
Bola.net - Timnas Brasil mulai memperhitungkan nama-nama yang layak untuk menjadi pelatih baru. Di antara sejumlah nama top, manajer Real Madrid Carlo Ancelotti dan manajer AS Roma Jose Mourinho jadi kandidatnya.
Brasil sendiri dikabarkan sudah berpisah dengan Tite tepat setelah tersingkirnya tim Samba dari Piala Dunia 2022. Brasil yang digadang-gadang jadi juara malah hanya bisa sampai perempat final.
Posisi pelatih Brasil pun kini sedang kosong. Sejumlah nama beken sedang dikaitkan dengan jabatan tersebut.
Walaupun mendambakan Ancelotti dan Mourinho, Brasil harus bergerak cepat. Sebab, dua sosok ini pun juga dirumorkan akan jadi pelatih timnas Portugal.
Sudah Dikontak

Laporan dari La Repubblica menyebutkan bahwa pihak Brasil telah menghubungi kedua kandidat untuk diminati kesediaannya menjadi pelatih timnas Brasil.
Kedua sosok ini belum menjawab. Kabarnya, Ancelotti dan Mourinho perlu waktu beberapa hari untuk memberikan jawaban.
Dua sosok pelatih bergelimang gelar itu memang telah lama dikaitkan untuk menangani tim nasional. Dengan gugurnya banyak tim besar di Piala Dunia 2022, rumor tersebut kembali hidup seperti sekarang.
Efek Domino di Madrid
Sementara itu, laporan yang sama menyebutkan bahwa Madrid dan Roma sudah legawa apabila Ancelotti dan Mourinho menerima tawaran tersebut.
Kemungkinan terjadi efek domino jika salah satu menerimanya juga sangat besar.
Seandainya Ancelotti menerima pinangan dari Brasil, maka posisi manajer di Madrid kosong. Menariknya, Madrid berencana untuk mendatangkan kembali Mourinho ke Santiago Bernabeu sebagai manajer pengganti.
Komentar Ancelotti

Di waktu yang terpisah, Ancelotti sempat menjelaskan situasi kontraknya saat ini dengan Madrid. Pria berusia 63 tahun itu masih punya kontrak sampai pertengahan tahun 2024.
Ancelotti sempat disinggung soal kemungkinannya berpindah tugas. Ia menjawab bahwa hal itu tidak mungkin terjadi, jika bukan Madrid yang menginginkannya.
“Apabila Real Madrid tidak mendepak saya sebelum 2024, maka saya akan tetap berada di sini sampai kontrak saya habis,” ucapnya kepada Marca.
Sumber: La Repubblica, Marca
Baca Juga:
- Pembagian Hadiah Peserta Piala Dunia 2022: Argentina Terbesar, Jerman Paling Ngenes
- Dinominasikan Sebagai Pengganti Tite di Timnas Brasil, Ini Respon Ancelotti
- Lagi, Roy Keane Serang Brasil Usai Argentina Juara Piala Dunia 2022
- Pele Ucapkan Selamat untuk Argentina dan Messi Usai Jadi Juara Piala Dunia 2022: Diego Pasti Terseny
- Bukan Argentina, Prancis Jadi Tim dengan Rating Tertinggi di Piala Dunia 2022
- Hasil Lengkap Fase Gugur dan Top Skor Piala Dunia 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pemain Muda Brasil yang Dibeli Mahal Real Madrid, Terbaru Endrick
Editorial 21 Desember 2022, 15:20
-
Carlo Ancelotti dan Jose Mourinho Masuk ke Dalam Kandidat Pelatih Timnas Brasil
Amerika Latin 21 Desember 2022, 15:14
-
Gosip Kylian Mbappe Tinggalkan PSG, 4 Klub Besar Rebutan!
Piala Dunia 21 Desember 2022, 05:00
-
Toni Kroos Dukung Mantan Pelatihnya di Real Madrid Jadi Pelatih Prancis
Liga Spanyol 20 Desember 2022, 13:50
-
Ancelotti Tak Yakin Ronaldo Bakal Main di Timur Tengah
Liga Spanyol 20 Desember 2022, 09:39
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
-
Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres Akhirnya Menjelma jadi Monster
Liga Inggris 23 Februari 2026, 13:49
-
Pecco Bagnaia Komentari Tim Pilihannya di MotoGP 2027, Ikuti Insting dan Pilih yang Terbaik
Otomotif 23 Februari 2026, 13:33
-
Tembus 964 Gol! Cristiano Ronaldo Kian Dekati 1.000, Catat Rekor Baru
Asia 23 Februari 2026, 13:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR