
Bola.net - Kemenangan tipis Senegal atas Mesir di semifinal Piala Afrika menghadirkan momen emosional di luar lapangan. Laga tersebut bukan hanya menentukan satu tiket final, tetapi juga mempertemukan dua bintang Afrika dengan sejarah panjang kebersamaan.
Sadio Mane menjadi penentu hasil lewat gol tunggal di babak kedua. Namun, sorotan usai pertandingan juga tertuju pada sikapnya terhadap mantan rekan setimnya, Mohamed Salah.
Dalam suasana penuh respek, Mane menyampaikan penghormatan terbuka kepada Mesir dan Salah, menegaskan kualitas lawan yang baru saja mereka singkirkan dari turnamen.
Gol Penentu dan Langkah Senegal ke Final

Gol Mane pada menit ke-78 memastikan kemenangan 1-0 Senegal atas Egypt. Hasil itu membawa Senegal melaju ke partai puncak Piala Afrika.
Pertandingan semifinal tersebut digelar di Tangier, Maroko, pada Kamis. Mesir harus tersingkir meski tampil kompetitif hingga menit-menit akhir.
Di final, Senegal dijadwalkan menghadapi Morocco, yang lebih dulu mengamankan tiket setelah menyingkirkan Nigeria melalui adu penalti.
Pujian Mane untuk Mesir dan Mohamed Salah
Usai laga, Mane tidak menahan diri untuk memuji lawan yang baru saja mereka kalahkan. Ia menilai Mesir sebagai tim dengan tradisi dan kualitas tertinggi di benua Afrika.
“Saya tentu memberi penghormatan kepada Mesir dan seperti yang selalu saya katakan, Mesir bagi saya adalah tim terbaik sepanjang masa di Afrika,” ujar Mane dalam konferensi pers seusai pertandingan.
“Hari ini mereka menunjukkannya lagi. Wow. Tim yang luar biasa. Ini tidak mudah bagi kami dan kami memang mengharapkannya, karena ini Piala Afrika dan kami melakukan perjalanan, tetapi kami tetap saba ... menghadapi para pemain hebat ini, terutama Mo Salah, salah satu pemain terbaik di dunia.”
Respek untuk Rekan Lama dan Makna Kekalahan
Mane juga menyinggung kontribusi Salah yang selalu maksimal setiap kali membela timnya. Ia menilai kekalahan tersebut sebagai bagian dari dinamika sepak bola.
“Tentu saja dia selalu memberikan yang terbaik untuk tim. Sayangnya hari ini bukan untuknya juga. Saya hanya ingin mengatakan bahwa ini adalah bagian dari sepak bola,” kata Mane.
Keduanya pernah bermain bersama di Liverpool selama enam tahun di bawah asuhan Jurgen Klopp. Kebersamaan itu menghasilkan berbagai gelar sebelum Mane hengkang pada 2022.
Setelah meninggalkan Liverpool, Mane melanjutkan kariernya bersama Bayern Munchen, sementara Salah tetap menjadi andalan Mesir dan Liverpool di level klub maupun internasional.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Cari Akar Masalah Timnas Indonesia, John Herdman Bersedia Dengar Curhatan Staf Lokal soal Kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- 6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
- FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
- Kabar Gembira! TVRI Izinkan UMKM di Seluruh Indonesia Gelar Nonton Bareng Piala Dunia 2026 Secara Gratis!
- Ter Stegen, Kobbie Mainoo, dan Bintang yang Harus Segera Pindah Klub Demi Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sadio Mane Puji Mohamed Salah Usai Senegal Singkirkan Mesir dari AFCON
Bola Dunia Lainnya 16 Januari 2026, 11:24
-
Final Piala Afrika 2025: Senegal vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 15 Januari 2026, 09:29
-
Link Live Streaming Piala Afrika 2025 Babak Semifinal di Vidio
Bola Dunia Lainnya 13 Januari 2026, 12:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR