
Bola.net - Ganda putri bulutangkis Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti harus gugur di semifinal Malaysia Open 2023. Mereka mundur setelah Fadia mengalami cedera di tengah pertandingan.
Apriyani/Fadia menghadapi ganda putri nomor satu dunia asal China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, di Axiata Arena, Sabtu (14/1/2023). Apriyani/Fadia kalah 9-21 pada gim pertama.
Apriyani/Fadia berusaha bangkit di gim kedua. Namun, nasib buruk menimpa Fadia pada permulaan gim kedua.
Saat tertinggal 0-2, Fadia diduga mengalami cedera engkel kaki kanan ketika berusaha mengembalikan sebuah pukulan lawan. Fadia sempat melanjutkan pertandingan, tetapi tak kuasa menahan rasa sakit pada kakinya.
Pasangan ganda putri Indonesia itu pun mengundurkan diri. Mereka kalah dengan skor 9-21 dan 0-2 (retired), dan gagal mempertahankan gelar yang diraih pada tahun lalu.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Malaysia Open 2023: Dejan/Gloria Gagal ke Final
Bulu Tangkis 14 Januari 2023, 15:10
-
Malaysia Open 2023: Fadia Cedera, Ganda Putri Indonesia Gugur di Semifinal
Bulu Tangkis 14 Januari 2023, 14:58
-
Jadwal Perempat Final Malaysia Open 2023 di iNews TV dan RCTI+, 13 Januari 2023
Bulu Tangkis 13 Januari 2023, 08:41
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR