
Bola.net - Tanpa dampingan center Ryan Febriyan, NSH GMC Riau menjadi bulan-bulanan Pelita Jaya Energi-MP Jakarta. Kelly Purwanto dkk tanpa ampun menggempur NSH GMC dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia Seri V Bali di GOR Purna Krida Kerobokan, Badung, Selasa (2/4). Dari pola serangan rapi hingga serangan-serangan fastbreak, Pelita Jaya memukul NSH GMC dengan skor, 103-45.
Total 103 poin yang diceploskan Kelly dkk pada laga ini merupakan skor tertinggi babak reguler musim ini. Kemenangan triple digit (skor mencapai angka 100 atau lebih) tertinggi sebelumnya juga dibukukan oleh Pelita Jaya, yakni 101-49, saat menghadapi NSH GMC pada seri IV Solo, 11 Maret lalu.
Sebuah four point play dari Ary Chandra pada dua menit menjelang berakhirnya laga menggenapi poin Pelita Jaya di angka 100. Sebelumnya, selain Ary Chandra, Kelly Purwanto, Robert Santo Yunarto, Andy 'Batam' dan lain-lain bergantian menceploskan bola ke jaring NSH GMC.
Pada kuarter pertama saja, penetrasi Dimas Aryo Dewanto dan Erick Sebayang tidak mampu dihentikan pertahanan NSH GMC. Kedua pemain ini memasukkan semua tembakannya. Itu belum termasuk yang datang dari Batam atau center Pelita Jaya yang tidak memiliki lawan di dalam area pertahanan NSH GMC. Pelita Jaya langsung meninggalkan NSH GMC 29-5.
Agresivitas Pelita Jaya tidak menurun di kuarter kedua. Dan ini terjadi di dua ujung lapangan. Baik saat menyerang maupun bertahan. Ketatnya pertahanan Pelita Jaya membuat tembakan-tembakan dari pemain NSH GMC tidak akrab dengan sasaran. Akurasi Max Yanto dan kawan-kawan hanya 16 persen. NSH GMC hanya mampu mencetak delapan angka di kuarter kedua.
Tertinggal sangat jauh, NSH GMC akhirnya memaksakan Max Yanto untuk berduel menghadapi bigman Pelita Jaya. Cara ini cukup efektif. Butuh dua pemain untuk menghentikan Max ketika ia sudah siap menembak di paint area. Dari luar, Max mendapat sokongan dari tembakan-tembakan Yunus Effendi. NSH GMC berhasil mencetak 13 angka di kuarter ketiga.
Mengandalkan para pemain cadangannya, Pelita Jaya tetap dominan di semua aspek. Kelly Purwanto dan kawan-kawan meraup 27 poin melalui turnover NSH GMC, serta 20 poin dari serangan-serangan cepat. Dan para pemain cadangan Pelita Jaya mengumpulkan total poin lebih banyak daripada para starter. Para pemain cadangan mencetak total 69 poin.
Dengan raihan 17 poin, Ary Chandra mengumpulkan angka terbanyak bagi Pelita Jaya. Batam, Dimas, dan Erick masing-masing 11, disusul oleh Daniel Wenas dan Ferdinand Damanik masing-masing 10 poin.
”Kami menang telak bukan karena kami bermain bagus, melainkan mereka (NSH GMC) yang sedang bermain jelek,” ujar Nathaniel Canson, head coach Pelita Jaya.
NSH GMC beruntung memiliki Max Yanto. Pemain tertinggi di NBL Indonesia ini membukukan double-double usai memasukkan 19 poin dan meraup 13 rebound agar timnya tidak tertinggal terlalu jauh. Bagi Max, itu adalah double-double kelimanya sepanjang karir di NBL Indonesia. (nbl/kny)
Total 103 poin yang diceploskan Kelly dkk pada laga ini merupakan skor tertinggi babak reguler musim ini. Kemenangan triple digit (skor mencapai angka 100 atau lebih) tertinggi sebelumnya juga dibukukan oleh Pelita Jaya, yakni 101-49, saat menghadapi NSH GMC pada seri IV Solo, 11 Maret lalu.
Sebuah four point play dari Ary Chandra pada dua menit menjelang berakhirnya laga menggenapi poin Pelita Jaya di angka 100. Sebelumnya, selain Ary Chandra, Kelly Purwanto, Robert Santo Yunarto, Andy 'Batam' dan lain-lain bergantian menceploskan bola ke jaring NSH GMC.
Pada kuarter pertama saja, penetrasi Dimas Aryo Dewanto dan Erick Sebayang tidak mampu dihentikan pertahanan NSH GMC. Kedua pemain ini memasukkan semua tembakannya. Itu belum termasuk yang datang dari Batam atau center Pelita Jaya yang tidak memiliki lawan di dalam area pertahanan NSH GMC. Pelita Jaya langsung meninggalkan NSH GMC 29-5.
Agresivitas Pelita Jaya tidak menurun di kuarter kedua. Dan ini terjadi di dua ujung lapangan. Baik saat menyerang maupun bertahan. Ketatnya pertahanan Pelita Jaya membuat tembakan-tembakan dari pemain NSH GMC tidak akrab dengan sasaran. Akurasi Max Yanto dan kawan-kawan hanya 16 persen. NSH GMC hanya mampu mencetak delapan angka di kuarter kedua.
Tertinggal sangat jauh, NSH GMC akhirnya memaksakan Max Yanto untuk berduel menghadapi bigman Pelita Jaya. Cara ini cukup efektif. Butuh dua pemain untuk menghentikan Max ketika ia sudah siap menembak di paint area. Dari luar, Max mendapat sokongan dari tembakan-tembakan Yunus Effendi. NSH GMC berhasil mencetak 13 angka di kuarter ketiga.
Mengandalkan para pemain cadangannya, Pelita Jaya tetap dominan di semua aspek. Kelly Purwanto dan kawan-kawan meraup 27 poin melalui turnover NSH GMC, serta 20 poin dari serangan-serangan cepat. Dan para pemain cadangan Pelita Jaya mengumpulkan total poin lebih banyak daripada para starter. Para pemain cadangan mencetak total 69 poin.
Dengan raihan 17 poin, Ary Chandra mengumpulkan angka terbanyak bagi Pelita Jaya. Batam, Dimas, dan Erick masing-masing 11, disusul oleh Daniel Wenas dan Ferdinand Damanik masing-masing 10 poin.
”Kami menang telak bukan karena kami bermain bagus, melainkan mereka (NSH GMC) yang sedang bermain jelek,” ujar Nathaniel Canson, head coach Pelita Jaya.
NSH GMC beruntung memiliki Max Yanto. Pemain tertinggi di NBL Indonesia ini membukukan double-double usai memasukkan 19 poin dan meraup 13 rebound agar timnya tidak tertinggal terlalu jauh. Bagi Max, itu adalah double-double kelimanya sepanjang karir di NBL Indonesia. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tampil Tanpa Pelatih, Pacific Gagal Hentikan Garuda
Basket 2 April 2013, 21:04
-
Kekuatan Tak Berimbang, Aspac Bekuk Bimasakti
Basket 2 April 2013, 20:22
-
Tanpa Ryan Febriyan, NSH GMC Digempur Pelita Jaya
Basket 2 April 2013, 18:05
-
Tonga BSC Gagal Bendung Serangan CLS Knights
Basket 2 April 2013, 17:34
-
Bekuk Satya Wacana, Empat Pemain Satria Muda Cetak Digit Ganda
Basket 1 April 2013, 19:53
LATEST UPDATE
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR