
Bola.net - Thomas Tuchel tidak berencana melakukan banyak rotasi jelang laga keduanya bersama Bayern Munchen. Setidaknya ada tiga faktor yang mendasari keputusannya ini.
Tuchel memulai perjalanannya di Munchen dengan kemenangan. Pada laga debutnya melawan Borussia Dortmund, Sabtu (1/4/2023) WIB lalu, Munchen menang 4-2.
Laga kedua Tuchel akan tersaji dalam lanjutan perempat final DFB Pokal 2022/2023. Munchen akan menjamu Freiburg di Allianz Arena, Rabu (5/4/2023) WIB.
Munchen hanya punya jeda waktu yang sangat singkat di antara dua pertandingan. Kendati begitu, Tuchel tidak kepikiran untuk melakukan rotasi besar-besaran.
Pakemkan Strategi

Alasan pertama Tuchel enggan melakukan banyak rotasi adalah memakemkan strategi. Pada laga pertama, Munchen bermain dengan formasi dasar 4-2-3-1.
Terlebih, Tuchel hanya punya waktu satu minggu untuk menyiapkan tim. Itupun terhalang jeda internasional yang membuat proses pengenalan strateginya belum optimal.
"Kami punya banyak pertandingan penting di sisa musim. Jadi kami perlu semua orang. Tetapi juga penting agar ada bentuk pakem permainan," terang dia dilansir dari Sky Sports.
Cari Pemimpin
Tuchel juga berencana mencari sosok pemimpin di dalam tim. Karena waktu yang singkat mengenal seluruh pemain, ia memanfaatkan setiap laga yang ada untuk mengenal karakter setiap pemain.
Bagi pelatih asal Jerman ini, seorang pemimpin akan sangat penting di suatu tim. Entah itu perannya sebagai pemain senior atau seorang kapten.
"Hal penting lain yang saya cari adalah sosok pemimpin di lapangan. Itu penting, terutama di masa yang sedang kacau seperti ini," ujarnya.
Harus Segera Tancap Gas
Ia berharap tim yang sudah terbentuk saat menumbangkan Dortmund bisa semakin solid. Dengan begitu, Munchen bisa tancap gas di laga-laga berikutnya.
"Perburuan gelar juara masih berlangsung. Di Bundesliga belum ditentukan pemenangnya. Jadi kami harus tetap menampilkan yang terbaik," terangnya.
Sumber: Sky Sports
Klasemen Bundesliga 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joao Cancelo, Pemain Serbabisa yang Justru Sulit Dapat Tempat Utama
Bundesliga 4 April 2023, 04:00
-
Dicap Melempem, Tuchel: Saya Tak Ragukan Kualitas Sadio Mane!
Bundesliga 4 April 2023, 02:34
-
Kai Havertz Dikaitkan dengan Bayern, Oliver Kahn: Nggak Masuk Akal
Bundesliga 3 April 2023, 17:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
-
Hasil Man City vs Brighton: The Citizens Tumbang 0-1 di Etihad
Liga Inggris 1 November 2026, 05:33
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR