
Bola.net - Bek Timnas Brasil Dani Alves mengaku tidak suka tinggal di Paris, kota yang ia sebut penuh dengan orang-orang yang rasis.
Alves tinggal di sana karena ia pernah dikontrak oleh PSG. Ia gabung klub tersebut mulai musim panas 2017.
Pria berusia 36 tahun tersebut bertahan di PSG selama dua musim. Kontraknya berakhir pada 30 Juni 2019 dan setelah itu ia menjadi free agent.
Selama di PSG, ia membantu klub itu meraih enam trofi juara di pentas domestik. Dua di antaranya adalah gelar Ligue 1 musim 2017-18 dan 2018-19.
Hanya untuk Liburan
Akan tetapi, meski bisa bahagia di atas lapangan, tidak demikian dengan kehidupannya di luar lapangan. Ia mengaku Paris cuma cocok dijadikan tempat liburan, bukan tempat tinggal.
"Ini kota yang penuh tekanan," katanya kepada majalah GQ. "Saya tidak terlalu menyukainya," tegasnya.
“Jika Anda pergi ke Paris selama seminggu, itu akan menjadi perjalanan terindah untuk hidup Anda. Tetapi lebih lama dari itu dan itu akan jadi hal yang melelahkan," seru Alves.
Penuh Orang Rasis
Alves menambahkan, kota itu sebenarnya cukup sama dengan salah satu kota yang ada di Brasil. Namun ada satu hal yang membedakan keduanya.
“Ini sedikit mengingatkan saya pada Sao Paulo, tetapi di sana, mereka sangat rasis. Banyak sekali yang rasis," ungkapnya.
"Mereka tidak mengatakan apa-apa kepada saya karena saya katakan pada mereka agar pergi dan mengerjai diri sendiri, tetapi saya melihatnya [melakukan pelecehan rasial] ke arah teman-teman saya," tutur Alves.
Selepas membela PSG, Alves pulang kampung ke Brasil. Di sana ia gabung dengan klub Sao Paulo.
(GQ)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paris Tidak Memberikan Kenangan yang Indah pada Dani Alves
Bolatainment 16 Oktober 2019, 18:27
-
Dua Alasan Ini Buat Manchester United Ogah Datangkan Neymar
Liga Inggris 16 Oktober 2019, 17:40
-
Real Madrid Baru Rekrut Kylian Mbappe di Tahun 2021
Liga Spanyol 16 Oktober 2019, 16:40
-
Real Madrid Berharap Banyak pada Kylian Mbappe
Liga Champions 16 Oktober 2019, 09:00
-
Marco Verratti Ungkap Sulitnya Hidup Sebagai Pemain Sepak Bola
Liga Eropa Lain 16 Oktober 2019, 08:28
LATEST UPDATE
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
-
Man of the Match Nottingham vs Liverpool: Alexis Mac Allister
Liga Inggris 22 Februari 2026, 23:47
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
-
Hasil Dewa United vs Borneo FC: Alex Martins Cetak 2 Gol
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 22:26
-
Kylian Mbappe Bermain Hanya dengan Kondisi Fisik 70 Persen
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 20:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR