CAF Cabut Gelar Juara Piala Afrika Senegal, Netizen: 90 Menit Plus Extra Time 2 Bulan, Ini sih Perampokan Level Gila

Bola.net - Keputusan mengejutkan diumumkan oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) pada Rabu (18/03/2026) dini hari WIB dengan menyatakan mereka mencabut gelar juara Piala Afrika 2025 milik Timnas Senegal.
Seperti yang diketahui, Timnas Senegal berduel dengan Timnas Maroko di final Piala Afrika pada 19 Januari 2026 lalu. Duel yang digelar di Prince Moulay Abdellah Stadium di Rabat itu berlangsung ketat dan kontroversial.
Timnas Senegal menang 1-0 atas Maroko melalui gol Pape Gueye pada menit ke-94. Namun laga itu juga diwarnai sejumlah insiden kontroversial.
Di antaranya keputusan pelatih Senegal untuk meminta anak-anak asuhnya melakukan walk out (WO) meski akhirnya mereka kembali lanjut bermain. Lalu ada juga insiden di mana beberapa pemain Maroko dan ball boy di laga tersebut berusaha membuang dan merebut handuk kiper Lions of Teranga.
CAF Cabut Gelar Juara Timnas Senegal

Dua bulan kemudian, Timnas Senegal dan dunia sepak bola mendapat kejutan besar. CAF menganulir gelar juara Sadio Mane dkk. dan memvonis Senegal kalah 0-3 dari Timnas Maroko.
Keputusan ini diambil setelah banding yang diajukan Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) dinyatakan sah secara administratif dan akhirnya dikabulkan. CAF menjelaskan bahwa melalui tindakan timnya, Senegal dianggap melanggar Pasal 82 dalam regulasi Piala Afrika. Akibat pelanggaran tersebut, ketentuan dalam Pasal 84 secara otomatis diberlakukan terhadap tim yang bersangkutan.
Dalam Pasal 82 disebutkan bahwa tim yang menolak bertanding atau meninggalkan lapangan sebelum waktu normal berakhir tanpa izin wasit akan dinyatakan kalah. Selain itu, tim tersebut juga langsung tersingkir dari kompetisi yang sedang berlangsung.
Sementara itu, Pasal 84 menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap Pasal 82 akan berujung pada diskualifikasi permanen, serta kekalahan dengan skor 3-0. Aturan ini menjadi dasar kuat bagi CAF dalam menjatuhkan sanksi terhadap Senegal.
Di sisi lain, FRMF menegaskan bahwa pengajuan banding mereka tidak bertujuan meragukan kualitas permainan di lapangan. Mereka hanya menginginkan penerapan aturan kompetisi secara konsisten, sekaligus menegaskan komitmen untuk menjaga integritas dan stabilitas sepak bola Afrika serta mengapresiasi seluruh negara peserta dalam edisi turnamen kali ini.
Reaksi Netizen Terkait Keputusan CAF

Meski demikian, keputusan CAF ini langsung mengundang reaksi masif dari penggemar sepak bola di seluruh dunia. Mereka sangat terkejut dengan pengumuman tersebut.
“BAGAIMANA INI BISA TERJADI?” tulis akun @ishowspeedsui.
Akun @CFC_Janty pun juga ikut terkejut. “Ini adalah salah satu hal terburuk yang pernah terjadi di sepak bola. Apa-apaan ini.”
Lalu ada akun @utddahnny, yang menyebut bahwa CAF dan turnamen Piala Afrika kini sudah kehilangan kredibilitasnya. “Ya ampun, trofi itu sudah kehilangan semua kredibilitasnya. Anda bilang setelah dua bulan mereka menemukan cara untuk memanipulasinya dan memberikannya kepada negara tuan rumah? Oke, bung”.
Ada juga yang menyebut bahwa keputusan ini adalah perampokan di level yang sudah gila-gilaan. “Tak ada yang peduli… Ini adalah perampokan level gila,” tulis akun @MooreRMFC.
Ada juga yang dengan tegas membela Senegal, seperti akun @LFCGeezy. “Bisakah kita semua bersatu sebagai sebuah komunitas dan menolak keputusan ini, dan tetap mengklaim Senegal sebagai juara AFCON?”
Sementara itu akun @FWithUnited mempertanyakan netralitas CAF. “Mereka selalu menginginkan Maroko menang dan itu sangat jelas. Bagaimana dengan para pemain dan anak gawang Maroko yang mengganggu para pemain Senegal saat pertandingan berlangsung dan juga merebut bola di tengah pertandingan? Mereka juga mengabaikan itu, kan? Menjijikkan.”
Akun @Adikastakes pun menyebut kabar ini lebih menarik perhatian ketimbang Liga Champions yang sedang berlangsung. “Lupakan Liga Champions, ini gila!!!”
Akun @Priceless_MCI menyatakan bahwa kejadian ini membuat banyak orang makin menganggap remeh Piala Afrika. “Inilah alasan mengapa orang-orang tidak menganggap serius sepak bola Afrika, saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya.”
Ada juga komentar yang bernada kocak, berasal dari akun @UTDTrey. “90 menit + extra time 2 bulan.”
Kemudian akun @Charles35523382 menegaskan bahwa semua orang sepakat bahwa pemenang Piala Afrika 2025 adalah Senegal. “Juara Afcon yang kita tahu,” sembari mengunggah poster juara Lions of Teranga.
Reaksi Timnas Senegal

Keputusan CAF itu kemudian mendapatkan reaksi dari Timnas Senegal. Akun X mereka mengunggah momen saat Sadio Mane dan para suporter berpesta merayakan gelar juara Piala Afrika 2025.
— Equipe du Sénégal (@GaindeYi) March 17, 2026
(X/Twitter)
Baca Juga:
- Drama Final Piala Afrika 2025 Berujung Kontroversi: Maroko Resmi Juara Usai CAF Anulir Kemenangan Senegal
- Sanksi untuk Senegal Usai 'Mogok' di Final Piala Afrika 2025: Denda Rp9,65 miliar hingga Larangan untuk Pelatih
- Misteri Handuk Biru di Final Piala Afrika 2025: 'Harta Karun' yang jadi Rebutan Pemain Senegal dan Ballboy Maroko
- Panenka dan Malam Ketika Brahim Diaz Kehilangan Segalanya di Final Piala Afrika 2025
- Malam Gila di Final Piala Afrika, Senegal vs Maroko: Dari Aksi Mogok Main, Main HP di Ruang Ganti, Kontroversi VAR, hingga Drama Penalti
- Antiklimaks Brahim Diaz di Final Piala Afrika: Penalti Panenka di Akhir Laga Gagal jadi Gol, Maroko pun Menangis
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:03
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Lille vs Lens: Giroud Masuk Menit 72, Cetak Gol Kemenangan Menit 86
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:40
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR