
Seperti pertandingan sebelumnya, tuan rumah mengawali babak pertama dengan lambat sehingga Mat Ryan harus bereaksi untuk mengamankan gawang dari tembakan jarak jauh Raed Saleh. Butuh 20 menit bagi Australia untuk menemukan ritme dan setelah itu, otomatis Australia berada di atas angin.
Gawang Ali Al Habsi digempur tiga gol sepanjang 45 menit pertama. Di awali Matt McKay yang dengan mudahnya meneruskan sundulan Trent Sainsbury dari skema tendangan sudut di menit 27.
Tiga menit kemudian, Robbie Kruse bekerja sama dengan Massimo Luongo untuk menembus pertahanan Oman dan menyelesaikan kombinasi tersebut dengan tendangan rendah. Gol ketiga dicetak Mark Milligan setelah wasit asal Jepang, Ryuji Sato menunjuk titik putih di menit ketiga injury time. Babak pertama usai dengan skor 3-0 bagi Australia.
Walaupun pelatih Ange Postecoglou menarik keluar Tim Cahill dan Rafael Luongo pada babak kedua, intensitas Australia masih tetap terjaga. Suporter tuan rumah kembali bersorak di menit 70 setelah crossing Matthew Leckie dari sayap kanan berhasil diteruskan Tomi Juric.
Mungkin ceritanya akan berbeda bila Al Habsi tidak bermain. Pasalnya, kiper Wigan Athletic itu melakukan dua penyelamatan beruntun dengan menghalau peluang Milligan dan Juric dari jarak dekat sebelum akhirnya peluit panjang dibunyikan.
Dengan keunggulan selisih gol, Australia kembali ke puncak klasemen grup A dengan enam poin, jumlah poin yang sama juga dimiliki Korea Selatan. [initial]
Serunya Piala Asia 2015
- Piala Asia 2015: Skuat Timpang, Korea Selatan Menang Tipis
- Highlights Piala Asia 2015: Kuwait 0-1 Korea Selatan
- Kiper Timnas Tiongkok Tepis Penalti Berkat Bantuan Ballboy
- Piala Asia 2015: Yordania 10 Pemain, Irak Menang Tipis
- Piala Asia 2015: Jepang Menang Mudah Atas Palestina
- Highlights Piala Asia 2015: Jepang 4-0 Palestina
- Highlights Piala Asia 2015: Yordania 0-1 Irak
- Piala Asia 2015: Iran Menang Lewat Dua Tendangan Sudut
- Highlights Piala Asia 2015: Iran 2-0 Bahrain
- Piala Asia 2015: Qatar Terkapar di Pertandingan Pertama
- Highlights Piala Asia 2015: UEA 4-1 Qatar
- Piala Asia 2015: Start Bagus Australia
- Highlights Piala Asia 2015: Australia 4-1 Kuwait
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Asia 2015: Habisi Oman, Australia ke Perempat Final
Asia 13 Januari 2015, 18:23
-
Piala Asia 2015: Skuat Timpang, Korea Selatan Menang Tipis
Asia 13 Januari 2015, 16:20
-
Piala Asia 2015: Yordania 10 Pemain, Irak Menang Tipis
Asia 12 Januari 2015, 18:21
-
Piala Asia 2015: Jepang Menang Mudah Atas Palestina
Asia 12 Januari 2015, 16:16
-
Review: Trio Penyerang Barca Tumpas Atletico di Camp Nou
Liga Spanyol 12 Januari 2015, 05:01
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR