Bola.net - CLS Knights menahbiskan diri sebagai penguasa Surabaya. Itu menyusul kemenangan yang dipetik Dimaz Muharri dkk dalam derby Surabaya di DBL Arena, Selasa (23/4). CLS Knights unggul 77-57 atas Pacific Caesar dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia 2012-2013 Seri VI.
CLS Knights yang memiliki materi pemain dan peringkat yang lebih baik tidak menemukan kesulitan berarti untuk memetik kemenangan. Konsistensi pertahanan CLS Knights yang lebih baik membuat usaha-usaha Gege Nagata maupun Airlangga Sabara tidak mampu membawa Pacific berjalan jauh.
Pada sisi lain, CLS Knights dengan kecepatan para guard dan konsistensi big man mampu melaju unggul 43-29 hingga kuarter kedua. Wisnu Budhidarma dan Herman menjadi tandem yang sangat kontributif.
Setelah sempat ’diparkir’ pada dua laga sebelumnya, Wisnu mendapat kesempatan bermain. Kepercayaan itu dijawab Wisnu dengan tampil sebagai pendulang angka terbanyak bagi timnya. Wisnu berkontribusi 12 poin. Febri Utomo dan Wijaya Saputra menyusul dengan masing-masing menyumbang 10 poin.
Dalam laga ini Coach Dong (sapaan Eduard Santos Vergeire, head coach CLS Knights) sengaja melakukan rotasi. Andrie Ekayana, Dwi Haryoko, dan Jeffry diistirahatkan. ”Penting bagi kami untuk melakukan rotasi. Sebagai persiapan menghadapi game selanjutnya,” papar Mari Visrael Ramos Valencia, asisten pelatih CLS Knights.
Pacific yang masih tetap mengandalkan Gege Nagata dan Airlangga akhirnya kesulitan mengembangkan permainan. Pemain-pemain Pacific yang lain tidak mampu memberikan kontribusi yang serupa. Walau demikian, Gege dan Airlangga tetap menjadi pemain yang paling menyulitkan pertahanan CLS Knights. Permainan spektakuler Gege Nagata berbuah kontribusi 26 poin bagi Pacific. Airlangga menyusul dengan sumbangan 13 poin. (nbl/kny)
CLS Knights yang memiliki materi pemain dan peringkat yang lebih baik tidak menemukan kesulitan berarti untuk memetik kemenangan. Konsistensi pertahanan CLS Knights yang lebih baik membuat usaha-usaha Gege Nagata maupun Airlangga Sabara tidak mampu membawa Pacific berjalan jauh.
Pada sisi lain, CLS Knights dengan kecepatan para guard dan konsistensi big man mampu melaju unggul 43-29 hingga kuarter kedua. Wisnu Budhidarma dan Herman menjadi tandem yang sangat kontributif.
Setelah sempat ’diparkir’ pada dua laga sebelumnya, Wisnu mendapat kesempatan bermain. Kepercayaan itu dijawab Wisnu dengan tampil sebagai pendulang angka terbanyak bagi timnya. Wisnu berkontribusi 12 poin. Febri Utomo dan Wijaya Saputra menyusul dengan masing-masing menyumbang 10 poin.
Dalam laga ini Coach Dong (sapaan Eduard Santos Vergeire, head coach CLS Knights) sengaja melakukan rotasi. Andrie Ekayana, Dwi Haryoko, dan Jeffry diistirahatkan. ”Penting bagi kami untuk melakukan rotasi. Sebagai persiapan menghadapi game selanjutnya,” papar Mari Visrael Ramos Valencia, asisten pelatih CLS Knights.
Pacific yang masih tetap mengandalkan Gege Nagata dan Airlangga akhirnya kesulitan mengembangkan permainan. Pemain-pemain Pacific yang lain tidak mampu memberikan kontribusi yang serupa. Walau demikian, Gege dan Airlangga tetap menjadi pemain yang paling menyulitkan pertahanan CLS Knights. Permainan spektakuler Gege Nagata berbuah kontribusi 26 poin bagi Pacific. Airlangga menyusul dengan sumbangan 13 poin. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CLS Knights Menangkan Derby Surabaya
Basket 23 April 2013, 21:10
-
Pelita Jaya Menang Telak atas Tonga BSC
Basket 23 April 2013, 19:45
-
Surabaya Jadi Tempat Perebutan Tiket Final Four WNBL
Basket 23 April 2013, 19:15
-
Sikat Satya Wacana, Aspac Juarai Musim Reguler NBL
Basket 23 April 2013, 17:40
-
CLS Petik Kemenangan Perdana di Seri Surabaya
Basket 22 April 2013, 22:10
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25


























KOMENTAR