
Pertemuan dua tim papan atas asal Jakarta itu diprediksi akan berjalan seru. Pertemuan terakhir kedua tim yang berlangsung pada seri terakhir musim reguler di Jakarta menjadi jaminan pertandingan itu bakal berjalan panas. Saat itu, kemenangan PJ atas SM baru ditentukan pada detik terakhir pertandingan melalui free throw Juliano Gandhi. PJ pun saat itu menang 67-66.
Kedua tim di musim ini melakukan perombakan besar-besaran terhadap skuadnya. SM tahun ini tampil tanpa dua pemain seniornya yang telah memutuskan untuk pensiun, yaitu forward Wellyanson Situmorang dan Agung Sunarko.
Namun kehilangan dua pilar tersebut tak membuat stabilitas permainan SM menjadi goyah. Para pemain muda SM, seperti Kevin Yonas Sitorus, William Darmasaputra, dan Gunawan mampu menjawab kepercayaan yang diberikan oleh sang pelatih Octaviarro Romely Tamtelahitu.
”Semua pemain SM memang telah dikondisikan untuk siap bermain dalam situasi apapun, termasuk para pemain muda kami. Saya tak pernah meragukan kemampuan mereka. Sejauh ini peran mereka tak kalah jika dibandingkan dengan para pemain senior di tim ini,” ucap pelatih yang akrab di sapa Ocky itu.
Bagi Ocky, kemenangan di laga tersebut wajib didapatkan. Dia pun ingin mempersembahkan gelar juara preseason tournament yang lepas pada tahun lalu. Kemenangan melawan Garuda Bandung pada laga terakhir timnya di grup A menjadi modal berharga untuk menghadapi pertandingan itu.
"Tahun lalu kami tampil minus beberapa pemain utama yang harus mengikuti pelatnas. Tapi kondisi tim di tahun ini jauh berbeda. SM akan tampil dengan skuad yang komplit. Mereka siap bermain habis-habisan untuk merebut gelar juara,” tambah Ocky.
Sang lawan Pelita Jaya tak kalah bersemangat menyambut laga tersebut. Pelatih PJ, Nathaniel “Nath” Canson menyebut laga itu akan menjadi ujian berat bagi timnya. Kemenangan di laga tersebut akan membuka peluang PJ untuk merasakan champion preseason tournament.
”Ini akan menjadi pertandingan yang besar bagi PJ. Baik tim kami maupun SM sama-sama punya big man andalan. Kami punya Ferdinand Damanik dan Fidyan Dini, sementara SM mengandalkan Christian Ronaldo Sitepu dan Galank Gunawan. Pasti sangat menarik melihat pertemuan mereka di lapangan,” ucap Nath, sapaan akrab Nathaniel Canson.
(nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jelang Semifinal, Satria Muda Tak Gentar Hadapi Pelita Jaya
Basket 19 Oktober 2012, 19:15
-
Kalahkan Hangtuah, Pelita Jaya Melaju ke Semifinal
Basket 18 Oktober 2012, 22:35
-
Taklukkan Pacific, NSH GMC Petik Kemenangan Perdana
Basket 18 Oktober 2012, 17:45
-
Tundukkan Tonga BSC, Aspac Sapu Bersih Laga Penyisihan Grup B
Basket 18 Oktober 2012, 16:20
-
Simpan Tiga Pilar, Aspac Sukses Taklukkan Satya Wacana
Basket 17 Oktober 2012, 18:11
LATEST UPDATE
-
PSIM vs PSM Makassar: Menanti Ledakan Savio Sheva di Stadion Sultan Agung
Bola Indonesia 10 April 2026, 11:35
-
Layakkah Harry Maguire Masih Termasuk Jajaran Bek Terbaik Dunia?
Liga Inggris 10 April 2026, 11:34
-
Prediksi Liverpool vs Fulham 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:33
-
Prediksi West Ham vs Wolves 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 11:26
-
Prediksi Milan vs Udinese 11 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 11:22
-
Cerita Weston McKennie: Memuji Spalletti, Mengagumi Cristiano Ronaldo
Liga Italia 10 April 2026, 11:07
-
Prediksi Arsenal vs Bournemouth 11 April 2026
Liga Inggris 10 April 2026, 10:56
-
Kabar Gembira MU! Arsenal Siap Lepas Wonderkidnya ke Old Trafford
Liga Inggris 10 April 2026, 10:45
-
Juventus Siap Tikung Atletico Madrid Demi Amankan Jasa Ederson?
Liga Italia 10 April 2026, 10:44
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25

























KOMENTAR