- Nama Alexander Pulalo agaknya tak begitu asing bagi penggemar sepakbola di Indonesia. Mantan pemain tim nasional Indonesia tersebut memang pernah beberapa kali mengharumkan nama bangsa. Namun, tak banyak yang tahu kondisinya kini, usai Alex Pulalo, begitu nama akrabnya, merumput di lapangan.
Sampai pada akhirnya, Alexander Pulalo kembali ke publik usai dipilih Grab sebagai salah satu pembawa obor atau torch bearer Asian Games 2018. Obor tersebut dikirab ke beberapa kota dalam torch relay Asian Games beberapa waktu lalu. Terpilihnya Alexander Pulalo bukan tanpa sebab. Ia menjadi salah satu atlet legendaris Indonesia yang cukup berprestasi.
Ketika muda, Alexander Pulalo pernah mengharumkan nama Indonesia pada ajang Primavera Italia. Ia pun mengungkapkan kebanggaannya kala bertanding menggunakan kostum Garuda di dada.
“Waktu saya bertanding dengan kostum Garuda di dada, merinding badan saya saat dengar suara lagu Indonesia Raya, bangga sekali. Saya terpilih dipanggil ke PSSI Primavera dikirim ke Italia,” ungkap Alexander Pulalo.
Selain berkutat di timnas, Alexander Pulalo juga sudah berulang kali gabung dengan klub-klub liga primer di Indonesia. Mulai Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Arema Malang. “Persib Bandung, Persija, Arema Malang, semua klub sudah pernah saya coba,” kata Alexander Pulalo.
Hanya karirnya harus terhenti karena cedera yang menderanya. Ia pun harus dioperasi. Namun, apa daya akibat operasi tersebut, kemampuan bermain sepakbolanya mulai berkurang. Alexander Pulalo kemudian memutuskan berhenti dari sepakbola, dan lebih memilih sebagai pelatih di sekolah sepakbola.
“Saya memilih melatih di sekolah sepakbola, pengalaman-pengalaman dari saya itu, saya kasih ke mereka semua, dan mereka bisa lebih baik lagi,” ucap Alexander Pulalo.
Di samping #CeritaKemenangan tersebut, Alexander Pulalo juga turut mengungkap mimpi kemenangannya yang tertunda. Ia berharap menjadi pelatih di liga, hanya ia perlu sekolah lagi untuk mewujudkan mimpi tersebut.
“Keinginan saya mau jadi pelatih di liga, tapi saya harus sekolah lagi, sekolah kepelatihan dulu. Lagi mengumpulkan uang sedikit-sedikit agar bisa ikut sekolah kepelatihan,” pungkas Alexander Pulalo.
Kemenangan yang dinginkan oleh legenda sepakbola Indonesia tersebut sebenarnya bisa kita bantu wujudkan. Bersama Grab, kita dapat bahu membahu mewujudkan #KemenanganItuDekat bagi Alexander Pulalo. Salah satunya dengan menggunakan tagar #KemenanganItuDekat di setiap postingan yang ada di Twitter dan Instagram.
Ini karena Grab akan mengapresiasi setiap tagar #KemenanganItuDekat yang digunakan di media sosial dengan dana senilai Rp5000,-. Nantinya, donasi yang terkumpul akan disumbangkan ke para atlet legendaris Indonesia, termasuk Alexander Pulalo. Dengan begitu #KemenanganItuDekat yang mereka dambakan semakin besar untuk terwujud.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Asian Games 2018, Omzet Pedagang Ini Mencapai Rp 3 Juta Per Hari
Bolatainment 31 Agustus 2018, 23:14
-
Evan Dimas Jagokan Negara Ini Menangi Final Sepak Bola Asian Games 2018
Tim Nasional 31 Agustus 2018, 20:31
-
Dagang Kebab Selama Asian Games 2018, Pria Palestina Bisa Jual Hingga 300 Porsi
Bolatainment 31 Agustus 2018, 19:10
-
Ini Rahasia Jafro Megawanto Raih Emas Pada Asian Games 2018
Olahraga Lain-Lain 31 Agustus 2018, 18:34
-
Bantu Alexander Pulalo Menjadi Pelatih Profesional Lewat Tagar #KemenanganItuDekat
Bolatainment 31 Agustus 2018, 17:32
LATEST UPDATE
-
PSBS Biak dan Ancaman Degradasi yang Makin Nyata
Bola Indonesia 8 April 2026, 20:29
-
Seperti Wine, Makin Tua Makin Berkelas: Dialah Manuel Neuer!
Liga Champions 8 April 2026, 19:47
-
Ketika Semua Melambat di Hadapan David Raya Si Raja Nirbobol
Liga Champions 8 April 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR