
Bola.net - Pelatih Timnas Malaysia U-19, Hassan Sazali, tidak bisa menahan air mata ketika menghadapi media usai menuntun timya menjuarai Piala AFF U-19. Kesuksesan pelatih Hassan memang patut diacungi jempol.
Timnas Malaysia U-19 tiba di negaranya pada Sabtu (16/7/2022). Pasukan Hassan Sazali mendapatkan sambutan meriah dari suporter dan awak media yang datang ke Bandara Internasional Kuala Lumpur.
Pelatih Hassan Sazali tanpa kelelahan langsung meladeni permintaan wawancara dari awak media. Suasana gembira akhirnya berubah menjadi haru ketika Hassan Sazali menjawab pertanyaan dari wartawan.
"Pada awal turnamen, banyak pihak yang menyebut coach bukan sosok yang tepat untuk Timnas Malaysia U-19, ada keraguan. Akan tetapi, coach bisa membuktikan dengan pencapaian ini. Apakah coach ada kepuasan sendiri dengan pencapaian ini?" tanya seorang awak media.
Berlinang Air Mata
Hassan Sazali yang awalnya menjawab dengan mantap akhirnya sempat terdiam. Air mata pelatih Timnas Malaysia U-19 itu kemudian tumpah dan sesekali dia menyekanya sambil menjawab pertanyaan.
"Alhamdulillah dengan kerja sama dari semua pihak terutama dari pemain dan juga federasi, yang telah memberikan kepercayan pada saya," ucap Hassan Sazali.
"Membimbing skuad U-19 ini menjadi pembuktian buat saya. Kita juga tidak kekurangan bakat untuk memimpin pemain ke level kejayaan," ujar Hassan Sazali sembari terbata-bata.
Jadi Juara

Gelar juara Piala AFF U-19 2022 diraih oleh Malaysia. Pada laga final yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Jumat (15/7/2022), Malaysia berhasil mengalahkan Laos dengan skor 2-0.
Gol kemenangan Malaysia dibukukan oleh Faiz Amer (13') dan Aliff Izwan (76'). Gelar Piala AFF U-19 2022 menjadi yang kedua diraih Malaysia sepanjang sejarah.
Malaysia sebelumnya pernah meraih gelar Piala AFF U-19 pada 2018. Ketika itu, Malaysia menjadi juara usai mengalahkan Myanmar dengan skor 4-3 pada turnamen yang juga digelar di Indonesia.
Memberi Berkah
Bagi Hassan Sazali, Piala AFF U-19 2022 bukan pertama kalinya dia merasakan juara di Indonesia. Dia ternyata pernah membantu Timnas Malaysia U-23 menjuarai SEA Games 2011 di Indonesia.
Ketika itu, Hassan Sazali menjadi asisten pelatih Ong Kim Swee. Hassan bersyukur bisa kembali angkat trofi di Indonesia.
"Bukan hanya di Piala AFF U-19, akan tetapi saya juga menikmati kejayaan di Malaysia U-23 pada SEA Games 2011. Ketika itu kami juara bersama pelatih Datuk Ong Kim Swee," kenang Hassan Sazali.
Pilih Merendah
Hassan Sazali juga merendah setelah membantu timnya menjuarai Piala AFF U-19 2022. Menurut Hassan Sazali, persiapan timnya jauh tertinggal dari yang dimiliki Timnas Indonesia U-19.
Penilaian itu diungkapkan Hassan Sazali saat membandingkan persiapan Malaysia dengan Timnas Indonesia U-19. Menurutnya, persiapan Timnas U-19 lebih baik dan terstruktur karena sampai mengikuti turnamen Toulon Cup 2022 di Prancis.
"Timnas Indonesia U-19 memiliki persiapan yang rapi. Kalau saya bandingkan dengan persiapan tim kami, saya rasa Indonesia lebih unggul karena telah menjelajah Eropa," kata Hassan Sazali.
Disadur dari: Bola.com (Zulfirdaus Harahap/Benediktus Gerendo Pradigdo), 19 Juli 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Malaysia Juara Piala AFF U-19 2022, Kisah Pelatih yang Pernah Diremehkan
Asia 19 Juli 2022, 14:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
-
Kekuatan Belgia Memang di Atas Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 15:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR