Bola.net - Diego Maradona akhirnya menerima tagihan pajak yang dibebankan pemerintah Italia kepada dirinya. Tagihan senilai 39 juta euro itu diserahkan petugas pajak Italia kepada El Diego di Milan.
Maradona akhirnya menandatangani tanda terima tagihan itu dari petugas dari Equitalia. Ia melakukannya di depan pengacaranya, Angelo Pisani. Akan tetapi Maradona menganggap tagihan itu adalah bentuk serangan terhadap dirinya dan Equitalia hanya tengah mencari publikasi saja.
"Semua ini hanya langkah mencari publisitas saja - saya dihukum di neraka pajak ini. Saya memberikan cinta dan hiburan olahraga kepada semua orang di sini tanpa menyakiti siapa pun. Saya selalu menjadi korban. Kebenaran ini akan segera bisa diketahui semua orang lewat buku saya yang akan segera terbit dan akan dibaca oleh semua orang di seluruh dunia," ketus Maradona kepada La Gazzetta dello Sport.
Menurut Otoritas Pajak Italia, Maradona memiliki utang pajak yang setiap tahun bertambah besar karena tak pernah dibayar. Maradona dianggap lalai membayar pajak semasa masih bermain membela Napoli.
Di Italia, jika Maradona telah mengetahui dan menerima tagihan pajaknya, maka pemerintah berhak menyita semua aset Maradona, termasuk pemasukan yang belum didapatnya. Jika Maradona tetap tak melunasi utangnya selama 180 hari ke depan, maka jumlah utangnya akan naik lagi. (gaz/hsw)
Maradona akhirnya menandatangani tanda terima tagihan itu dari petugas dari Equitalia. Ia melakukannya di depan pengacaranya, Angelo Pisani. Akan tetapi Maradona menganggap tagihan itu adalah bentuk serangan terhadap dirinya dan Equitalia hanya tengah mencari publikasi saja.
"Semua ini hanya langkah mencari publisitas saja - saya dihukum di neraka pajak ini. Saya memberikan cinta dan hiburan olahraga kepada semua orang di sini tanpa menyakiti siapa pun. Saya selalu menjadi korban. Kebenaran ini akan segera bisa diketahui semua orang lewat buku saya yang akan segera terbit dan akan dibaca oleh semua orang di seluruh dunia," ketus Maradona kepada La Gazzetta dello Sport.
Menurut Otoritas Pajak Italia, Maradona memiliki utang pajak yang setiap tahun bertambah besar karena tak pernah dibayar. Maradona dianggap lalai membayar pajak semasa masih bermain membela Napoli.
Di Italia, jika Maradona telah mengetahui dan menerima tagihan pajaknya, maka pemerintah berhak menyita semua aset Maradona, termasuk pemasukan yang belum didapatnya. Jika Maradona tetap tak melunasi utangnya selama 180 hari ke depan, maka jumlah utangnya akan naik lagi. (gaz/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tagihan Pajak Maradona di Italia 39 Juta Euro
Bolatainment 19 Oktober 2013, 17:53
-
De Rossi Masih Haramkan Bicara Scudetto
Liga Italia 19 Oktober 2013, 12:45
-
ANALISIS: Roma 2-0 Napoli, Bukti Sahih Giallorossi
Editorial 19 Oktober 2013, 11:51
-
De Rossi: De Sanctis Lebih Berguna Dari Sepeda Motor
Liga Italia 19 Oktober 2013, 06:23
-
Benitez Anggap Penalti Roma Patahkan Dominasi Napoli
Liga Italia 19 Oktober 2013, 05:19
LATEST UPDATE
-
Lionel Messi Sanjung Habis Cape Verde: Mereka Sungguh Luar Biasa!
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:40
-
Man of the Match Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi
Piala Dunia 4 Juli 2026, 08:03
-
Tempat Menonton Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 07:15
-
Real Madrid Buat Klarifikasi: Kami Tidak Kejar Enzo Fernandez!
Liga Spanyol 4 Juli 2026, 07:00
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana, 4 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 06:30
-
Resmi! Asia Sudah Tidak Punya Wakil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:30
-
Man of the Match Australia vs Mesir: Mohamed Salah
Piala Dunia 4 Juli 2026, 04:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Norwegia 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:20
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Meksiko vs Inggris 6 Juli 2026
Piala Dunia 4 Juli 2026, 03:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR