Bola.net - - Brasil akan melawan Kamerun dalam laga persahabatan yang digelar di Stadium MK, Rabu (21/11). Brasil belum terhadang pasca-Piala Dunia 2018, dan Les Lions Indomptables bisa jadi korban mereka yang berikutnya.
Jeda internasional kali ini, dua friendly Brasil semuanya dimainkan di Inggris. Sebelumnya Brasil mengalahkan Uruguay 1-0 di Emirates Stadium, London, dan berikutnya Selecao akan menghadapi Kamerun di Milton Keynes.
Ketika menang tipis atas Uruguay, gol tunggal Brasil dicetak oleh Neymar dari titik penalti.
Dengan hasil tersebut, berarti Brasil memenangi kelima laga uji coba yang sudah mereka mainkan pasca-Piala Dunia 2018. Hebatnya lagi, Brasil memenangi kelimat laga itu tanpa sekalipun kebobolan.
Brasil berturut-turut mengalahkan Amerika Serikat 2-0, El Salvador 5-0, Arab Saudi 2-0, Argentina 1-0 dan Uruguay. Melawan Kamerun, tren positif itu sepertinya akan terjaga.
Kamerun hanya menang sekali dalam lima laga terakhirnya. Sisanya mereka lalui dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan. Terakhir, Kamerun ditekuk tuan rumah Maroko 0-2 di kualifikasi Piala Afrika.
Kamerun sejatinya memiliki beberapa pemain berkualitas. Eric Maxim Choupo-Moting, rekan seklub Neymar di PSG, adalah salah satunya. Namun anak-anak asuh Clarence Seedorf tersebut masih kesulitan meraih hasil-hasil yang memuaskan.
Brasil dan Kamerun terakhir kali berjumpa di babak penyisihan grup Piala Dunia 2014. Brasil, yang waktu itu bertindak sebagai tuan rumah, mengalahkan Kamerun 4-1 lewat gol-gol Fred dan Fernandinho serta brace Neymar.
Dalam lima pertemuan, Kamerun baru pernah sekali mengalahkan Brasil, yakni dengan skor 1-0 di Piala Konfederasi 2003. Gol tunggal Kamerun dalam laga itu dicetak oleh Samuel Eto'o di menit 83.
Amerika, El Salvador, Arab Saudi, bahkan Argentina dan Uruguay semuanya tak mampu mencetak gol ke gawang Brasil. Selain itu, mereka juga tak sanggup mengamankan gawangnya sendiri dari ancaman pemain-pemain Brasil.
Bagaimana dengan Kamerun?
Kamerun kebobolan empat gol dan hanya bisa mencetak dua gol dalam lima laga terakhirnya. Melawan Brasil dengan form seperti itu, Kamerun diprediksi bakal tumbang.
Keempat kemenangan Brasil atas Kamerun sebelum ini, semuanya mereka dapatkan dengan margin dua gol atau lebih.
Prediksi skor akhir: Brasil 2-0 Kamerun.
Simak catatan head-to-head kedua tim di bawah ini.
Statistik
HEAD-TO-HEAD
- Pertandingan: 5
- Brasil menang: 4
- Gol Brasil: 11
- Imbang: 0
- Kamerun menang: 1
- Gol Kamerun: 2.
5 PERTEMUAN TERAKHIR
- 24-06-2014 Kamerun 1-4 Brasil (Piala Dunia)
- 20-06-2003 Brasil 0-1 Kamerun (Piala Konfederasi)
- 31-05-2001 Brasil 2-0 Kamerun (Piala Konfederasi)
- 13-11-1996 Brasil 2-0 Kamerun (Friendly)
- 25-06-1994 Brasil 3-0 Kamerun (Piala Dunia).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR BRASIL
- 08-09-2018 Amerika 0-2 Brasil (Friendly)
- 12-09-2018 El Salvador 0-5 Brasil (Friendly)
- 13-10-2018 Arab Saudi 0-2 Brasil (Friendly)
- 17-10-2018 Argentina 0-1 Brasil (Friendly)
- 17-11-2018 Uruguay 0-1 Brasil (Friendly).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR KAMERUN
- 27-05-2018 Kamerun 0-1 Burkina Faso (Friendly)
- 08-09-2018 Comoros 1-1 Kamerun (Kualifikasi Piala Afrika)
- 12-10-2018 Kamerun 1-0 Malawi (Kualifikasi Piala Afrika)
- 16-10-2018 Malawi 0-0 Kamerun (Kualifikasi Piala Afrika)
- 17-11-2018 Maroko 2-0 Kamerun (Kualifikasi Piala Afrika).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Argentina vs Meksiko 21 November 2018
Bola Dunia Lainnya 19 November 2018, 16:00
-
Prediksi Brasil vs Kamerun 21 November 2018
Bola Dunia Lainnya 19 November 2018, 15:30
-
Prediksi Prancis vs Uruguay 21 November 2018
Piala Eropa 19 November 2018, 15:00
-
Prediksi Italia vs Amerika Serikat 21 November 2018
Piala Eropa 19 November 2018, 14:30
-
Prediksi Portugal vs Polandia 21 November 2018
Piala Eropa 19 November 2018, 14:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR