Abaikan Mourinho atau Wenger, Ini 5 Alasan Hansi Flick Harusnya jadi Pelatih Permanen Bayern Munchen

Bola.net - Bayern Munchen memang tengah mencari sosok yang tepat untuk menjadi nakhoda utama tim setelah Niko Kovac dipecat. Hansi Flick sementara ini ditunjuk sebagai pelatih interim.
Penunjukan Hansi Flick sebagai pelatih Bayern Munchen mendapatkan banyak dukungan dari beberapa pihak. Mulai dari pemain hingga legenda klub, Lotthar Matthaus sepakat menilai Flick adalah sosok yang tepat melatih Munchen.
Nah, melihat bagaimana performa Bayern Munchen selama dilatih Flick, melansir dari Bundesliga.com inilah 5 alasan mengapa Bayern Munchen harusnya tunjuk Flick sebagai pelatih tetap.
1. Dua Laga, Dua Kemenangan
Bayern Munchen tengah berada dalam kepercayaan diri yang rendah ketika Flick ditunjuk sebagai pelatih interim Bayern Munchen. Hal ini terjadi setelah mereka kalah 1-5 dari Eintrach Frankfurt dan kemudian Niko Kovac dipecat.
Flick kemudian memainkan pertandingan pertamanya melawan Olympiakos di Liga Champions. Pada laga itu, mereka menang 2-0 dan memastikan satu tiket ke babak 16 besar. Dan pada akhir pekan lalu, ujian sebenarnya tiba ketika mereka membantai rival terbesarnya Borussia Dortmund empat gol tanpa balas.
2. Enam Gol Tercipta
Bayern Munchen memang sudah lama dikenal sebagai pemilik salah satu mesin gol terbaik pada diri Robert Lewandowski. Namun Bayern Munchen sebelum ini dikenal sebagai tim yang kerap buang-buang peluang meskipun memiliki daya tembak yang cukup besar.
Juara 28 kali Bundesliga ini hanya mampu bermain imbang 2-2 meskipun memiliki 24 peluang gol. Bahkan ketika melawan Union Berlin, Munchen hanya bisa menang 2-1.
Hasil ini kontras dengan saat mereka menang atas Olympiakos di mana ada 11 tembakan tepat sasaran yang menghasilkan dua gol. Sementara melawan Dortmund, ada lima tembakan tepat sasaran dan tercipta empat gol.
3. Tak Kebobolan
Bayern Munchen sudah kebobolan 16 gol dalam 10 laga Bundesliga. Terbanyak dibandingkan tim lain yang ada di papan atas klasemen. Ini juga menyamai catatan Jurgen Klinsmann pada musim 2008-2009 lalu.
Ketika melawan Olympiakos dan Dortmund, Bayern Munchen memiliki krisis di lini belakang. Namun Flick mampu menemukan solusi dan membuat gawang Manuel Neuer tak tembus di dua laga pertamanya. Mungkin ini yang dimaksud Sir Alex Ferguson bahwa pertahanan akan memenangkan gelar.
4. Punya Formula Kemenangan
Sebuah periode bulan madu yang indah bagi Flick di dua laga pertamanya. Namun bukan hanya memainkan formasi 4-2-3-1 versinya, tapi Flick juga seperti menemukan tim terbaiknya di dua laga melawan Olympiakos dan Dortmund. Di dua laga itu, ia memainkan starting XI yang sama, dan itu adalah pertamakalinya Bayern melakukannya.
Benjamin Pavard menjadi bek kanan, David Alaba sebagai bek tengah bersama Javi Martinez yang aslinya beroperasi sebagai gelandang bertahan, sementara bek kiri ditempati winger muda Alphonso Davies.
Sementara Joshua Kimmich berpartner dengan Leon Goretzka sebagai double pivot. Thomas Muller berperan sebagai pemain nomor 10, didukung Serge Gnabry dan Kingsley Coman di dua sisi. Sedangkan ujung tombak menjadi milik Robert Lewandowski.
5. Dapat Dukungan Pemain
Tak heran bila saat ini para pemain Bayern Munchen tersenyum. Flick telah banyak mendapatkan dukungan dari para pemain. Contohnya Joshua Kimmich yang menyebut mantan asisten Joachim Loew di timnas Jerman sebagai sosok yang punya ide jelas. Manuel Neuer tak ketinggalan memberi pujian. Menurutnya, Flick tipe pelatih yang menunjukkan kepercayaan dan keyakinan pada para pemain dan itu adalah yang paling penting.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Pengganti Niko Kovac, Pep Guardiola Jadi Prioritas Bayern Munchen
Bundesliga 13 November 2019, 22:00
-
Pelatih Timnas Jerman Dukung Hansi Flick jadi Pelatih Bayer Munchen
Bundesliga 13 November 2019, 14:11
-
Lewandowski Menobatkan Bek Real Madrid Ini Sebagai Musuh Terberatnya
Liga Champions 13 November 2019, 04:20
-
Abaikan MU, Kai Havertz Pilih Gabung Real Madrid
Bundesliga 11 November 2019, 18:00
LATEST UPDATE
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Real Madrid vs Atletico Madrid: Federico Valverde
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 07:04
-
Rapor Pemain Liverpool: Performa Solid Bikin Arsenal Kehilangan Taji
Liga Inggris 9 Januari 2026, 06:07
-
Hasil Milan vs Genoa: Akhir Dramatis yang Menguntungkan Inter Milan
Liga Italia 9 Januari 2026, 06:00
-
Rapor Pemain Arsenal: Gyokeres Gagal Bersinar Saat The Gunners Ditahan Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:50
-
Hasil Real Madrid vs Atletico Madrid: El Clasico di Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 05:44
-
Man of the Match Arsenal v Liverpool: Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:30
-
Hasil Arsenal vs Liverpool: Saling Tekan, Gol Tak Kunjung Datang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 05:04
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58























KOMENTAR