
Bola.net - Dell Aspac Jakarta akhirnya memastikan diri merebut tiket puncak Speedy NBL Indonesia 2012-2013 Championship Series, menyusul kemenangan atas Garuda Kukar Bandung dalam laga semifinal kedua di GOR UNY Jogjakarta, Jumat (24/5).
Aspac bakal bersua Pelita Jaya Energi-MP Jakarta dalam Grand Final yang dilangsungkan Minggu (26/5). Laga puncak ini menurut rencana akan disiarkan secara live oleh TVRI mulai pukul 20.00 WIB.
Tiket lolos itu tidak didapat dengan mudah. Garuda melakukan perlawanan sampai menit-menit akhir. Aspac memulai kuarter pertama dengan meyakinkan. Unggul 5-0 di menit-menit awal, Aspac menutup kuarter pertama dengan skor 14-6. Pertahanan ketat Aspac memaksa Garuda hanya mampu melepaskan 10 tembakan, sementara Aspac 20.
Garuda mulai memberi perlawanan di kuarter kedua. Dua rookie Garuda, Surliyadin dan Diftha Pratama menyulitkan pertahanan Aspac. Kedua pemain tersebut masing-masing mencetak lima poin untuk menjaga raihan Garuda. Aspac masih unggul 28-21.
Tembakan tiga angka dari Diftha akhirnya membawa Garuda unggul untuk pertama kali 32-31. Namun kondisi ini tidak bertahan lama, Andakara Prastawa Dhyaksa segera membalas, dan kejar-mengejar angkapun dimulai.
Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga kedudukan 51-50. Garuda unggul satu angka. Sebuah tembakan dua angka dari Christ Gideon langsung dibalas tembakan tiga angka oleh Xaverius Prawiro, dan langsung membawa laga ke kedudukan 53 sama.
Tembakan tiga angka yang kembali dilepaskan oleh Xaverius akhirnya menjadi momentum kebangkitan Aspac. Xaverius dan kawan-kawan tak lagi terkejar. Xaverius sendiri mencetak 15 poin, satu poin di bawah Prastawa yang menjadi pencetak angka terbanyak.
”Anak-anak langsung pegang kendali permainan sejak kuarter awal. Berbeda dengan game sebelumnya, kali ini anak-anak bisa melepas tekanan. Itulah yang mengantarkan kemenangan kami,” ujar Rastafari Horongbala, head coach Aspac.
Surliyadin dan Diftha menjadi pencetak angka terbanyak Garuda, masing-masing dengan 12 poin. Garuda akan menghadapi Stadium Jakarta pada laga perebutan tempat ketiga yang juga berlangsung Minggu (26/5).
”Konsentrasi anak-anak pecah, sehingga tidak menjalankan strategi dengan baik. Namun saya salut dengan perjuangan anak-anak, terutama setelah half time. Buktinya, kami mampu menyusul dan menempel ketat lawan,” ujar A.F. Rinaldo, head coach Garuda. (nbl/kny)
Aspac bakal bersua Pelita Jaya Energi-MP Jakarta dalam Grand Final yang dilangsungkan Minggu (26/5). Laga puncak ini menurut rencana akan disiarkan secara live oleh TVRI mulai pukul 20.00 WIB.
Tiket lolos itu tidak didapat dengan mudah. Garuda melakukan perlawanan sampai menit-menit akhir. Aspac memulai kuarter pertama dengan meyakinkan. Unggul 5-0 di menit-menit awal, Aspac menutup kuarter pertama dengan skor 14-6. Pertahanan ketat Aspac memaksa Garuda hanya mampu melepaskan 10 tembakan, sementara Aspac 20.
Garuda mulai memberi perlawanan di kuarter kedua. Dua rookie Garuda, Surliyadin dan Diftha Pratama menyulitkan pertahanan Aspac. Kedua pemain tersebut masing-masing mencetak lima poin untuk menjaga raihan Garuda. Aspac masih unggul 28-21.
Tembakan tiga angka dari Diftha akhirnya membawa Garuda unggul untuk pertama kali 32-31. Namun kondisi ini tidak bertahan lama, Andakara Prastawa Dhyaksa segera membalas, dan kejar-mengejar angkapun dimulai.
Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga kedudukan 51-50. Garuda unggul satu angka. Sebuah tembakan dua angka dari Christ Gideon langsung dibalas tembakan tiga angka oleh Xaverius Prawiro, dan langsung membawa laga ke kedudukan 53 sama.
Tembakan tiga angka yang kembali dilepaskan oleh Xaverius akhirnya menjadi momentum kebangkitan Aspac. Xaverius dan kawan-kawan tak lagi terkejar. Xaverius sendiri mencetak 15 poin, satu poin di bawah Prastawa yang menjadi pencetak angka terbanyak.
”Anak-anak langsung pegang kendali permainan sejak kuarter awal. Berbeda dengan game sebelumnya, kali ini anak-anak bisa melepas tekanan. Itulah yang mengantarkan kemenangan kami,” ujar Rastafari Horongbala, head coach Aspac.
Surliyadin dan Diftha menjadi pencetak angka terbanyak Garuda, masing-masing dengan 12 poin. Garuda akan menghadapi Stadium Jakarta pada laga perebutan tempat ketiga yang juga berlangsung Minggu (26/5).
”Konsentrasi anak-anak pecah, sehingga tidak menjalankan strategi dengan baik. Namun saya salut dengan perjuangan anak-anak, terutama setelah half time. Buktinya, kami mampu menyusul dan menempel ketat lawan,” ujar A.F. Rinaldo, head coach Garuda. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aspac Tantang Pelita Jaya di Final NBL Indonesia
Basket 24 Mei 2013, 21:15
-
Dimas Aryo, Pemain Ke-12 Tembus 1000 Poin di NBL
Basket 24 Mei 2013, 17:30
-
Sikat Sahabat Semarang, Fever Lolos ke Final WNBL
Basket 22 Mei 2013, 20:45
-
Dibekuk Stadium, Satria Muda Tersingkir
Basket 21 Mei 2013, 23:55
-
Laga Do or Die, CLS Knights Bekuk Bimasakti
Basket 19 Mei 2013, 22:40
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR