Ini adalah pencapaian terbaik bagi Stadium sejak era NBL Indonesia. Setelah dua musim sebelumnya, Merio Ferdiansyah dkk selalu gagal menembus Empat Besar. Pada semifinal yang dijadwalkan Kamis lusa (23/5), Stadium bakal berhadapan dengan Pelita Jaya Energi-MP Jakarta.
Sebaliknya, bagi Satria Muda ini adalah hasil terburuk mereka setelah dua musim sebelumnya berhasil keluar sebagai champion. Seiring tersingkirnya Satria Muda, liga basket kasta tertinggi di tanah air ini bakal melahirkan juara baru.
Satria Muda yang tampil tanpa point guard andalan Faisal J. Achmad memercayakan kendali serangan kepada Arki Dikania Wisnu. Naluri Arki yang lebih sebagai pencetak angka dibanding pembagi bola membuat serangan-serangan Satria Muda tidak terlalu mengalir. Arki melepaskan dua kali tembakan di kuarter pertama yang keduanya gagal.
Tertinggal 19-15 di kuarter pertama, Stadium menjaga keunggulan dengan sangat baik. Combo guard Merio Ferdiansyah menjadi ujung tombak Stadium hingga kuarter kedua. Kerap mendapat penjagaan dari big man, Merio beberapa kali berani melakukan penetrasi. Namun kuarter kedua juga menjadi momentum kebangkitan Satria Muda. Arki dan Firdaus J. Achmad membawa timnya menempel ketat setiap raihan poin Stadium. Stadium hanya unggul 36-34 di akhir kuarter kedua.
Momentum Satria Muda untuk mengejar di kuarter ketiga patah oleh Arki yang sudah mendapatkan empat kali foul di awal kuarter ketiga. Satria Muda tumpul tanpa Arki.
Memasuki kuarter terakhir, Stadium yang unggul 49-44 mendapat perlawanan keras dari Satria Muda. Ruslan dan Yan Steven Pattikawa, dua big man Stadium harus keluar karena akumulasi lima foul. Beruntung, Tri Wicaksono bermain sangat gemilang dengan mengumpulkan poin-poin penting.
Dengan total 16 poin, Merio menjadi pengumpul angka terbanyak bagi Stadium. Indra Budianto menyusul dengan 15 poin, dan Tri Wicaksono meraih double-double dengan 12 poin dan 10 rebound.
”Terus terang, kami termotivasi oleh sukses yang dicatatkan Garuda (Kukar Bandung). Kalau mereka bisa seperti itu, kenapa kami tidak bisa juga?” tegas Yoesron Fadlilah, asisten pelatih Stadium.
Sementara itu, Satria Muda harus angkat koper dari Championship Series. ”Harus saya akui, Stadium jauh lebih baik dari kami. Eksekusi mereka bagus, dan bermain secara kolektif. Mereka pantas masuk semifinal,” ujar Octaviarro Romely Tamtelahitu, head coach Satria Muda.
Menurut pelatih yang akrab disapa Ocky ini, kegagalan Satria Muda menjaga tradisi juara disebabkan banyak faktor. Selain komposisi tim yang masih didominasi pemain muda, sepanjang musim ini Satria Muda sering diganggu cedera. ”Secara pribadi saya meminta maaf kepada para fans. Kegagalan ini karena salah saya,” tutup Ocky. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dibekuk Stadium, Satria Muda Tersingkir
Basket 21 Mei 2013, 23:55
-
Laga Do or Die, CLS Knights Bekuk Bimasakti
Basket 19 Mei 2013, 22:40
-
Febri Tembus 1000 Poin di NBL Indonesia
Basket 19 Mei 2013, 22:30
-
Pelita Jaya Bungkus Kemenangan atas Hangtuah
Basket 19 Mei 2013, 14:22
-
Tak Berdaya, CLS Knights Tumbang di Tangan Garuda
Basket 19 Mei 2013, 14:15
LATEST UPDATE
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR