
Bola.net - Pencalonan Marzuki Ali sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) 2012-2016 mendapat ganjalan. Pemicunya, Kepala Bidang Organisasi PB PBSI Koesdarto Pramono menganulir pendaftarannya.
Koesdarto menilai berkas milik Marzuki yang dimasukkan Selasa (18/9) pukul 10.00 WIB, tidak lengkap lantaran tidak menyertakan surat pernyataan. Berkas tersebut melampirkan sebatas surat rekomendasi Pengurus Provinsi (Pengprov).
"Padahal, sebelum waktu tersebut kami sudah menyerahkannya secara lengkap. Alhasil, tetap dinyatakan tidak sah dan digugurkan," ujar tim sukses (timses) pencalonan Marzuki Ali, Adhi Prasetyo.
Sebelumnya, PB PBSI membuka pendaftaran sejak 28 Agustus hingga 18 September, pukul 12.00 WIB. Nantinya, para calon tersebut akan berebut suara dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB PBSI di Yogyakarta, 20-22 September.
Karena itu, Adhi menegaskan jika PB PBSI tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak saja. Pasalnya, meski bertindak selaku panitia pendaftaran calon Ketum, PB PBSI tidak memiliki kewenangan untuk menganulir atau memutuskan keabsahannya.
"Harusnya, hal tersebut disikapi dengan bijaksana dengan cara dibawa ke fokum Munas. Di situlah baru bisa diputuskan dan disepakati," sambungnya.
Tidak hanya itu, Ketua Pengprov Maluku Utara, Imrah Chalil, menyebutkan sudah terdapat 18 Pengprov yang mendukung pencalonan Marzuki. Jadi, tidak benar jika berkas Marzuki tidak lengkap. "Padahal, ada surat pernyataan dan surat rekomendasi di antaranya dari Boy Ihwansyah, Ketum Pengprov PBSI Sulawesi Tenggara 2011-2014. Ini sangat politis," paparnya.
Sementara itu, kepada wartawan melalui teleconference, di Jakarta, Rabu (19/9), Marzuki mengaku bersikap legawa. Ketua DPR RI periode 2009-2014 tersebut mengutarakan, sepenuhnya diserahkan kepada Pengprov selaku pemilik suara.
"Saya tidak mau ngotot menghadapi pengguguran pencalonan tersebut. Sebab, saya ini dicalonkan Pengprov-Pengprov dan bukan mencalonkan. Kalau para Pengprov pendukung ingin tetap berjuang, saya persilahkan. Jika dipercaya, saya siap mengembalikan kejayaan bulu tangkis," terangnya.
"Pada prinsipnya, saya sudah bertemu dan berkomunikasi aktif dengan Yacob Rusdianto (Sekretaris Jenderal PB PBSI) dan Joko Santoso (Ketum PB PBSI). Mereka memberikan dukungan selama saya memenuhi proses administrasi," lanjutnya.
Di bagian lainnya, calon Ketum PB PBSI Icuk Sugiarto pun ikut angkat bicara. Juara dunia tahun 1983 tersebut mengkritisi sikap PB PBSI yang tidak kompromis.
"PB PBSI seharusnya bijaksana dalam melihat persoalan ini. Saya pribadi tidak takut tersaingi jika muncul banyaknya calon. Kalau ada yang lebih baik, saya siap kalah dengan proses persaingan yang adil," imbuhnya.
"PB PBSI seharusnya hanya menerima berkas pencalonan dan tidak berhak memutuskan siapa yang layak atau tidak. Dengan begitu, mencerminkan bentuk ketakutan dari mereka yang ingin bertahan menguasai organisasi bulu tangkis," tuntas Ketua Umum Pengprov PBSI DKI Jakarta tersebut. (esa/kny)
Koesdarto menilai berkas milik Marzuki yang dimasukkan Selasa (18/9) pukul 10.00 WIB, tidak lengkap lantaran tidak menyertakan surat pernyataan. Berkas tersebut melampirkan sebatas surat rekomendasi Pengurus Provinsi (Pengprov).
"Padahal, sebelum waktu tersebut kami sudah menyerahkannya secara lengkap. Alhasil, tetap dinyatakan tidak sah dan digugurkan," ujar tim sukses (timses) pencalonan Marzuki Ali, Adhi Prasetyo.
Sebelumnya, PB PBSI membuka pendaftaran sejak 28 Agustus hingga 18 September, pukul 12.00 WIB. Nantinya, para calon tersebut akan berebut suara dalam Musyawarah Nasional (Munas) PB PBSI di Yogyakarta, 20-22 September.
Karena itu, Adhi menegaskan jika PB PBSI tidak bisa mengambil keputusan secara sepihak saja. Pasalnya, meski bertindak selaku panitia pendaftaran calon Ketum, PB PBSI tidak memiliki kewenangan untuk menganulir atau memutuskan keabsahannya.
"Harusnya, hal tersebut disikapi dengan bijaksana dengan cara dibawa ke fokum Munas. Di situlah baru bisa diputuskan dan disepakati," sambungnya.
Tidak hanya itu, Ketua Pengprov Maluku Utara, Imrah Chalil, menyebutkan sudah terdapat 18 Pengprov yang mendukung pencalonan Marzuki. Jadi, tidak benar jika berkas Marzuki tidak lengkap. "Padahal, ada surat pernyataan dan surat rekomendasi di antaranya dari Boy Ihwansyah, Ketum Pengprov PBSI Sulawesi Tenggara 2011-2014. Ini sangat politis," paparnya.
Sementara itu, kepada wartawan melalui teleconference, di Jakarta, Rabu (19/9), Marzuki mengaku bersikap legawa. Ketua DPR RI periode 2009-2014 tersebut mengutarakan, sepenuhnya diserahkan kepada Pengprov selaku pemilik suara.
"Saya tidak mau ngotot menghadapi pengguguran pencalonan tersebut. Sebab, saya ini dicalonkan Pengprov-Pengprov dan bukan mencalonkan. Kalau para Pengprov pendukung ingin tetap berjuang, saya persilahkan. Jika dipercaya, saya siap mengembalikan kejayaan bulu tangkis," terangnya.
"Pada prinsipnya, saya sudah bertemu dan berkomunikasi aktif dengan Yacob Rusdianto (Sekretaris Jenderal PB PBSI) dan Joko Santoso (Ketum PB PBSI). Mereka memberikan dukungan selama saya memenuhi proses administrasi," lanjutnya.
Di bagian lainnya, calon Ketum PB PBSI Icuk Sugiarto pun ikut angkat bicara. Juara dunia tahun 1983 tersebut mengkritisi sikap PB PBSI yang tidak kompromis.
"PB PBSI seharusnya bijaksana dalam melihat persoalan ini. Saya pribadi tidak takut tersaingi jika muncul banyaknya calon. Kalau ada yang lebih baik, saya siap kalah dengan proses persaingan yang adil," imbuhnya.
"PB PBSI seharusnya hanya menerima berkas pencalonan dan tidak berhak memutuskan siapa yang layak atau tidak. Dengan begitu, mencerminkan bentuk ketakutan dari mereka yang ingin bertahan menguasai organisasi bulu tangkis," tuntas Ketua Umum Pengprov PBSI DKI Jakarta tersebut. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pencalonan Terganjal, Timses Marzuki Ali Protes PB PBSI
Bulu Tangkis 19 September 2012, 18:30
-
Icuk Sugiarto Optimis Menangkan Pemilihan Ketum PB PBSI
Bulu Tangkis 18 September 2012, 20:30
-
Jawa Barat Sabet Medali Emas Beregu Putri
Bulu Tangkis 14 September 2012, 20:30
-
Bulu Tangkis Putri Jawa Barat Tantang Jawa Tengah di Final
Bulu Tangkis 13 September 2012, 18:45
-
Tim Beregu Putra Sumatera Utara Gagal Tembus Empat Besar
Bulu Tangkis 12 September 2012, 18:15
LATEST UPDATE
-
Mau Andrey Santos, MU Harus Setor Segini ke Chelsea
Piala Dunia 6 Juli 2026, 14:00
-
Anthony Gordon Beberkan Resep 10 Pemain Inggris Bisa Kalahkan Meksiko
Piala Dunia 6 Juli 2026, 13:00
-
Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
Piala Dunia 6 Juli 2026, 12:00
-
Bekuk Meksiko, Bukti Inggris Sanggup Jadi Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 11:00
-
Man of the Match Meksiko vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 6 Juli 2026, 10:13
-
Akhir dari Sebuah Era! Neymar Umumkan Pensiun dari Timnas Brasil
Piala Dunia 6 Juli 2026, 06:50
-
Laga Meskiko vs Inggris Resmi Diundur Satu Jam, Ini Penyebabnya
Piala Dunia 6 Juli 2026, 06:33
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR