Bola.net - - Valve baru saja merilis Dota 2 Update 7.18 beberapa bulan lalu dan tentu saja hal itu menghadirkan beberapa perbedaan dari versi sebelumnya. Mulai dari alternatif hero atau item sampai perubahan total pada meta gim.
Perubahan tersebut sedikit banyak juga mengubah peta hero-hero terbaik di Dota 2. Saat ini ada beberapa hero carry yang jauh lebih baik di meta baru. Sebab Valve berusaha menjaga keseimbangan gim, beberapa hero yang terlalu kuat terpaksa dikurangi kekuatannya.
Tak hanya itu, Valve juga meningkatkan kekuatan hero-hero yang jarang dipilih. Pada dasarnya, hal ini dilakukan supaya permainan Dota 2 berjalan lebih menarik dan lebih seimbang.
Tanpa basa-basi lagi, melansir killping.com, berikut 10 Carry Heroes terbaik di tahun 2018:
Bagian 1
1. Ursa
Ursa adalah salah satu hero paling populer dalam peran carry di meta Dota 2 saat ini. Salah satu penyebabnya adalah baru-baru ini Valve memang lebih memanjakan hero agility. Ursa juga sangat kuat dan sedikit memiliki elemen tank.
2. Spectre
Spectre selalu jadi hero yang konsisten dipilih banyak pemain. Update teranyar ini justru membuatnya semakin digemari. Kini di meta baru Spectre lebih mudah farming. Ia juga lebih kuat dalam team fights alias gank.
3. Terrorblade
Adapun dengan patch baru tersebut Terrorblade akhirnya mendapatkan tempatnya kembali dalam persaingan Dota 2. Banyak tim yang menggunakan Terrorblade untuk melancarkan split push. Ia pun termasuk salah satu hero carry yang paling fleksibel.
4. Anti-Mage
Anti-Mage, hero penyelamat. Ia merupakan salah satu hero yang sering digunakan tim profesional dalam berbagai kondisi, yang membuatnya jadi hero serbabisa. Entah berapa kali meta diubah, Anti-Mage tetap dapat diandalkan oleh banyak tim profesional.
5. Phantom Lancer
Phantom Lancer nyaris sama dengan Anti-Mage. Namun Phantom Lancer sedikit lebih unggul di patch kali ini karena kemampuan farming-nya yang meningkat dan peningkatan kemampuannya di early game. Meski ia lebih jago untuk melakukan split push, bukan berari Phantom Lancer tak bagus dalam team fights.
Bagian 2

6. Gyrocopter
Meski kekuatannya sedikit dipangkas, Gyrocopter tetaplah salah satu hero solid yang pantas dipilih. Dia memiliki skill Area of Effect (AOE) yang bisa diandalkan dan membuatnya jadi favorit. Juga, Gyrocopter bisa membersihkan lane dengan sangat cepat.
7. Ember Spirit
Hero yang selalu disukai dalam peran mid maupun carry. Ember Spirit memiliki kemampuan yang sangat bagus dan membuatnya sering di-banned oleh lawan. Hampir setiap tim bisa tampil lebih baik jika memiliki Ember Spirit dan hero ini diprediksi akan semakin kuat di masa mendatang.
8. Alchemist
Sejak update tersebut, Alchemist seperti bangkit dari kubur. Ia dirancang lebih kuat dari sebelumnya dan hero ini lebih sering dipakai dari sebelumnya. Alchemist sjelas akan jadi salah satu hero yang menghiasi turnamen internasional.
9. Shadow Fiend
Shadow Fiend adalah salah satu hero yang memiliki potensi menjanjikan untuk kembali dari defisit gold dengan sangat-sangat cepat. Ia bisa mengambil dua peran, mid dan carry dan hero ini selalu dibutuhkan di meta baru.
10. Faceless Void
Faceless Void sudah terbukti sebagai salah satu hero paling konsisten di Dota 2. Ia memang sempat ditinggalkan karena kekuatannya dipangkas begitu besar beberapa tahun lalu, namun di update ini, Faceless Void kembali ke panggung utama.
Berita Video
Game E-Sports Apakah yang Jadi Favorit Masyarakat? Beberapa orang ditanyai soal 5 gim di e-Sports favorit mereka. Apa saja ya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
10 Carry Heroes Dota 2 Terbaik 2018
Bolatainment 30 Oktober 2018, 15:00
-
5 Hero DOTA 2 yang Paling Banyak Dimainkan Sepanjang Masa
Bolatainment 29 Oktober 2018, 16:00
-
5 Pemain Muda Terbaik yang Layak Dibeli di Master League PES 2019
Bolatainment 26 Oktober 2018, 15:30
-
PUBG Mobile Guide: Empat Syarat Untuk Menang
Bolatainment 25 Oktober 2018, 16:00
-
5 Target Man Terbaik yang Layak Dibeli untuk Career Mode FIFA 19
Bolatainment 24 Oktober 2018, 16:00
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR