Kuarter pertama dimanfaatkan Garuda untuk menciptakan start yang bagus. Wendha Wijaya menjadi jenderal lapangan sekaligus pengatur irama permainan Garuda. Ia juga mampu mendulang lima angka pada kuarter ini. Sementara dua rekannya Sigit Harun Nurman dan Muhammad Ulhaq sama-sama mengemas tiga angka. Garuda merebut kuarter pertama dengan skor 14-8.
Wendha Wijaya kembali memperlihatkan kualitasnya sebagai leader di dalam tim besutan Fictor Roring ini. Kinerjanya cukup mumpuni di kuarter kedua. Delapan angka tambahan pun ia berikan untuk mengunci kemenangan sementara Garuda atas CLS Knights 33-22 di penghujung kuarter kedua.
Perlahan CLS Knights mulai keluar dari tekanan. Anak asuh Wahyu Widayat Jati menaikan intensitas game. Mengandalkan pemain andalannya Jamarr Andre Johnson, CLS Knights mulai bertransformasi dengan permainan transisi cepat yang menjadi ciri khas pola permainan mereka. Sebanak 10 poin akhirnya dapat disumbangkannya pada kuarter ketiga ini, sekaligus memperkecil margin ketertinggalan mereka 49-45.
CLS Knights Akhirnya unggul untuk pertama kalinya di kuarter keempat pada sisa waktu enam menit. Assist Jamarr Johnson berhasil di manfaatkan oleh Herman dan membawa timnya unggul satu bola. Momentum kemenangan CLS terdeteksi saat lemparan tiga angka kapten tim, Sandy berhasil Febiansyakh berhasil masuk dan memperlebar keunggulan 56-51.
Sisa menit selanjutnya Mario Wuysang dan kawan-kawan berhasil menjaga momentum kemenangan untuk tim kebanggaan warga Surabaya ini. Mereka menang 64-53. Hasil ini juga membuat CLS Knights berhasil mengoleksi 34 points dari hasil 16 kemenangan.
"Pada dua kuarter pertama, kami memang slow start. Game plan tidak jalan dan Garuda bermain sangat baik. Tapi setelah itu saya ingatkan kepada pemain untuk konsisten menjalankan game plan yang sudah saya buat, akhirnya kami mampu mengatasi lawan," kata Wahyu Widayat Jati, pelatih CLS Knights.
"Pada kuarter ketiga, saya memasukkan pemain bertipe agresif karena lawan mencoba bermain dengan yang lambat. Setelah unggul di kuarter keempat, saya masukan kembali para pemain yang bisa menjaga tempo permainan," imbuh Coach Cacink, sapaan akrabnya. (faw/pra)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
CLS Knights Putus Rekor Garuda Bandung
Basket 14 Maret 2016, 00:33
-
Bangkit, CLS Knights Hancurkan SM di Yogya
Basket 29 Februari 2016, 01:21
-
CLS Knights Tetap Menang Meski Dianggap Main Buruk
Basket 25 Februari 2016, 20:25
-
Turunkan Second Unit, CLS Knights Menangi Derby Surabaya
Basket 23 Februari 2016, 21:34
-
CLS Knights Dua Kali Hancurkan Pelita Jaya
Basket 20 Februari 2016, 23:57
LATEST UPDATE
-
Tidak Semua Orang Senang Lihat Neymar Dipanggil ke Timnas Brasil
Piala Dunia 25 Mei 2026, 14:02
-
Tidak Ada Lagi Ejekan, Sekarang Giliran Arsenal Juara Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:51
-
Gubernur KDM Janjikan Bonus Juara Rp1 Miliar untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 13:31
-
Leon Goretzka Disarankan ke AC Milan, Bisa Duet dengan Luka Modric
Liga Italia 25 Mei 2026, 13:20
-
Mikel Arteta Takjub dengan Momen Arsenal Angkat Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Mei 2026, 13:14
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR