
Bola.net - Mario Gotze jadi salah satu pemain beruntung yang pernah merasakan langsung kepelatihan Josep Guardiola dan Jurgen Klopp, dua pelatih top dunia. Tidak banyak pemain yang bisa mendapatkan pengalaman seperti Gotze.
Karier Mario Gotze cukup unik. Dia sudah jadi juara dunia di usia 22 tahun, mencetak gol penentu kemenangan di final. Namun, secara keseluruhan, kariernya di level klub tidak begitu mentereng.
Gotze pernah membela Borussia Dortmund dan Bayern Munchen. Sekarang, di usia 32 tahun, dia bermain untuk Eintracht Frankfurt. Memang puncak karier Gotze sudah lewat, tapi tetap saja dia telah menjalani masa-masa luar biasa.
Pernah dilatih Guardiola dan Klopp
Gotze mengakui bahwa dia kesulitan menjaga level tinggi selama berkarier 10 tahun terakhir. Dia terus mengalami kemunduran sejak mencetak gol krusial di Piala Dunia 2014 silam.
Terkini, Gotze juga bicara soal gaya melatih dua sosok populer, Jurgen Klopp dan Josep Guardiola. Gotze pernah ditangani Klopp saat masih di Dortmund, lalu pindah ke Munchen dan bekerja di bawah Guardiola.
"Jika bicara soal mengelola manusia, saya lebih cocok dengan Jurgen Klopp. Jurgen, dahulu dan sekarang, punya rasa yang bagus untuk membaca manusia dan situasi mereka. Sementara dengan Guardiola, segalanya adalah soal performa," ujar Gotze.
Lebih cocok Klopp
Guardiola mungkin unggul secara taktik. Banyak pemain yang mengaku mata mereka terbuka setelah berlatih di bawah Guardiola. Namun, bagi Gotze yang saat itu sedang kesulitan, dia lebih cocok dilatih Klopp.
"Sebab dengan ekspektasi begitu tinggi di pundak saya, saya membutuhkan aspek tersebut [pemahaman Klopp untuk perasaan pemain] di situasi hidup saya," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Tahun Lalu Guardiola Pernah Puji Enzo Maresca, Apa Katanya?
Liga Inggris 31 Mei 2024, 08:45
-
Vincent Kompany Jadi Manajer Bayern Munchen Berkat Pep Guardiola?
Bundesliga 30 Mei 2024, 17:40
-
7 Calon Pengganti Josep Guardiola di Manchester City, Ada Mikel Arteta
Editorial 28 Mei 2024, 14:22
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR