perasaan yang saya coba tularkan kepada para pemain," kata Mourinho.
Simak komentar lebih lanjut sang pelatih di bawah ini.
Berikan Segalanya
Mourinho telah menjadi pahlawan bagi para penggemar Roma setelah membawa tim meraih gelar juara Eropa untuk pertama kalinya musim lalu, sebuah kemenangan yang membuat pria asal Portugal ini meneteskan air mata.
Hubungan emosional yang mendalam telah terbangun antara sang pelatih dan para pendukung yang telah menunggu sejak 2008 untuk melihat tim mereka mengangkat trofi.
"Itu karena saya memberikan segalanya. Orang-orang tidak bodoh. Dalam kasus Roma, saya pikir ini lebih dari sekadar juara atau final Eropa.
"Saya pikir mereka merasa seperti saya mengenakan seragam itu dan saya berjuang untuk mereka setiap hari," jelasnya.
Cinta Roma
Sebagaimana diketahui, Mou pertama kali menjadi pelatih yang patut diperhitungkan pada tahun 2003 ketika membawa Porto menjuarai Piala UEFA, pendahulu Liga Europa, dan pada tahun berikutnya ia meraih gelar pertama dari dua gelar Liga Champions.
Dan 20 tahun kemudian, ia siap untuk menambah jumlah trofi Eropa yang diraihnya menjadi enam bersama Roma, yang merasakan kesuksesan di Liga Europa tahun lalu.
Ibukota Italia telah menjadi rumah yang membahagiakan bagi sang pelatih yang waktunya tampaknya telah berakhir setelah masa-masa yang tidak memuaskan di Tottenham.
"Mungkin orang berpikir Anda tidak bisa mencintai setiap klub. Ya, saya mencintai setiap klub. Saya mencintai setiap klub karena saya juga merasakan hal sebaliknya, mereka juga mencintai saya.
"Jadi dengan Roma, suatu hari nanti akan terasa sulit tetapi kami akan terhubung selamanya."
Fokus Babak Final
Kemudian, Giallorossi akan menghadapi pertandingan tersebut dengan kondisi yang goyah dan dibebani oleh masalah cedera yang terus menghantui mereka sepanjang musim.
Satu-satunya pertandingan yang dimenangkan oleh tim asuhan Mourinho dalam 10 pertandingan terakhir mereka adalah pertandingan kandang di babak perempat final dan semifinal melawan Feyenoord dan Bayer Leverkusen.
Lalu, masa depan Mourinho setelah musim ini berada dalam keraguan besar karena pertandingan lawan Sevilla bisa menjadi laga terakhirnya di Roma.
"Satu-satunya hal yang menjadi fokus saya adalah laga final. Saya tidak memikirkan masa depan saya atau hal lainnya. Segala sesuatu yang lain menjadi nomor dua ketika Anda harus bermain di final," ujarnya.
Sumber: AFP
Penulis: Yoga Radyan
Jadwal Final Liga Europa 2022/23
Pertandingan: Sevilla vs AS Roma
Lokasi: Puskas Arena, Budapest, Hungaria
Hari: Kamis, 1 Juni 2023
Kick-off: 02.00 WIB
Siaran langsung: SCTV
Live Streaming: Vidio
Baca Juga:
- Jadwal Final Liga Europa 2022/2023: Sevilla vs AS Roma
- Jadwal Final Liga Europa 2022/2023
- Fiorentina vs Roma: Giallorossi Lanjut Puasa, Juara Liga Europa Jalan Tersisa
- Liverpool Main di Liga Europa, Welcome to Liga Pocong, Fans MU Hepi, Masih Mending Ketimbang Chelsea
- 4 Penampilan Terakhir Liverpool di Liga Europa: Pernah Hampir Juara?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Fiorentina vs AS Roma: Jonathan Ikone
Liga Italia 28 Mei 2023, 01:26
-
Hasil Fiorentina vs AS Roma: Skor 2-1
Liga Italia 28 Mei 2023, 01:16
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR