
Bola.net - Mesin poin Pelita Jaya (PJ) Esia Jakarta terus memakan korban. Kali ini, Pacific Cesar Surabaya yang harus mengakui keperkasaan Kelly Purwanto dkk. Pelita Jaya menang telak 79-35 dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia 2012-2013 seri I Bandung yang dilangsungkan di GOR C-Tra Arena, Senin (26/11).
Empat pemain Pelita Jaya mencetak double digit atau digit ganda pada laga ini. Keempat pemain itu adalah Kelly Purwanto (14 poin), Andy ‘Batam’ Poedjakesuma (12 poin), Daniel Wenas (11 poin), dan Ponsianus Indrawan (10 poin).
Kelly yang turun sebagai starter bagi Pelita Jaya di kuarter pertama menjadi bencana bagi Pacific. Kelly melakukan empat steal cepat yang semuanya terkonversi dengan baik menjadi poin. Selain cepat mencuri, kecepatan Kelly juga mau tidak mau harus diikuti oleh rekan-rekannya yang langsung meluncur ke depan ketika Kelly melakukan drive coast to coast (ujung ke ujung). Kontribusi 12 poin dari Kelly di kuarter pertama membawa Pelita Jaya unggul 25-7 di akhir kuarter pertama. Field goals Kelly mencapai 67 persen.
Peran Kelly yang begitu dominan di kuarter pertama sedikit diredam oleh head coach Pelita Jaya, Nathaniel Canson. Pria yang akrab disapa Coach Nath itu sengaja memarkir Kelly sepanjang kuarter kedua. Tugasnya diambil alih Vavories Palopo yang juga menunjukan kinerja luar biasa. Setiap tembakan Popo menghasilkan angka. Popo memasukan 100 persen usaha tembakannya dan mengemas enam angka. Pelita semakin jauh di depan di akhir kuarter kedua dengan skor 39-16.
Pada kuarter ketiga, Andy 'Batam' menjadi pemain lain yang membuat Pacific semakin frustasi. Meskipun gagal memasukan dua usaha tembakan tiga angka, Batam sukses menambah delapan angka dari drive dan tembakan medium. Pelita Jaya semakin sulit terkejar.
Sebaliknya, para pemain Pacific tak kunjung menemukan momentum untuk bangkit. Gege Nagata tampil sebagai pendulang angka tertinggi bagi Pacific dengan kontribusi 9 poin saja.
”Anak-anak terlalu takut dengan nama besar pemain lawan (Pelita Jaya). Akibatnya, mereka jadi grogi dan bermain seperti anak yang baru belajar basket,” ketus Eddy Santoso, pelatih Pacific Caesar Surabaya. (nbl/kny)
Empat pemain Pelita Jaya mencetak double digit atau digit ganda pada laga ini. Keempat pemain itu adalah Kelly Purwanto (14 poin), Andy ‘Batam’ Poedjakesuma (12 poin), Daniel Wenas (11 poin), dan Ponsianus Indrawan (10 poin).
Kelly yang turun sebagai starter bagi Pelita Jaya di kuarter pertama menjadi bencana bagi Pacific. Kelly melakukan empat steal cepat yang semuanya terkonversi dengan baik menjadi poin. Selain cepat mencuri, kecepatan Kelly juga mau tidak mau harus diikuti oleh rekan-rekannya yang langsung meluncur ke depan ketika Kelly melakukan drive coast to coast (ujung ke ujung). Kontribusi 12 poin dari Kelly di kuarter pertama membawa Pelita Jaya unggul 25-7 di akhir kuarter pertama. Field goals Kelly mencapai 67 persen.
Peran Kelly yang begitu dominan di kuarter pertama sedikit diredam oleh head coach Pelita Jaya, Nathaniel Canson. Pria yang akrab disapa Coach Nath itu sengaja memarkir Kelly sepanjang kuarter kedua. Tugasnya diambil alih Vavories Palopo yang juga menunjukan kinerja luar biasa. Setiap tembakan Popo menghasilkan angka. Popo memasukan 100 persen usaha tembakannya dan mengemas enam angka. Pelita semakin jauh di depan di akhir kuarter kedua dengan skor 39-16.
Pada kuarter ketiga, Andy 'Batam' menjadi pemain lain yang membuat Pacific semakin frustasi. Meskipun gagal memasukan dua usaha tembakan tiga angka, Batam sukses menambah delapan angka dari drive dan tembakan medium. Pelita Jaya semakin sulit terkejar.
Sebaliknya, para pemain Pacific tak kunjung menemukan momentum untuk bangkit. Gege Nagata tampil sebagai pendulang angka tertinggi bagi Pacific dengan kontribusi 9 poin saja.
”Anak-anak terlalu takut dengan nama besar pemain lawan (Pelita Jaya). Akibatnya, mereka jadi grogi dan bermain seperti anak yang baru belajar basket,” ketus Eddy Santoso, pelatih Pacific Caesar Surabaya. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mesin Poin Pelita Jaya Bombardir Pacific Caesar
Basket 26 November 2012, 21:55
-
CLS Knights Susah Payah Tundukkan Satya Wacana
Basket 26 November 2012, 20:00
-
Tampil Lebih Bertenaga, Bimasakti Kalahkan BSC
Basket 26 November 2012, 18:21
-
Garuda Kerja Keras Demi Tundukkan Stadium
Basket 26 November 2012, 00:30
-
Ngotot, Hangtuah Gagal Bungkam Dominasi Aspac
Basket 25 November 2012, 23:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR