
Bola.net - Luis Suarez mengaku puas sekaligus kecewa usai Uruguay ditahan imbang Jepang dengan skor 2-2 pada laga kedua Grup C Copa America 2019, Jumat (21/6) pagi WIB. Dia merasa hasil itu mengecewakan, tetapi mengakui Jepang bermain apik.
Di luar dugaan, Jepang bermain luar biasa pada pertandingan tersebut. Status tim tamu tidak membuat mereka bermain setengah hati. Permainan Jepang justru membuat Uruguay kerepotan.
Terbukti Jepang dua kali unggul terlebih dahulu. Mereka unggul 1-0 lewat gol Koji Miyoshi di menit ke-25, lalu Suarez menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti di menit ke-32. Di babak kedua, Miyoshi kembali membawa Jepang unggul 2-1, sebelum Jose Gimenez menyamakan kedudukan jadi 2-2.
Hasil itu menahan langkah Uruguay ke putaran berikutnya. Mereka tetap memuncaki klasemen sementara Grup C dengan 4 poin dari dua pertandingan.
"Kami harus memperbaiki kesalahan kami dan memuji hal-hal yang positif. Kami tim yang lebih banyak menciptakan peluang, karena itulah kami menutup laga ini dengan perasaan puas sekaligus kecewa," buka Suarez dikutip dari Goal internasional.
"Kami memainkan pertandingan baik secara umum, tetapi kami menghadapi konsekuensi pada turnamen seperti ini. Ketika anda membuat dua kesalahan dan lawan mencetak dua gol, anda harus lebih berhati-hati."
Baca ulasan seelngkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Berbahaya
Pada laga pertama lalu, Jepang takluk 0-4 dari Chile. Suarez tahu kekalahan itu tidak menggambarkan kekuatan Jepang yang sebenarnya, dan karena itulah dia yakin Uruguay harus memberikan yang terbaik.
"Kami sudah tahu bahwa performa Jepang melawan Chile bukan gambaran yang sebenarnya. Mereka cepat, mereka punya banyak pemain berkualitas, mereka menekan kami dan mereka memaksa kami bermain buruk," tutupnya.
Uruguay bakal menghadapi Chile pada Senin pekan depan. Laga tersebut diduga bakal jadi penentu tim yang memuncaki grup C untuk melangkah ke perempat final.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sederet Statistik Menarik dari Tertahannya Uruguay oleh Jepang
Amerika Latin 21 Juni 2019, 14:05
-
Uruguay vs Tim-tim Asia, Tetap Kebal di Tanah Netral
Amerika Latin 21 Juni 2019, 10:53
-
Luis Suarez Tunggu Neymar di Barcelona
Liga Spanyol 18 Juni 2019, 16:40
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


















KOMENTAR