Bola.net - Menyebut Ronaldo, maka Bolaneters pasti akan langsung tertuju pada sosok Cristiano Ronaldo. Namun, jauh sebelum Ronaldo asal Portugal itu, ada Ronaldo Nazario yang lebih dulu bersinar.
Ronaldo Nazario pernah membela sejumlah klub papan atas sepanjang karirnya. Pemain asal Brasil bakal dikenang sebagai salah satu penyerang tengah terbaik di dunia. Karirnya terhambat karena cedera parah.
Ronaldo pernah bermain untuk Inter Milan, begitu juga AC Milan. Ronaldo juga menjadi bagian dari proyek Los Galacticos di Real Madrid antara 2002 hingga 2007. Ronaldo juga pernah bermain di Barcelona.
Namun, salah satu momen epik yang dijalani Ronaldo adalah Piala Dunia 2002. Bukan hanya sukses membawa Brasik menjadi juara, tetapi Ronaldo tampil begitu ikonik dengan gaya rambut kuncungnya.
Simak fakta-fakta menarik tentang Ronaldo 'Kuncung' Nazario di bawah ini ya Bolaneters.
Pernah Menjadi Pemain Termahal di Dunia

Pada 1996, Ronaldo pindah menuju Barcelona setelah tampil memukau bersama PSV Eindhoven. Saat itu, Los Cules harus membayar 15 juta euro untuk mendapatkan jasa penyerang muda asal Brasi.
Ronaldo, dengan harga 15 juta euro, menjadi pemain paling mahal pada tahun tersebut. Ronaldo juga menjadi pemain dengan bayaran yang sangat mahal: 2,5 juta euro per musim. Ronaldo berada di level atas sepak bola saat usianya sangat muda.
Peraih Ballon d'Or Paling Muda

Ronaldo tampil sangat bagus bersama Barcelona. Pada musim pertamanya, dia mampu mencetak 47 gol dari 19 laga yang dimainkan. Ronaldo membantu Barcelona meraih gelar Liga Europa, Copa del Rey dan Piala Super Spanyol.
Ketika berusia 21 tahun, Ronaldo memenangkan gelar pemain terbaik FIFA tahun dan hadiah Ballon d'Or pada tahun 1997. Ronaldo meraih gelar itu pada usia 21 tahun. Sebuah rekor yang belum dipecahkan hingga ini.
Rekor meskipun semuanya tetap solid seperti Michael Owen, pada saat itu di Liverpool mendekati untuk memecahkan rekor itu ketika ia memenangkan Ballon d'Or pada tahun 2001.
Lionel Messi meraih Ballon d'Or pertamanya pada usia 22 tahun.
Juara Piala Dunia pada Usia 17 Tahun

Ronaldo sudah masuk skuad timnas Brasil sejak usia yang sangat muda. Pada Piala Dunia 1994, Ronaldo menjadi pemain paling muda di skuad Brasil. Usianya baru 17 tahun. Brasil kemudian sukses menjadi juara Piala Dunia 1994.
Ronaldo memakai nomor punggung 20 saat itu. Namun, pelatih Carlos Alberto Parreira tak sekalipun memberi kesempatan bermain untuk Ronaldo. Kabarnya, Ronaldo sengaja tidak dimainkan agar rekor Pele sebagai pemain termuda yang meraih juara Piala Dunia tidak dipecahkan Ronaldo.
Pada Piala Dunia 1998, Ronaldo menjadi sorotan karena sakit 'misterius' jelang laga final. Brasil pun gagal menjadi juara.
Tak Pernah Juara Liga Champions

Ronaldo meraih banyak gelar juara di level klub, sama seperti ketika bermain untuk timnas Brasil. Akan tetapi, ada satu gelar penting yang tidak mampu diraih Il Phenomeno yakni juara Liga Champions.
Ronaldo dua kali menjadi juara UEFA Cup [kini Liga Europa] bersama Inter Milan dan Barcelona. Namun, tidak ada gelar juara Liga Champions yang pernah diraihnya. Bahkan ketika bermain di Real Madrid.
Ronaldo memberikan gelar La Liga untuk Real Madrid pada musim 2002/2003.
Memulai Karir dengan Nama Ronaldinho

Ronaldo pernah memakai nama Ronaldinho pada awal karirnya. Jika kini Ronaldinho identik dengan sosok Ronaldo de Assis Moreira, maka dulu nama Ronaldinho menjadi milik Ronaldo Nazario.
Ronaldo memakai nama Ronaldinho pada Piala Dunia 1994. Saat itu, nama Ronaldinho yang satunya belum cukup terkenal dan belum menembus tim utama timnas Brasil.
Ronaldo akhirnya menanggalkan nama Ronaldinho pada 1999. Saat itu, Ronaldinho [yang rambutnya panjang] muncul dan dipanggil ke timnas Brasil. Ronaldo kemudian memakai nama aslinya dan membuat nama tersebut begitu ikonik.
Jagoan Main Poker

Selain handal sebagai pemain sepak bola, Ronaldo juga punya skill lain di luar lapangan. Ronaldo dikenal sebagai pemain poker dengan level yang handal. Dia pernah menekuni dunia poker usai pensiun sebagai pemain sepak bola.
Pada tahun 2014, Ronaldo memainkan permainan poker untuk amal melawan petenis jenius Rafael Nadal.
Sumber: Sportmob
Baca Ini Juga:
- Mohamed Salah Musim 2016/2017: Sinar 'Maradona Berjenggot' untuk AS Roma
- Suporter Chelsea Ini Ungkap Alasan Kenapa Lampard Lebih Baik dari Gerrard
- Sukses Atau Gagal? Ini Rapor Para Pemain Inggris yang Pernah Gabung Real Madrid
- Kangen Sepak Bola? 5 Film Dokumenter Ini Mungkin Bisa jadi Obatnya
- Mengaku Fans Sejati Manchester United, Tahu 5 Top Skor Sepanjang Masa Klub?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sergio Ramos dan Momen-Momen Edan di Sepanjang Karirnya di Lapangan Hijau
Liga Spanyol 30 Maret 2020, 23:25
-
Mengenang Momen Ketika Real Madrid Memainkan Laga Enam Menit Vs Sociedad
Liga Spanyol 30 Maret 2020, 22:53
-
Barcelona dan Real Madrid Berebut The New Kaka
Liga Spanyol 30 Maret 2020, 18:21
-
Lautaro Martinez Hanya Akan Tinggalkan Inter Milan Demi Barcelona
Liga Italia 30 Maret 2020, 17:02
LATEST UPDATE
-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR