
Bola.net - Sesuai prediksi, Bayern Munich melewati wakil Asia di Piala Dunia antarklub 2013 dengan mudah. Melawan Guangzhou Evergrande, The Bavarians menang telak dengan skor 3-0 dalam laga yang digelar di Agadir tersebut (18/12).
Gol kemenangan Bayern dicetak oleh Franck Ribery (40'), Mario Mandzukic (44'), dan Mario Gotze (47').
Melawan wakil dari Asia, Guangzhou Evergrande, Bayern telah difavoritkan melewati laga dengan mudah. Dan bukan sesuatu yang istimewa ketika Bayern menguasai jalannya pertandingan di babak pertama. Namun meski mendominasi permainan, Bayern belum mampu mencetak gol di awal laga. Mereka harus menunggu 40 menit untuk mencuri gol. Adalah Ribery yang memecah kebuntuan timnya.
Gol dari Ribery tersebut ibarat membuka kran gol Bayern. Betapa tidak, selang empat menit kemudian, The Bavarians kembali menambah keunggulannya. Kali ini melalui Mandzukic. Mendapatkan umpan dari Thiago Alcantara, Mandzukic menyelesaikannya dengan sebuah gol.
Dengan apa yang ditunjukkan Bayern, sepertinya hujan gol tinggal menunggu waktu. Di lain pihak, anak asuh Marcello Lippi harus segera menemukan formula baru di babak kedua agar tak menjadi lumbung gol Bayern.
Memasuki babak kedua, Bayern benar-benar menunjukkan tanda-tanda bakal berpesta gol. Laga baru berjalan dua menit, Gotze menambah keunggulan timnya menjadi 3-0. Gol tersebut tentunya membuat Guangzhou semakin berat untuk mewujudkan mimpi lolos ke final Piala Dunia antar klub.
Meski telah unggul tiga gol, Bayern belum mau mengendurkan serangan mereka. Berkali-kali Ribery berpeluang menambah golnya, namun hingga laga memasuki menit ke 70, kedudukan 3-0 masih bertahan.
Di lain pihak, Guangzhou pastinya ingin pertandingan segera berakhir. Bagaimana tidak, dalam laga ini mereka seolah tanpa kekuatan. Melawan jawara Liga Champions tersebut, klub asal China ini benar-benar tak berkutik. Beruntung bagi mereka, gawang Zeng Ceng yang pernah bermain untuk Persebaya masih kebobolan tiga gol hingga laga memasuki sepuluh menit akhir waktu normal.
Dan Akhirnya, hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tak berubah. Dengan hasil ini Bayern memastikan diri lolos ke final Piala Dunia antar klub. Mereka akan berhadapan dengan wakil Brasil, Atletico Mineiro atau Raja Casablanca pada final yang digelar di Marrakesh, (21/12).
Susunan line-up kedua tim:
Guangzhou Evergrande: Zeng C, Zhang L P, Feng X T, Elekson, Zheng Z, Muriqui (Gao Lin 72'), Conca, Huang B W (Rong Hao 46'), Kim Y G Sun X, Zhao X R (Junyang 76').
Bayern Munich: Neuer, Rafinha, Van Buyten, Boateng, Alaba, Ribery (Shaqiri 72'), Thiago Alacantara, Lahm, Kroos (Martinez 58'), Gotze, Mandzukic (Pizarro 75'). (bola/gag)
Gol kemenangan Bayern dicetak oleh Franck Ribery (40'), Mario Mandzukic (44'), dan Mario Gotze (47').
Melawan wakil dari Asia, Guangzhou Evergrande, Bayern telah difavoritkan melewati laga dengan mudah. Dan bukan sesuatu yang istimewa ketika Bayern menguasai jalannya pertandingan di babak pertama. Namun meski mendominasi permainan, Bayern belum mampu mencetak gol di awal laga. Mereka harus menunggu 40 menit untuk mencuri gol. Adalah Ribery yang memecah kebuntuan timnya.
Gol dari Ribery tersebut ibarat membuka kran gol Bayern. Betapa tidak, selang empat menit kemudian, The Bavarians kembali menambah keunggulannya. Kali ini melalui Mandzukic. Mendapatkan umpan dari Thiago Alcantara, Mandzukic menyelesaikannya dengan sebuah gol.
Dengan apa yang ditunjukkan Bayern, sepertinya hujan gol tinggal menunggu waktu. Di lain pihak, anak asuh Marcello Lippi harus segera menemukan formula baru di babak kedua agar tak menjadi lumbung gol Bayern.
Memasuki babak kedua, Bayern benar-benar menunjukkan tanda-tanda bakal berpesta gol. Laga baru berjalan dua menit, Gotze menambah keunggulan timnya menjadi 3-0. Gol tersebut tentunya membuat Guangzhou semakin berat untuk mewujudkan mimpi lolos ke final Piala Dunia antar klub.
Meski telah unggul tiga gol, Bayern belum mau mengendurkan serangan mereka. Berkali-kali Ribery berpeluang menambah golnya, namun hingga laga memasuki menit ke 70, kedudukan 3-0 masih bertahan.
Di lain pihak, Guangzhou pastinya ingin pertandingan segera berakhir. Bagaimana tidak, dalam laga ini mereka seolah tanpa kekuatan. Melawan jawara Liga Champions tersebut, klub asal China ini benar-benar tak berkutik. Beruntung bagi mereka, gawang Zeng Ceng yang pernah bermain untuk Persebaya masih kebobolan tiga gol hingga laga memasuki sepuluh menit akhir waktu normal.
Dan Akhirnya, hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tak berubah. Dengan hasil ini Bayern memastikan diri lolos ke final Piala Dunia antar klub. Mereka akan berhadapan dengan wakil Brasil, Atletico Mineiro atau Raja Casablanca pada final yang digelar di Marrakesh, (21/12).
Susunan line-up kedua tim:
Guangzhou Evergrande: Zeng C, Zhang L P, Feng X T, Elekson, Zheng Z, Muriqui (Gao Lin 72'), Conca, Huang B W (Rong Hao 46'), Kim Y G Sun X, Zhao X R (Junyang 76').
Bayern Munich: Neuer, Rafinha, Van Buyten, Boateng, Alaba, Ribery (Shaqiri 72'), Thiago Alacantara, Lahm, Kroos (Martinez 58'), Gotze, Mandzukic (Pizarro 75'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Highlights CWC: Guangzhou Evergrande 0-3 Bayern Munich
Open Play 18 Desember 2013, 04:48
-
Review: Hancurkan Guangzhou, Bayern Melenggang ke Final
Bola Dunia Lainnya 18 Desember 2013, 04:28
-
Detail Sepatu Terbaru Nike; The Reflective Pack
Open Play 17 Desember 2013, 19:16
-
Gotze: Bayern Munich Sempat Gugup Lawan Hamburg
Liga Eropa Lain 15 Desember 2013, 21:13
-
Mengintip Kabin Penerbangan Bayern ke Maroko
Open Play 15 Desember 2013, 15:51
LATEST UPDATE
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
RESMI: Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:27
-
Live Streaming Dewa United vs Persija Jakarta: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:25
-
Live Streaming Arema FC vs Bali United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:21
-
Live Streaming Persik vs Persita: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:16
-
Live Streaming PSM Makssar vs Madura United: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 10:12
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR