Bola.net - Wabah virus Corona menyebabkan berbagai liga top dunia terpaksa ditunda. Fans sepak bola di seluruh penjuru dunia pun kini merasa hampa karena tidak bisa menyaksikan aksi seru dari lapangan hijau.
Penggemar pasti merindukan laga akhir pekan di Premier League, Serie A, La Liga, dan Bundesliga. Belum lagi pertandingan di Liga Champions yang baru mencapai babak 16 besar.
Dua event antar negara pada musim panas 2020 juga mengalami penundaan. Piala Eropa dan Copa America terpaksa digelar musim depan atau di tahun ganjil 2021.
Masih belum jelas kapan kompetisi-kompetisi ini akan dimulai kembali. Kita masih perlu bersabar dan berdoa supaya pandemi virus corona segera usai.
Para penggemar pun bisa menonton sejumlah film dokumenter sepak bola untuk mengobati rasa kangen. Berikut lima flim dokumenter sepak bola yang pas untuk ditonton selama kompetisi ditunda dilansir dari Worldsoccertalk, Sabtu (28/3/2020).
The Two Escobar

The Two Escobars merupakan bagian dari seri 30 for 30 ESPN. Film dokumenter ini mengisahkan tentang Pablo Escobar dan Andres Escobars. Pablo merupakan gembong narkoba sementara Andres adalah pemain internasional Kolombia.
Adegan epik dari flim ini adalah saat Andres melakukan gol bunuh diri saat Kolombia melawan Amerika Serikat pada Piala Dunia 1994. Film ini juga memberitahu bahwa olahraga, kejahatan, dan politik berjalan beriringan.
Hillsborough

Hillsborough juga bagian dari seri 30 for 30 ESPN. Film ini mengisahkan peristiwa 15 April 1989 yang menewaskan 96 pendukung Liverpool.
Film ini juga mengisahkan tentang kesaksian para keluarga korban mencari keadilan atas kejadian tersebut.
Zidane A 21 Century Portrait

Zidane A 21 Century Portrait adalah flim biografi Zinedine Zidane. Film ini berfokus pada laga Real Madrid vs Villareal pada 23 April 2004
Setelah tampil memukau di lapangan selama 90 menit, Zidane mendapat kartu merah karena perkelahian massal.
Take Pass The Ball

Take Pass The Ball merupakan film dokumenter Barcelona di era Pep Guardiola. Saat itu Barca sukses meraih treble winner di musim debut kepelatihan Guardiola.
Film ini juga menyuguhkan persaingan Guardiola dan Jose Mourinho saat itu.
George Best: All By Himself

George Best merupakan talenta hebat Manchester United. Sayang karier luar biasa di sepak bola hancur karena alkoholisme.
Film ini juga mampu mengulik sisi sentivitas fans ketika menontonnya.
Sumber asli: Worldsoccertalk
Disadur dari: Bola.com/Penulis Hanif Sri Yulianto/Editor Gregah Nurikhsani
Publshed: 28 Maret 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kangen Sepak Bola? 5 Film Dokumenter Ini Mungkin Bisa jadi Obatnya
Bolatainment 29 Maret 2020, 16:50
-
10 Momen Rivalitas Guardiola-Mourinho: Kawan Jadi Lawan
Liga Champions 29 Maret 2020, 15:00
-
Josep Guardiola Belum Menyerah Boyong Leonardo Bonucci ke Manchester City
Liga Inggris 27 Maret 2020, 09:55
LATEST UPDATE
-
Resmi! Arsenal Datangkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:26
-
Mengungkap Misteri Menghilangnya Mason Mount dari Skuad MU
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 22:05
-
Bursa Transfer Sedikit Lagi Tutup, Wayne Rooney Minta MU Angkut Pemain Arsenal Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 21:00
-
Fabio Capello Sebut Inter Milan Tak Punya Rival di Serie A
Liga Italia 21 Agustus 2026, 21:00
-
Manchester United Diprediksi Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Hull City
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:45
-
Manchester City Masih Minati Enzo Fernandez, Chelsea Tak Bergeming!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:30
-
Arsenal Tutup Pintu untuk Real Madrid, Martin Zubimendi Tak Akan Dijual
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:24
-
Yan Diomande: Saya Terbebani Label Harga di Madrid? Ngapain!
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 20:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





















KOMENTAR