
Total 103 poin yang diceploskan Kelly dkk pada laga ini merupakan skor tertinggi babak reguler musim ini. Kemenangan triple digit (skor mencapai angka 100 atau lebih) tertinggi sebelumnya juga dibukukan oleh Pelita Jaya, yakni 101-49, saat menghadapi NSH GMC pada seri IV Solo, 11 Maret lalu.
Sebuah four point play dari Ary Chandra pada dua menit menjelang berakhirnya laga menggenapi poin Pelita Jaya di angka 100. Sebelumnya, selain Ary Chandra, Kelly Purwanto, Robert Santo Yunarto, Andy 'Batam' dan lain-lain bergantian menceploskan bola ke jaring NSH GMC.
Pada kuarter pertama saja, penetrasi Dimas Aryo Dewanto dan Erick Sebayang tidak mampu dihentikan pertahanan NSH GMC. Kedua pemain ini memasukkan semua tembakannya. Itu belum termasuk yang datang dari Batam atau center Pelita Jaya yang tidak memiliki lawan di dalam area pertahanan NSH GMC. Pelita Jaya langsung meninggalkan NSH GMC 29-5.
Agresivitas Pelita Jaya tidak menurun di kuarter kedua. Dan ini terjadi di dua ujung lapangan. Baik saat menyerang maupun bertahan. Ketatnya pertahanan Pelita Jaya membuat tembakan-tembakan dari pemain NSH GMC tidak akrab dengan sasaran. Akurasi Max Yanto dan kawan-kawan hanya 16 persen. NSH GMC hanya mampu mencetak delapan angka di kuarter kedua.
Tertinggal sangat jauh, NSH GMC akhirnya memaksakan Max Yanto untuk berduel menghadapi bigman Pelita Jaya. Cara ini cukup efektif. Butuh dua pemain untuk menghentikan Max ketika ia sudah siap menembak di paint area. Dari luar, Max mendapat sokongan dari tembakan-tembakan Yunus Effendi. NSH GMC berhasil mencetak 13 angka di kuarter ketiga.
Mengandalkan para pemain cadangannya, Pelita Jaya tetap dominan di semua aspek. Kelly Purwanto dan kawan-kawan meraup 27 poin melalui turnover NSH GMC, serta 20 poin dari serangan-serangan cepat. Dan para pemain cadangan Pelita Jaya mengumpulkan total poin lebih banyak daripada para starter. Para pemain cadangan mencetak total 69 poin.
Dengan raihan 17 poin, Ary Chandra mengumpulkan angka terbanyak bagi Pelita Jaya. Batam, Dimas, dan Erick masing-masing 11, disusul oleh Daniel Wenas dan Ferdinand Damanik masing-masing 10 poin.
”Kami menang telak bukan karena kami bermain bagus, melainkan mereka (NSH GMC) yang sedang bermain jelek,” ujar Nathaniel Canson, head coach Pelita Jaya.
NSH GMC beruntung memiliki Max Yanto. Pemain tertinggi di NBL Indonesia ini membukukan double-double usai memasukkan 19 poin dan meraup 13 rebound agar timnya tidak tertinggal terlalu jauh. Bagi Max, itu adalah double-double kelimanya sepanjang karir di NBL Indonesia. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tampil Tanpa Pelatih, Pacific Gagal Hentikan Garuda
Basket 2 April 2013, 21:04
-
Kekuatan Tak Berimbang, Aspac Bekuk Bimasakti
Basket 2 April 2013, 20:22
-
Tanpa Ryan Febriyan, NSH GMC Digempur Pelita Jaya
Basket 2 April 2013, 18:05
-
Tonga BSC Gagal Bendung Serangan CLS Knights
Basket 2 April 2013, 17:34
-
Bekuk Satya Wacana, Empat Pemain Satria Muda Cetak Digit Ganda
Basket 1 April 2013, 19:53
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kepincut Bintang Aston Villa Ini
Liga Inggris 10 April 2026, 10:01
-
Prediksi Roma vs Pisa 11 April 2026
Liga Italia 10 April 2026, 09:57
-
Arsenal Siapkan Perombakan Besar, Siap Jual 5 Pemain Bintang
Liga Inggris 10 April 2026, 09:55
-
Nonton Live Streaming Final Four Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 10 April 2026
Voli 10 April 2026, 09:48
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 10 April 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 10 April 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Final Four Proliga 2026, 2 April-19 April 2026
Voli 10 April 2026, 09:37
-
Hasil Lengkap Pertandingan Badminton Asia Championships 2026
Bulu Tangkis 10 April 2026, 09:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
























KOMENTAR